Instinct of a man [part 1]

Title       : Instinct of a man
Author  : A.Y..P

Cast       : Kim Myungsoo (INFINITE)

Bae Suzy (MISS A)
Genre   : Romance, School-life, comedy
Length  : chapter

Annyeong haseyo……. Im back Im back. ini FFnya *cough* engga tahu bakal kayak gimana, just follow my mind aja. ini dapet ide waktu liat acara gosip di tv, terus lagunya samsons-naluri lelaki muncul. AND…. YAK! lahirlah FF ini. hope you like it yaaa? jangan lupa komen.
terus.. kita juga butuh author tetap + author freelance. mind to tell your friends about this? ya? ya? atau kalian berminat, langsung tanya aku aja -nanda- mention ke @nandaaaa97 karena kita butuh (banget)

Myungsoo’s POV

Hey there, My name is Kim Myungsoo. Im just ordina ry guy who loves flirting on girls, sleeping while teacher is talking, makes teachers shook their  head when look what ive done, and over all, im a bad boy. But i can be nice too. So? This is my story.

Author’s POV

Yeoja.. Yeoja.. Yeoja.. satu kata itu sedang berputar indah di otak Myungsoo. Tentu saja, lihatlah, dihadapannya sekarang ada yeoja cantik bernama Jung Soojung. Yeoja cantik, sexy, dan senyumannya, wahh tipe senyuman yang dapat membuat semua namja berdecak kagum. Dan Soojung adalah yeoja chingunya. Yeoja chingu yang baru, maksudnya. Hubungannya sudah berjalan seminggu. Kurang lebih begitu.

“Hey..” sapa Soojung seraya menyembunyikan beberapa helai rambutnya di belakang daun telingga. Myungsoo tersenyum dan sedikit mencondongan tubuhnya untuk mengecup pipi Soojung untuk beberapa detik. Detik berikutnya, semburat merah bermunculan di kedua pipi Soojung. Myungsoo tertawa kecil melihat sikap yeoja chingunya yang menurutnya lucu.  Well, bukan hanya Soojung yang bersikap seperti ini ketika ia cium, mantan-mantannya dulu juga memberikan reaksi yang sama.

“Pulang sekarang?” tanya Myungsoo ketika menyadari tas pink yang bertengger manis di bahu Soojung.  Yeoja itu tersenyum  lebar dengan anggukan kepala yang super cepat. Ia narik lengan Myungsoo manja agar namjanya itu segara pergi dengannya. Meninggalkan kelas ini dan tatapan tajam beberapa yeoja yang ditujukan kepadanya. “Baiklah, Tunggu sebentar”. Myungsoo mengambil semua bukunya yang berserakan di meja, berjalan ke arah loker, membuka loker dengan satu kali sentakan, dilemparkan beberapa bukunya, dan BLAM.. pintu lokernya tertutup sempurna.

Myungsoo mengambil tas hitamnya, lalu lenganna yang bebas merangkul bahu soojung erat dan mereka berdua beranjak meninggalkan kelas.

Tepat di bibir pintu kelas, dari arah yang berlawanan  ada seoranga yeoja yang membawa ice-cream cone vanilla. Ia sedikit berlari karena beberapa temannya mengejarnya ganas. Dan Bruukk..  tubuhnya menabarak tubuh seseorang yang tak lain adalah Soojung. Yeoja pemilik ice-cream itu terkejut dan melihat rambut Soojung yang terkena ice-creamnya. Ada juga sedikit ice-cream di jaket seragamnya.

“YA” bentak soojung setelah melihat penampilannya yang kacau. Sial, ia berena mengajak Myungsoo ke butik langganannya dan sekarang penampilannya seperti ini? Yang benar saja. Sedangkan Myungsoo hanya menatap Soojung dan yeoja ice-cream itu bergantian. “Kau punya mata atau tidak,hah?” tambah Soojung lagi.

Yeoja di depan Soojung itu tersenyum meminta maaf dan mengeluarkan selembar tisu dari saku jaket birunya. “Ah, mianhae. I was in hurry” ucapnya lirih dan sembari menyodorkan selembar tisu itu pada Soojung. Soojung menatap tisu itu sebal dan bergantian ke sang pemilik.

“Jadi, ucapan maafmu itu bisa mengembalikan penampilanku seperti semula?” soojung maju selangkah dan yeoja itu reflek mundur selangkah.

“Bukan kah aku sudah meminta maaf. Aku juga tidak tau kau ada di pintu”

“Maka dari itu, kau harus menggunakan kedua mata itu, Ara?” bentak Soojung yang  semakin meninggi. Soojung membaca sekilas name-tag yeoja ice-cream itu dan tersenyum me remehkan. “Ah, jadi kau Bae Suzy yang pindahan dari london itu? Cih, apa bagusnya yeoja ceroboh sepertimu?”

Yeoja ice-cream itu, Bae Suzy menghela nafas dan menghirup lagi perlahan. Ia menatap Soojung dengan tatapan menantang. Ia sudah mencoba bersikap maaf dan bersabar dengan bentakan yeoja di depannya itu. Memang dia siapa bisa dengan mudahnya menilai dirinya? Ingin mencari gara-gara dengannya? Kesalahan besar, girl.

“YA! Bukannya aku sudah meminta maaf?” kata Suzy dengan suara yang tak kalah keras. “Memangnya kau siapa sampai mengatur kapan aku harus menggunakan kedua mata cantikku ini?”

Soojung hanya diam dengan tatapan benci yang terpanpang jelas di matanya.

“Step a side girl, youre not in my level” tambah Suzy seraya berjalan melewati Soojung dan sedikit menyenggol bahu yeoja itu.

Soojung berdecak kesal dan menarik lengan Suzy agar kembali menghadapnya. “Kau! Rasakan ini” tanpa menunggu lagi, Soojung menjambak rambut Suzy yang diikat rapi. Tidak terima dengan kekasaran Soojung, Suzy pun membalas lebih ganas dan tanpa ampun.

“Kau bahkan lebih buruk. Dasar yeoja kasar” desis Suzy selagi meluncurkan jurus andalannya dalam menjambak rambut panjang. Untuk saja ia mengikat rambutnya, tidak seperti Soojung yang dibiarkan terurai sehingga ia mendapatkan jatah lebih. Huahaha~

Myungsoo yang melihat dua yeoja di depannya itu berdecak sebal. Menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sbelum akhinya turun tangan karena banyak siswa yang mulai bertadangan untuk melihat Soojung dan Suzy.

“Hey Hey….  kalian berdua. Hentikan” ucap Myungsoo mencoba meleraika pertengkaran ala yeoja. Ia menhambur masuk dalam pertengakaran. Ia memposisikan dirinya di tengah, diantara Suzy dan Soojung. Ia mendorong keduanya dengan kedua lengannya dan menciptakan sedikit jarak antara dua yeoja itu agar tidak lagi saling menyerang.

“Myungsoo.. apa yang kau lakukan? Dia.. lihat rambutku” Soojung memukul punggung Myungsoo sebal. Karena namja itu tidak membantunya dan malah membiarkan Suzy menyerangkan ganas. Sial.

Myungsoo menatap Soojung. “Tidak seharusnya kau marah hanya karena ice-cream saja” ucap Myungsoo masih merentangkan kedua lengannya berlawanan arah.

“Molla” Soojung menatap Myungsoo sebal dan pergi begitu saja.

“YA! Soojung-a?” teriak Myungsoo. “Sooj—“

“Hey, pervert namja” Suzy menatap Myungsoo tidak percaya. Myungsoo menatapnya balik dan memberikan tatapan –apa?-

“Aigoo.. lihatlah tanganmu berada dimana, eoh?” suara Suzy yang meningga membuat Myungsoo sedikit terkujut. Aish.. kenapa semua yeoja suka sekali berteriak. Myungsoo mengikuti salah satu lengannya yang ia gunakan untuk memisahkan Suzy dari Soojung. Kedua matanya terbelalak kaget. Ia menatap telapak tangannya sejenak dan beralih pada Suzy. Myungsoo menurunkan telapak tangannya dan tersenyum kikuk. Telapak tangannya baru saja menyentuh dada Suzy. Jadi tadi.. oh man..

Myungsoo mundur selangkah lalu menggaruk tengguknya merasa bersalah. Oh man, tangannya baru saja menyentuh bagian penting seorang wanita. Well, walaupun tidak secara langsung. Masih terhalang pakaian dalamnya, kemeja putihnya. Walaupun begitu ia masih bisa merasakan ukuran dada milik Suzy karena yeoja itu tidak memakai jas seragam. Kesalahan yang menguntungkan.

Tunggu, ia tidak bermaksud menjadi lelaki hidung belang atau semacamnya, tapi itulah yang disebut dengan naruli lelaki. Dimana ada kesempatan, maka tidak akan dilewatkan.  Akal pikirannya hilang entah kemana, menguap begitu saja. Tetapi fakta dan khayalan tetaplah berbeda. Seperti sekarang, ia ingin melakukan lebih, tapi juga merasa bersalah pada Suzy diwaktu yang bersamaan.

“Sorry, aku tidak tahu jika tanganku menyentuh dadamu” kata Myungsoo, tidak lupa memberikan senyum kecil pertanda permintaan maaf yang tulus. Bagaimanapun mereka tidak bisa memutar waktu, bukan? Yang telah terjadi biarlah terjadi dan menjadi kenangan indah di otaknya ini. Haha.

Suzy hanya berdecak kesal dan menyodorkan ice-creamnya yang sudah tidak layak dimakan itu pada Myungsoo. Myungsoo hanya menerima dengan tatapan heran tetapi tidak melawan. Suzy melongos begitu saja masuk ke kelasny, meninggalkan Myungsoo dengan ice-cream vanilla di tangannya.

“Mwoya? Dia murid kelasku juga? Kenapa aku tidak tahu?” gumam Myungsoo pelan, lalu berjalan ke arah tong sampah dan melempar cone ice-cream walaupun masih berjarak cukup jauh… dan yaak tidak masuk. Myungsoo mendengus sebal karena malu.

*****

Kim Myungsoo. Nick-namenya sebagai playboy bukan lagi hal yang baru. Semua yeoja cantik dan sexy sudah pernah menjadi yeoja chingunya dan bahkan tidak sedikit murid sekolah lain juga menjadi yeojachingunya. Ah, lebih tepatnya mantan. Myungsoo tidak pernah serius dalam melakukan suatu hubungan dengan yeoja-yeoja itu walaupun telah mengucapkan seribu janji bahwa ia tidak akan meninggalkan yeojanya itu begitu saja. Tapi tetap saja ia melakukannya.

Myungsoo, ia adalah lelaki yang tak pernah lelah mengejar wanita. Ia senang melihat bagaimana yeoja-yeojanya itu dengan mudahnya membalas perhatiannya. Mendekatinya dengan pasti, memperhatikannya, dan memberikan cinta. Haha, memberikan cinta? Yang benar saja, yeoja-yeojanya sering mengatakan bahwa mereka telah memberikan cinta dan hatinya untuk Myungsoo, tetapi Myungsoo tidak pernah merasakan bagaimana cinta itu. Apakah bermesraan itu dinamakan cinta? Jika iya, iya telah memeluk semua yeojanya, bahkan mencium mereka tepat di bibir. Ia menikmati setiap sentuhan mereka, tetapi jantungnya tetap berdetak normal, tidak ada gemuruh yang datang tiba-tiba, tidak pernah merasakan bagaimana dunia itu menjadi milik mereka berdua.

Atau.. cinta itu serentetan ucapan manis. Ucapan seperti mereka saling mencintai, ucapan selamat pagi,siang,malam, dan selamat tidur tepat pada waktunya? Yang seperti itu? Jika iya, maka cinta itu membosankan. Untuk apa mengucapkan selamat pagi,siang, atau apalah  Jika itu pagi, pagi saja, tidak perlu diberikan ucapan selamat. Begitu juga malam , apalagi ucapan selamat tidur dan mimpi indah. Man, mimpinya tidak akan penah berubah menjadi buruk walaupun ia tidak mendapatkan ucapan. Karena mimpi bukan diatur yeoja-yeoja dan ucapan selamatnya.

Atau… ucapan manis dan salam akan berpengaruh jika yang mengucapkan adalah yeoja yang tepat? Mungkin saja. Jika iya, maka ia belum menemukan yeoja itu. Belum.

Bae Suzy. Ia murid pindahan dari London dari baru masuk hari ini. Belum juga seminggu, ia sudah mendapatkan musuh. Well, ia tidak perduli dengan yeoja itu, tapi jika dilihat dari tatapannya, ia pasti membenci Suzy. Who cares?  Dan juga, ada seorang namja yang juga menjadi teman sekelasnya menyentuh salah satu daerah terlarangnya. Marah? Jelas. Rasanya ia ingin sekali menampar namja yang sudah kurang ajar itu. Tetapi sepertinya namja itu tidak tahu jika ia menyentuh anggota tubuh yang salah. Baiklah, ia tidak akan ambil pusing walaupun ia ingin sekali menjambak rambutnya. Tidak seperti yeojanya yang ganas itu, namja itu meminta maaf dengan cepat. Mungkin menyadari kesalahannya yang memalukan itu.

Dan satu lagi. Ia bahkan tidak tahu jika namja itu teman sekelasnya hingga kejadian ini. Ia hanya perduli pada orang yang memperhatikannya, merawatnya dengan baik, dan tidak mencari masalah dengannya. Tidak perduli yeoja atau namja. Tapi nama dua orang sudah ia coret dalam daftar pertemanan.

Jung Soojung. Yeoja yang menjadi anak emas semua guru ini dengan mudahnya menerima Myungsoo. Walaupun Myungsoo baru mendekatinya 2 hari sebelum mereka resmi jadian. Ia belum tahu banyak tentang Myungsoo, tapi ia beranggapan bahwa semua itu tergantung pada waktu. Seiring mereka menjalin hubungan, meraka akan mengenal kepribadian satu sama lain. Dan ia rasa tidak perlu berpikir dua kali untuk menerima cinta Myungsoo, bukan? Yeoja gila nama yang mau menolak lelaki tampan dengan senyum menggoda seperti Myungsoo. Bahkan ia merelakan first kiss-nya pada Myungsoo yang berdurasi 5 menit itu. Iya tidak bisa menolak permintaan Myungsoo. Ia tidak akan membiarkan Myungsoo dengan mudahnya berpaling pada yeoja lain. Ia tahu bagaimana sikap playboy Myungsoo, tapi ia yakin ia dapat merubahnya. Pasti.

*****

Soojung berlari ke arah Myungsoo secepat yang ia bisa ketika melihat Myungsoo dengan motornya melewati gerbang sekolah. Perasaan bangga sedang menyelimuti hatinya sekarang karena decak kagum beberapa temannya ketika melihat Myungsoo. Soojung ingin menunjukkan kalau Myungsoo tidak salah dalam memilih yeoja kali ini. Dan ia ingin yang lain tahu tentang hal itu. Sekarang ia sedang berdiri tepat di depan Myungsoo yang baru saja melepas helm-nya. Dan Soojung memberikan senyum terbaiknya.

“Morning” sapa Soojung masih dengan senyum lebar. Myungsoo ikut tersenyum kecil, lalu satu tangannya terangkat untuk mengacak-acak rambut Soojung. Dengan cepat Soojung menghindari tangan Myungsoo yang belum sempat menyentuh kepalanya. Myungsoo menatapnya heran, tidak mengerti akan sikap Soojung.

“Aku tidak mau rambutku rusak seperti kemarin” jawabnya jujur. Myungsoo mengangguk paham dan mulai turun dari motornya. Soojung dengan cepat merangkul lengan Myungsoo dan bergelanjutan manja.

“Nanti makan burger,ya?” tanya soojung manja seraya mengedipkan kedua matanya. Dan lagi-lagi Myungsoo mengangguk.

*****

Oh, Shit, umpat Suzy pelan saat menyadari bangku Myungsoo tepat di belakang bangkunya. Suzy menatap Myungsoo malas dan mata langsung menyusuri penjuru kelas, mengharapkan satu bangku kosong yang masih tersisa untuknya. Tapi hasilnya nihil. Ia juga sudah bertanya pada beberapa murid jika mereka ingin bertukar bangku dengannya, tetapi mereka semua menolak dengan alasan telah nyaman dengan bangku mereka. Suzy menghempaskan punggungnya pada punggung kursi dan menghela nafas. Tunggu, ini bukan seperti dirinya. Jika Myungsoo ada di depannya memang kenapa? Bukannya ia sendiri yang mengatakan jika tidak akan perduli dengan Myungsoo dan yeoja pengikutnya itu. Baiklah. Let’s see.

Suzy mendengus ketika mencium aroma yang asing baginya tetapi ia suka. Aroma manly yang tepat untuk menggambarkan seorang namja yang keren. Entahlah, Suzy langsung berbesit namja tampan dengan charm cool ketika mencium aroma parfume ini. Ia sedikit penasaran. Suzy sedikit memutar tubuhnya ke belakang karena aromanya semakin kuat. Well, murid namja memang banyak yang duduk di belakang. Suzy sudah sepenuhnya menghadap belakang, tepaynya menghadap Myungsoo yang sekarang menatapnya bingung. Satu alis namja itu bahkan terangkat.

Seolma… ini aroma Myungsoo? Kim Myungsoo yang pervert itu? Astaga…

“Apa?” tanya Myungsoo yang sedikit mencondongkan tubuhnya. Suzy secara refleks menarik tubuhnya ke belakang dan menggeleng cepat.

“Ani”. Lalu Suzy kembali menghadap depan dengan tatapan yang sewajar mungkin.

*****

Suzy sedang serius mengerjakan tugas yang baru saja siberikan Mr. Kim. Fisika. Ia lemah dipelajaran yang satu ini. Ia akui itu. Tapi sejak lima menit yang lalu, namja yang duduk di belakangnya ini terus bersiul ringan seolah tidak menganggu pendengar yang lain. Menyebalkan. Suzy membanting pensilnya sedikit kasar, lalu sedikit berputar untuk menghadap Myungsoo. Ia memutar ringan stik permen rasa vanilla-strawberry.

“Apa?”

“Kau! Bisakah kau tidak menganggu? Emangnya hanya kau yang berada disini, hah?”

“Aku? Memangnya apa yang kulakukan?”

“Bersiul. Hentikan itu. Kau menganggu konsentrasiku,Ara?”

Myungsoo sedikit menarik sudut bibirnya ke atas. Kenapa ia ingin semakin membuat yeoja di depannya ini marah?

“Aku juga punya hak untuk melakukan sesuka-ku di kelas ini.”

“Tapi lakukan sesuatu yang tidak merugikan orang lain, bisakan?”

Myungsoo menggeleng kepalanya cepat.”Aku sedang ingin bersiul. Aku bisa mengajarimu jika kau ingin”. Myungsoo sedikit pengangkat bahunya dan mulai siul seraya memanatap Suzy yang diartikan yeoja itu sebagai ajakan perang. But please, ia sedang berkencan dengan fisika, jadi ia tidak memiliki waktu untuk bercanda. Ditendang kaki Myungsoo sedikit keras.

“Arrgh..” eluh Myungsoo. Bibir namja itu terbuka. Dengan cepat Suzy mengeluarkan permen yang sedari tadi ada dimulutnya dan dimasukkan ke dalam mulut Myungsoo. Myungsoo sedikit terkejut dengan apa yang baru saja Suzy lakukan. Dalam waktu yang tidak lebih dalam 3 detik, permen itu sudah berpindah mulut(?). Myungsoo bisa melihat stik permen berwarna putih. Dan ia bisa melihat Suzy tersenyum puas, kemudian kembali menghadap depan.

Myungsoo tersenyum. Ia tetap duduk di bangkunya tanpa melakukan apapun. Hanya duduk diam dan menikmati manis permen vanilla-strawberry milik Suzy, ah.. miliknya.

-TBC-

112 thoughts on “Instinct of a man [part 1]

  1. Waaahhhhhh daebak!!!!!
    Suzy kreeennnn bisa jambak si soojung. hahaaaa
    Tapiiiiiiiii uiiiiihhhhhhh banget deeeehhh???
    Kagak rela sama sekali kalo myungsoo pacaran sama si soojung. Hoeeekkkkk
    Pallliiii next part thor.🙂

  2. huaaaaaa… myungsoo pervert.. menyentuh milik negara yang paling berhargaaaaaa… wakakakaka.. demi apa coba itu..

    so sweet bnget itu permennya suzy di kasi ke myungsoo.. kkkk~

    seru suzy berantem ma soojung.. kkkk~

    lanjuuuut thor.. DAEBAK!!!!

  3. hohhooh si playboy myungsoo sepertinya sebentar lagi bakl pensiun deh kekekekek
    suzy ah kau ini gokil banget, hari pertama bikin heboh. itu kurang keras njambak soojung ekekekek🙂 v
    ais secara tdk langsung udh kiss lewat lolipop, dari suzy ke myungsoo kekekek menarik
    next thor

  4. aaah ff brunya bgus bnget thor
    sukaaa
    karakter suzynya ajaib kekekekek

    ommo myungzy berantemnya kok unyu2 ya…bikin gemes sumpah

    ditunggu lanjutannya ya thor

  5. Ceritanya seru dan keren thor. Bru ktmu aja suzy dan soojung uda jd musuh dan myungsoo jadi playboy ceritanya menarik thor. Ditunggu lanjutannya.^^😀

  6. koo udahh tbc thorr ?? Lgii seruuseruunyaa jugaa😦

    Kerennn pkee bngedd suzy gaa lemah disinii😀 jdii diaa bsaa ngelawan krystal kkk😀

    pooor bwt krystal :p myungzyyjjaangg😀

    author daebakk😀

  7. Really Love this FF. Author..storynya ku suka bgt. Karakternya myungsoo ku suka bgt lho & suzy nya jg.

    Mereka kyk kucing sm tikus yaa sama2 jahil & pensaran satu sama lain. Suka suka suka

    Ditunggu next part nya thor Fighting!!

  8. Seruuuuuuuuuuuuuuu….
    Aku suka sama alur ceritanya… ngalir, bahasanya juga ringan, karakternya juga ok
    Ditunggu kelanjutannya ya thor…

  9. Kekekekkekekek myungsoo mau jadi playboy y….moga aja suzy gak gampang tergoda ama playboy amatiran kayak myungsoo huahuahuahuahhahahah….:D
    Ceritanya menarik thor…gampang dicernah*emangmakananapa*plakreadersoktau kekekekekekek
    Ditunggu part selanjutnya y thor gomawo😀

  10. Asik nih epep’a . .joa. .joa ^,^
    Myungsoo si bad boy kkk~
    Suzy ayo taklukin Myungsoo, jangan sampe Myungsoo yg duluan naklukin Suzy xD
    Baru part 1 udah bikin greget ><😀
    Ditunggu banget part 2'a🙂

  11. Suka sm ceritanya…keren thor ^^ myungpa yg suka tebar pesona alias playboy dan suzy yg galak ntar gimana ceritanya bs slng suka hehe
    Ditunggu next partnya…please jgn lama” ya thor :’)

  12. wuahhh..keren..!!!!!!!! daebak,,!!!

    Keren…SUZY karakternya keren,,sumveh deh,,aku suka banget..
    Myungsoo juga jdi bad boy..astaga..aku senyum² sendiri bacanya..heh,,meskipun lagu sekolah.. #plak🙂

    KEREN Thor !! Fighting !! Daebak !! NEXT !!

  13. Ya ampuuuun tetep berantem juga disini, sering banget nemuin ff Myungzy yg nggak akur gini dicerta, tapi memang itu sih yg bikin seru…🙂
    OMG!!! Itu Suzy sadar nggak sih waktu ngasih permen yg udah sempet berada dimulutnya ke Myungsoo? Bisa disebut ciuman nggak langsung tuh hehe
    Lanjuttt part 2

  14. Hai thor, aku riders baru nih di sini.
    Salam kenal ya thor^^
    Ceritanya bagus thor🙂 aku suka. Soalnya bikin penasaran:D
    Aku lanjut ke part 2nya yaa ^^
    Sekali lagi salam kenal thor:)

  15. tu myung kesenengan dapet permen bekas suzy he,.
    suka ma karakter suzy yg g suka ngalah,pa lg pas berantem ma soojung,.keren..keren..

  16. Myung playboy… Suez hati” sm myung nnti di ‘makan’
    suez hati” juga sm soojung…
    NEXT.. penasaran euy.. Hehe

    new reader.. V

  17. Kyaa Daebakk!! Nan joah👍pertama ketemu, myungppa dh punya kenangan indah tuh haha ngakak baca’y😄 Omoo suzy ngasih lolipop’y ke myungppa#ciumangklangsungtuh hahaha👍😁
    Oh iya lupa blom ngenalin diri annyeong author-nim reader baru d sini izin baca ff nya😁

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s