Just A Reason / Ficlet

Just A Reason

 

  • Author: Han Hyo Mi
  • Genre: Romance, Hurt
  • Length: Ficlet
  • Main Casts:
    • Bae Suzy / Suzy Miss A
    • Kim Myungsoo / L Infinite

 

 

 

All the cast belong to the God, their managements, parents and fans. But the story line is MINE!!

***

 

 

*Bae Suzy POV*

 

Kutatap tetesan bening yang berjatuhan tanpa henti. Pendengaranku berdenging, paparan air hujan yang berjatuhan begitu keras terasa bagai tusukan-tusukan jarum dengan ukuran sepuluh kali lebih besar dari ukuran jarum normal. Perih.

Genangan air yang terkumpul disekitarku serasa dalam hitungan detik akan segera menenggelamkan ku. Tapi aku tak bergeming.

Kupejamkan mataku, berusaha meleburkan semua rasa perih dan sakit dihatiku kedalam aliran air hujan yang menghantamku terus-menerus semenjak lima belas menit yang lalu. Tubuhku basah kuyup tak tersisa, namun perih dan luka itu terasa tetap ada menyesakkan ku.

Kenapa dunia begitu tak adil padaku?

Apa kesalahanku? Sebegitu tak pantasnya kah aku untuk mendapatkan cinta dari orang yang aku cintai?

“kau disini lagi, pulanglah…” sebuah suara yang samar seiring dengan berhentinya tetesan hujan yang menimpa wajahku menyela lamunanku. “Ini sudah jam lima sore, sebentar lagi malam akan datang. Ayo aku antar kau pulang” sesosok namja dengan payung hitamnya yang memayungi separuh dari tubuhku yang berbaring terlentang diatas hamparan lapangan rumput hijau, menunduk menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan.

“shirreo”

“Suzy ah…” gumamnya. Perlahan ia menutup payungnya lalu ikut berbaring disebelahku. Aku menatapnya heran

“Myungsoo ah… apa yang kau lakukan?” desisku

“mencoba memahami mu” ucapnya getir. Dalam sekejap pakaian yang dikenakannya basah kuyup tak ada bedanya dengan semua kain yang melekat ditubuhku.

Aku terdiam. Aku tau apa yang namja ini maksudkan. Ia memahamiku, selalu. Termasuk saat ini, aku tau persis apa yang ia lakukan. Memintaku membagi luka ku dengannya.

***

Hujan perlahan mereda, 30 menit sudah aku dan Myungsoo terus terdiam dalam genangan dan terpaan dingin air hujan. Wajah sebersih pualam milik namja itu kini memucat, termasuk bibir tipisnya yang bisanya selalu berwarna merah muda cerah.

“kenapa kau membiarkan dirimu dalam hujan seperti ini?”  tanyanya pelan seakan bertanya pada dirinya sendiri

“karena aku menyukai nya” jawabku lirih namun aku yakin dia bisa mendengarnya. Karena ia berbaring begitu dekat denganku

“seperti kau menyukai Choi Minho” sinisnya, ada nada terluka disana. Aku tak menjawabnya dan segera berdiri dari posisi berbaringku, meninggalkan dalam langkah besar tanpa menanggapi ucapannya.

“ya! Bae Suzy!!”

Tap…

Tap …

Grep!

Jemari kokohnya mencengkram pergelangan tanganku erat, terlalu erat. Aku mengeryit kearahnya dengan penuh amarah

“lepaskan tanganmu!”

“waeyo? Kau langsung berlari pulang begitu aku menyebutkan nama namja sialan itu eoh?!” mata tajamnya kini menatapku kecewa “begitu berartikah namja yang telah mencampakkan mu demi gadis lain dibandingkan aku?”

“m..mwo? apa maksudmu Kim Myungsoo?” aku balik menatapnya garang. Namja itu tercekat cengkramannya mulai mengendur dan dengan sigap aku membawanya kesisi tubuhku jauh dari genggaman tangan Myungsoo. “dengar, jangan pernah sebut nama itu lagi didepanku!” kuputar tubuhku dan berjalan cepat menjauhinya. Namun baru tiga langkah, sepasang tangan memeluk tubuhku erat dari belakang. Kim Myungsoo, namja itu menyandarkan wajahnya dipundakku.

“aku tau, hari ini kau kembali terluka karena Choi Minho. Kau melihatnya bersama Sulli. Kau..me-”

“Cukup!!”

“Suzy ah… jangan pernah menyakiti dirimu karenanya. Tolong lupakan dia. Apa kau tak mengerti betapa sakitnya aku melihat kau menenggelamkan dirimu dalam kesakitanmu sendiri. Aku-“

“Cukup!! Geumanhae!! Jaebal.. geumanhae Myungsoo ah… hiks…hiks…hiks…” tubuhku luruh dan terduduk diatas rumput basah, lepas dari pelukan hangat Myungsoo.

“eottokhae..nan eottokhae…apa yang harus aku lakukan jika setiap kenangan tentang namja itu terus datang menghantui ku Myungsoo ah.. bagaimana caranya aku melupakan dia jika setiap hari rasa sakit selalu datang? Aku tak berdaya… aku tak tau bagaimana caranya? Aku…sakit…dada ini terasa begitu sakit Myungsoo ah…” kupukul dadaku berulang kali. Sesak dan sakit itu menyiksaku lagi. Myungsoo menjatuhkan tubuhnya didepanku dengan kedua lututnya sebagai penyangga. Ia menatapku dengan tatapan terluka dan kesakitan yang terlihat sama seperti yang tengah mendera ku. Dan entah sejak kapan mata hitamnya mengeluarkan butiran beningnya yang sama derasnya dengan kedua kelopak mataku

“Suzy ah…” ia merengkuhku, membawaku dalam pelukannya

“Myungsoo ah… tolong berikan aku satu alasan, satu alasan saja agar aku tak berhak lagi merasakan semua rasa sakit ini, jaebal Myungsoo ah…” perlahan jemari Myungsoo menangkup wajahku, membuatku menatap kedalam hitam matanya yang meskipun basah tetap mempesona

“Bae Suzy… dengar, aku punya alasan. Satu alasan yang menurutku bisa kau jadikan pegangan ketika rasa sakit itu menderamu. Ketika semua kenanganmu bersama Choi Minho kembali datang menghantuimu..” ucapnya

“m-mwondae?” lirihku

“aku… karena aku juga mencintaimu. Karena aku yang akan menciptakan kenangan manis baru bersamamu. Karena aku yang akan mengobati lukamu. Karena aku, Kim Myungsoo yang tidak akan pernah meninggalkanmu…” aku terpana menatap mata tajamnya yang menatapku penuh kesungguhan.

“tolong gunakan alasan itu Suzy ah…” ucapnya sambil perlahan memperkecil jarak diantara wajahku dan wajahnya hingga tak ada lagi ruang tersisa. Kini bibir tipis pucatnya menekan dan melumat bibirku yang membiru akibat terlalu lama berada dibawah guyuran hujan dengan lembut dan hati-hati.

Aku terdiam tanpa penolakan, bahkan perlahan mataku ikut tertutup dan membalas ciumannya.

“aku akan mencobanya, gomawo Myungsoo ah…” bisikku dalam hati seraya kedua tanganku bergerak kearah punggungnya, mendekap hangat namja yang semenjak kecil hanya berstatus sebagai sahabat dan kini sepertinya ia bukan lagi seorang sahabat. Tapi seorang kekasih…

***

~THE END~

 

 

Annyeong~ istri G.O datang lagi #plakk

Gimana? otte? gimana cerita ff ku yang ini? Masih gaje kah?  Fiuh~ ff ini salah satu keajaiban. Sekali duduk sekali jadi *jarang banget nyelesaiin ff cepet, apalagi yg sekali jadi soalnya* padahal rencananya mau nyelesaiin utang ff ku yang lain *efek patah hati* tapi malah nulis ini dan yang sumpah tetep gaje dan typo plus bahasa yang aneh bertebaran dimana-mana. Tapi meskipun begitu, tetep RCL nya ditunggu ^___^

Jangan pada protes kalau kependekan ne? namanya juga ficlet  #plakk*

And satu lagi sebelum kelupaan, bentar lagi kan bulan Ramadhan. Jadi saya mau ngucapin selamat menjalankan ibadah puasa buat yang menjalankan, mohon maafkan semua kesalahan saya ya J 

LOVE, ZHI

47 thoughts on “Just A Reason / Ficlet

  1. Sedih cerita cintanya Suzy… Tapi agak lega Myungsoo ada disisinya, dan berniat membuat cerita cinta suzy jadi bahagia bersamanya…🙂
    Author, boleh nggak request? Cerita yg bahagianya, lanjutannya ini hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s