GUARDIAN ANGEL/ FF / Part 3

GA 3 

 

Author: Han Hyomi

Genre: fiction, romance

length: Chaptered

casts:

  • Bae suji
  • choi minho
  • kim myungsoo
  • choi Jinri

Supporting cast:

  • Kim Sunggyu

 

 

The cast are not mine but the story line is!

 

 

Meski aku tak lagi bisa kau lihat, namun yakinlah aku akan selalu ada disisimu,

as your guardian angel….

 

[Seoul, Desember 2008]

*Author POV*

Udara malam yang dingin tak menyurutkan langkah kaki seorang remaja yang sedang berjalan pelan menembus malam pergantian tahun. Sesekali ia menggosokkan kedua tangannya yang kedinginan tanpa sarung tangan yang menghangatkan.

“aku penasaran apa yang sedang dia lakukan malam ini” gumamnya pelan seraya menatap langit yang kembali menjatuhkan gumpalan saljunya.

Sayup terdengar suara petasan dan terompet dari pusat kota. Namja itu tersenyum getir. Ia tak mengerti mengapa hatinya tak pernah berhenti merindukan yeoja itu. Yeoja yang telah memiliki kekasih.

Ya, namja kesepian itu adalah Kim Myungsoo. Kim Myungsoo yang tetap datang ke café yang sama untuk menatap seorang yeoja yang sejak sepuluh bulan lalu tak pernah lagi berjalan sendirian setiap kali Myungsoo melihatnya.

Namja itu tak tahu mengapa, meskipun hatinya sakit setiap kali melihat yeoja itu berjalan bergandengan tangan bersama kekasihnya, tapi ia tak pernah jera untuk tetap terus memandanginya meskipun hanya dari balik kaca etalase café. Karena satu yang ia tahu, hatinya akan lebih sakit jika tak melihatnya.

Bodoh dan konyol memang, tapi remaja ini telah jatuh terlalu dalam.

Myungsoo menghembuskan nafasnya kembali saat disadarinya ia kini telah berdiri didepan café yang sama. Dilemparkannya tatapannya kearah trotoar diseberangnya. Sesaat kemudian mata hitam pekatnya membesar tak percaya, langkahnya terhenti. Sosok yang tengah berlari menyebrangi jalan itu sangat familiar. Sempat berfikir mungkin ia terlalu merindukannya hingga sampai berhalusinasi. Tapi tidak, ia tidak sedang berhalusinasi, sorotan lampu yang sangat terang diiringi nyaringnya suara klakson mempertegas jika yeoja yang tengah berlari semakin dekat ke arahnya itu adalah yeoja yang sama dengan yeoja yang terus ada didalam fikirannya.

“…”

Sorotan lampu? Suara klakson?

“…”

Sedetik kemudian Myungsoo menyadari apa yang tengah terjadi…

“ANDWEEE!!!”

pekiknya sekuat tenaga dan tanpa berfikir panjang, namja yang baru menginjak usia 16 tahun itu berlari ketengah jalan, dan mendorong tubuh yeoja pencuri hatinya itu dengan sekuat tenaga ke tepi jalan. Namja itu tersenyum lega saat melihat yeoja itu terjerembab kearah tumpukan salju, terkejut, dan aman.

Sebelum kemudian…

“CITTTTT!!!!!”

“BRAKKKKKK!!!”

Suara rem yang diinjak penuh paksaan memekik nyaring dan sebuah hantaman keras yang memekakkan telinga disertai rasa sakit yang luar biasa menyergapnya.

Semuanya menjadi gelap…

Namun namja itu tetap tersenyum, karena ia baru saja menyentuh bahkan menyelamatkan yeoja impiannya.

*Bae Suji POV*

Choi Minho! Kau keterlaluan!! Bagaimana mungkin kau biarkan yeoja genit itu mencium mu begitu saja! Bahkan dibibir!! Aku yang yeoja chingu nya saja belum pernah mencium mu!!

Ku gertakkan gigiku geram seraya terus berlari meninggalkan aula gedung sekolah baru Minho, namja chinguku. Bagaimana mungkin malam pergantian tahun yang semestinya aku lewatkan dengan romantis bersama Minho oppa kini hancur berantakan?

Marah? tentu saja! Aku terus berlari tanpa memperdulikan teriakan Minho yang berlari mengejarku.

Hingga…

“ANDWEEE!!!”

Kejadian itu begitu cepat terjadi, sorot lampu yang menyilaukan, suara klakson yang memekakkan telinga dan sebuah suara yang berteriak dari sisi kanan jalan. Belum sempat aku menyadari apa yang terjadi, sepasang tangan yang terasa dingin menarik dan mendorongku hingga tersungkur ketepi jalan, diatas tumpukan salju.

“CITTTTT!!!!!”

“BRAKKKKKK!!!”

Belum hilang rasa keterkejutanku, suara yang mengerikan itu terdengar. Kubalikkan tubuhku menghadap jalan. Sesosok tubuh seorang namja terpental, untuk kemudian terhempas begitu saja beberapa meter kesisi lain. Tepat dibawah lampu jalan. Wajah tampan namja itu berhias darah segar yang mengalir dari mulut dan telinganya. Tubuh itu tak bergerak lagi.

“AAAHHHHHHHHH!!!! “

“ANDWEE!!!!! “

Kurasakan tubuhku melemas dan sepasang tangan dengan sigap manahanku sebelum tubuhku menyentuh tanah.

“Su..Suji-ah”

“Mm..Min-ho oppa..”

Bisikku lemah dan bumi terasa berputar begitu cepat dan berubah menjadi gelap.

***

[Seoul, Maret 2012]

*Choi Minho POV*

 

“tolong pertimbangkan tawaranku, Minho-sshi”

“jeosonghamnida, tapi sepertinya keputusan ku tetap sama, coach”

“ayolah…aku sudah mendengar tentang skill permainan bahkan prestasimu dari pelatihmu dulu di SMA. Tim basket kampus kita membutuhkan mu Minho-sshi”

“tapi coach, aku ti-“

“pertimbangkan, ne?”

Pelatih Yoon menepuk pundakku pelan, lalu berjalan meninggalkanku sendiri ditepi lapangan.

“sial! Semua akibat si yeoja gila itu ikut campur!” gerutuku sambil bergerak bangkit. Tiba-tiba sebuah bola basket menggelinding dan berhenti karena terhalang oleh kaki ku.

“ingin bermain basket denganku?”

Tatapanku beralih dari bola dikaki ku kearah siempunya suara. Wajahku yang sudah kusut semakin kusut setelah melihat sosok yang berdiri didepanku itu.

“shirreo! Kau main saja sendiri, dasar yeoja gila!”

***

[Seoul, Januari 2009]

*Bae Suji POV*

Mataku nanar menatap kerumunan orang-orang dipemakaman itu dari jauh. Tampak kedua orang tuaku yang membungkuk begitu dalam hingga nyaris mencium lutut mereka sendiri pada sepasang suami istri dan seorang namja yang berpakaian serba hitam sebagai tanda duka cita. Meskipun aku tak bisa melihat dengan jelas dari tempatku berada atau bahkan mendengar apa yang mereka bicarakan, aku tau appa dan umma ku pasti merasa sangat bersalah sekaligus berterima kasih pada keluarga namja penyelamatku itu.

“Suji-ah…mianhae, semua karena salahku” Minho oppa yang berdiri disebelahku memecah kesunyian.

“seharusnya aku yang ada disana…” lirihku

“Suji-ah…” kurasakan jemari Minho oppa yang menyentuh pundakku. Aku hanya diam lalu menepiskan tangan itu perlahan.

“Suji-ah…jeongmal mianhaeyo. Tapi kau harus dengar penjelasanku tentang yang terjadi malam itu” kutatap matanya tajam

“jebal Suji-ah. Saat itu aku benar-benar tak menyangka jika Yuri noona akan menciumku. Semua terjadi begitu cepat, jadi…”

“cukup oppa! Biarkan aku sendiri” kemudian tanpa menoleh kearah Minho aku berjalan mendekati makam namja penyelamatku itu. Para pelayat dan sanak keluarganya sudah banyak yang pulang termasuk kedua orang tuaku dan orang tuanya. Makam itu kini sepi, hanya ada seorang namja yang tadi berdiri bersama orang tuanya.

 

Kim Myungsoo

13 Maret 1992 – 31 Desember 2008

Begitu yang tertera diatas nisan marmer hitam itu. Dibawahnya terdapat selembar foto seorang namja yang sangat tampan, tercetak dan tertempel erat pada nisan.

Mataku memanas. Namja itu masih sangat muda, karena aku dia harus mengalami ini semua. Bahkan ia tak sempat merasakan pergantian tahun.

“siapa namamu?” namja yang berdiri tak jauh dariku itu bertanya namun matanya yang membengkak yang mungkin akibat terlalu banyak menangis itu tetap menatap nisan Myungsoo tanpa berkedip

“Bae Suji. jeosonghamnida….” butiran air mata penyesalan dan rasa bersalah mengalir deras dipipiku

“gwenchana… itu pilihannya. Aku dan orang tuaku tidak menyalahkanmu” aku menoleh bingung ke arahnya

“pilihannya?”

“ne. Namaku, Kim Sunggyu. Kakak Myungsoo. Senang bisa berkenalan dengan mu” namja itu tersenyum pahit kearahku. Sempat kudengar ia menggumamkan kata “seandainya saja…” dengan sangat pelan sambil menatap langit.

“ne?” tanyaku ragu

“aku pulang dulu Suzy-sshi. Dan tolong jangan menyalahkan dirimu atas kejadian ini. Myungsoo tak akan menyukainya” Sunggyu tersenyum pahit. Kemudian ia berbalik pergi meninggalkan ku dengan sejuta kebingungan oleh sikap dan ucapannya barusan.

***

[Seoul, Maret 2012]

*Author POV*

“aku penasaran padamu sunbae”

“mwo? apa yang membuatmu penasaran padaku Suji-ah?”

“tugasmu adalah sebagai guardian angel sama sepertiku. Tapi aku tak pernah melihatmu menjaga siapapun? Seperti aku menjaga Minho oppa misalnya?”

“kau hanya tidak mengetahuinya Suji-ah” Myungsoo tersenyum lembut pada yeoja yang duduk disebelahnya. Rambut hitam dan panjang yeoja itu berkibar tertiup angin. Jemari tangan Myungsoo terulur dan membelai lembut puncak kepala Suji.

“jeongmalyeo?” yeoja itu balas tersenyum

“ne, tentu saja. Suatu saat nanti kau akan mengetahuinya”

“ah aku jadi penasaran dengan yeoja yang tidak bisa merelakan kepergianmu itu oppa. Pasti dia sangat cantik”

“bukan dia, tapi aku yang tak bisa rela meninggalkannya Suji-ah”

“tentu saja! dia sangat cantik. Seperti dirimu”

“aisshh! Kau ini, kenapa jadi genit begini sunbae?”

Pipi putih bak porcelain yeoja itu bersemu merah mendengar komentar Myungsoo. Sementara namja disebelahnya itu hanya tersenyum lebar. Perlahan, Suji merebahkan kepalanya dipundak Myungsoo.

“Myungsoo sunbae…sebenarnya kau siapa? Kenapa aku merasa sangat dekat dan nyaman saat bersamamu? Aku bahkan tak lagi bersedih karena harus berpisah dengan Minho oppa, semua berkat dirimu”

“Suji-ah…nan haengbokhae…”

***

[TBC]

 

Annyeong…. author gaje beserta ff gagal dateng lagi ^^

eitss…jangan protes karena kependekan ya, emang sengaja #plakk

hehe..gak sih cuman menurutku itu udah sesuai proporsi cerita. kalo panjang-panjang ntar takutnya malah ngelantur dan menyimpang jauh dari inti cerita *alasan.com

Otte? Semoga rasa bingung dan penasaran kalian bisa terjawab di part ini. Atau ada yang justru semakin bingung? Kalau ada, saya cuma bisa bilang satu kata.

Mianhae…. T__T

Jangan lupa RCL ya,

 

 *bow bareng G.O*

 

   _Zhi_

42 thoughts on “GUARDIAN ANGEL/ FF / Part 3

  1. Ah dapet bgt feelny baca ini..jebal chingu..buruan dilanjut yaa..jangan lama2😦 dan please suzy smoga blm mninggal..brharap dia koma..kyk 49 days😀 tp happyend hihi

  2. bagus thor, kasihan myungsoo meninggal saat nyelamatin suzy terus dia jg blm ngungkapin perasaannya ke suzy? suzy jg meninggal thor? suzy meninggal knp? masih sedikit bingung. di tunggu thor part selanjutnya.^^

  3. penasaran bgt aku…
    suzy meninggal knp? myungso jd guardian angel buat suzy kah?
    ahh kan jd byk nanya sangkin penasaran, ayo di lanjut ja cingu…

  4. This is Amazing!! I love you, author-nim!!!
    Terus Suzy meninggalnya kapan dan kenapa author?
    Nggak sabar nunggu lanjutannya. Fighting!

  5. Annyeong ^.^
    slam kenal chingu..
    Miane baru baca n comment..
    Ceritax keren chingu,
    ayo dong lanjutin,,
    yyy??? Penasaran.. Ditunggu!!

  6. pas baca part 1 & 2 aq bingung… cz byk pergantian wktux…
    tp stelah part 3 ini jd paham mksd ceritax…
    ithu myungsoo guardian anglex suzy yah thor… trz suzy kn tw siapa pnyelamatx yaitu myungsoo tp masak dy lupa ma wajahx… jd kyk gk ngenalin myungsoo gto… seruuu thor ff ini… berharap myungzy nich couplex… ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s