Journey of LOVE/ Part 4-End [My Destiny]

Journey of LOVE-END 

Author: Han Hyomi

Length: Chaptered

Genre: Romance

Main Cast: Bae Suji/ Suzy Miss A

Supported Casts:

– Kim Myungsoo/ L Infinite

– Other KPOP Idol

 

 

Cast milik semua pihak yang berwenang, author hanya berhak atas ide cerita dan story line

 

You are coming to me
you are looking at me
my heart is beating
although I see you, is this a miracle, continuous dream?

I love, love, love you
My answer will be same even you ask me again, even if I want to talk around or make up
After all my feeling is like this (like this)

[IU-My Heart is beating]

*Bae Suzy POV*

 

Pelangi hanya bisa muncul setelah hujan. Sementara hujan hanya akan turun setelah mendung dan awan gelap menghilang. Seperti kehidupan, selalu ada sisi baik yang datang setelah hal-hal buruk terjadi. Setelah segala macam kesakitan dan kepahitan yang aku rasakan, aku mulai belajar dan semakin dewasa. Berusaha hidup dengan lebih baik, itu yang tengah aku lakukan. Tidak ada Bae Suzy si playgirl, tidak juga Bae Suzy yang pendiam dan pemalu. Yang ada hanya Bae Suzy yang belajar untuk bersikap lebih dewasa. Bukan Bae Suzy yang menyimpan dendam pada namja, tapi Bae Suzy yang terus berusaha memaafkan dan berdamai, ya berdamai dengan semua luka dan rasa bersalah yang menyiksa. Rasa bersalah pada seorang namja yang dulu penuh kehangatan dan ketulusan namun sayang hatiku telah tertutup oleh rasa dendam untuk bisa menyadarinya.

Lee Junho, nama itu terus bergaung dibenakku. Sebagai pengingat dan penanda bahwa satu babak yang kelam pernah terjadi dan sekaligus titik balik dalam kehidupanku.

Tapi satu hal yang tak bisa aku dapatkan hingga saat ini, yaitu cinta. Ya, cinta. Bukannya aku kembali tak percaya pada cinta, tidak. Aku percaya, aku percaya pada cinta. Tapi aku tak percaya jika cinta cocok untuk orang sepertiku. Bagiku cinta hanya membawa luka dan kekecewaan. Entah itu bagiku, seperti yang pernah aku rasakan akibat mencintai Lee Taemin dan Choi Minho atau bagi orang lain yang mencintaiku seperti Lee Junho. Mungkin bagi orang lain cinta adalah bahagia, seperti yang kulihat dari binar cerah dimata Lee Jieun kini saat Park Sanghyun memasangkan cincin dan mengucapkan sumpah setia sehidup semati.

Park Sanghyun? Thunder? Mungkin kalian akan bertanya seperti itu dan jawabannya ya! Park Sanghyun yang dulu pernah menjadi kekasihku, namun hanya sesaat. Tak lama setelah kematian Junho oppa, aku memutuskan hubunganku dengan Thunder. Alasannya? simple, aku ingin berubah. Aku menyadari, aku tak pernah mempunyai perasaan apapun pada namja berwajah bayi itu.

***

 

“Suzy-ah..” sebuah suara yang sangat familiar memanggilku dari arah belakang. Kuputar tubuhku dan kutemui sesosok yeoja cantik dengan rambut panjang tergerai menatapku ragu. Tangannya yang sedang memegang segelas wine terlihat sedikit bergetar.

Wajah familiar yang kini terlihat jauh lebih dewasa itu, adalah wajah yang sering datang bersamaan dengan rasa bersalah yang menghantuiku selama lima tahun ini, pasca kematian Lee Junho. Seseorang yang kukira tidak akan pernah kembali kedalam kehidupanku dengan status sahabat.

“Jiyoungie…” nyaris berbisik suara yang keluar dari tenggorokanku. Terasa sedikit aneh dan canggung menyebut namanya lagi.

“Suzy-ah…” sekian detik kemudian kurasakan sepasang lengan rampingnya telah melingkar ditubuhku

“mianhae Suzy-ah…mianhae… kemana saja kau selama lima tahun ini??”

“mianhae… Jiyoungie…” hanya itu kata yang mampu keluar dari bibirku seraya tanganku mulai bergerak perlahan dan membalas pelukannya dengan hangat. Sebutir air mata haru turun dikedua pipiku dan segera disusul oleh butir-butir bening yang lain.

Hari ini, berkat cinta Lee Jieun dan Thunder aku kembali mendapatkan salah satu cinta yang kufikir tidak akan pernah kembali padaku. Cinta seorang sahabat.

***

 

“jadi selama ini kau mengasingkan diri ke Paris?” Jiyoung menatapku tak percaya “apa kau tau Suzy-ah? betapa menyesalnya aku telah menyalahkanmu waktu itu. Dan saat aku menyadari kekeliruanku, kau sudah tak ada. Aku dan Sulli mencarimu kemana-mana”

“mian Jiyoungie…aku hanya ingin menenangkan diri dan mengejar mimpiku sebagai pelukis, lagipula waktu itu aku terlalu malu untuk kembali muncul dihadapan kalian” jengah, kuteguk minuman dalam gelasku sambil mengedarkan pandangan keruangan luas gedung resepsi, berusaha menghindari tatapan Jiyoung. Tak lama mata ku kembali tertumbuk dalam matanya yang masih menatapku menuntut penjelasan lebih. “Walau bagaimanapun juga semua terjadi karena kesalahanku hingga Junho oppa…” sebelum aku menyelesaikan kalimatku, Jiyoung telah memotongnya

“arraseo. Sudahlah semua sudah berlalu. Aku sudah melupakannya, Junho oppa pun pasti tidak senang jika kita terus bermusuhan dan bersedih, apalagi menyalahkan diri sendiri” kali ini Jiyoung menatapku tajam dengan tatapan menuduh

“ne, kau benar. Tapi dimana Sulli? Aku tidak melihatnya dari tadi” kembali kuedarkan tatapanku kearah para tamu undangan yang hadir digedung resepsi pernikahan Jieun unnie dan Thunder. Berusaha menghindari tatapan Jiyoung

“Sulli menyusul Taemin ke LA sebulan yang lalu” ucap Jiyoung sambil tersenyum “dan menurut e-mail terakhir yang Sulli kirimkan padaku, mereka berdua akan kembali dua bulan lagi untuk melangsungkan pernikahan”

“benarkah??” mataku membulat tak percaya. Tak ada rasa sakit tentu saja. Cintaku untuk Taemin sudah lama mati dan terkubur, aku hanya terkejut.

“itulah cinta, mereka kembali bersama dengan perasaan yang lebih kuat.  Bagaimana denganmu Suzy-ah? Jangan bilang kau masih menyalahkan dirimu” kembali Jiyoung menatapku penuh selidik

“aku sudah berubah Jiyoungie, tapi entahlah…mungkin cinta bukan untuk orang sepertiku. Dan yah rasa bersalah itu tetap ada, namun mungkin telah jauh lebih berkurang. Bagaimana denganmu?”

“Kau harus bisa memaafkan dirimu sendiri Suzy-ah. Semua yang telah terjadi adalah takdir dan kehendak Tuhan. Cinta, kau hanya belum menemukannya” Jiyoung menatapku tulus, dari pancaran matanya aku mengerti dia mengkhawatirkan ku. Seulas senyum getir kuberikan

“dan kau?” tanyaku sejurus kemudian

“aku sudah menemukannya” mendadak wajah cantik Jiyoung bersemu merah, diangkatnya jemari kirinya. Sebuah cincin pertunangan melingkar pas dijari manisnya.

“Jiyoungie! chukhaeyo!” jeritku sambil memeluknya, Jiyoung hanya tertawa melihat reaksiku

***

 

“Seungyeol, Lee Seungyeol. Tunangan Jiyoung” namja jangkung itu tersenyum lebar, memperlihatkan sedikit gusinya

“Bae Suji, tapi kau bisa memanggilku Suzy” ku sambut uluran tangannya. Namja ini mempunyai aura ceria yang sama seperti Jiyoung, itu yang aku rasakan. Pasangan yang serasi.

“ah ya, kenalkan ini sahabatku. Dia juga salah satu anggota band kami” lanjut Seungyeol

“Kim Myungsoo, kau bisa memanggilku L” namja yang berdiri disamping Seungyeol itu mengulurkan tangannya padaku.

…..

…..

Saat kau bertemu dengan cinta sejatimu,

waktu seakan membeku.

Yang ada hanya kau dan dia

….

 

“Bae Suji…” kelu. Mata hitam dan tajam itu telah menghipnotisku, menyeretku kedalamnya. Aku tak tau berapa lama yang kuhabiskan hanya untuk menatapnya. Waktu seakan berhenti, dan bumi sesaat berhenti berputar. Kim Myungsoo, namja itu berubah menjadi pusat gravitasi. Dan tanpa kusadari, aku telah terlempar dalam pusat gravitasi itu tanpa bisa keluar lagi hanya dalam hitungan detik.

Apa mungkin cinta yang kau maksudkan itu dia Jiyoungie?

***

 

“Jadi, kau seorang pelukis?”

“ne, Romantisme” namja itu menganggukkan kepalanya

“dan kau? gitaris?” tatapanku jatuh kearah tas gitar yang tersampir dipundaknya

“lebih tepatnya seniman. Karena kadang aku ikut bernyanyi bersama Sunggyu Hyung vokalis kami atau menciptakan lagu” datar, tanpa niat menyombongkan diri itu yang kutangkap darinya

“jinjja?”

namja itu tersenyum sedikit, jantungku berdenyut begitu kencang. “mengapa kau memilih aliran Romantisme sebagai objek lukisanmu? apa kau orang yang romantis?”

aku terkekeh geli mendengar pertanyaannya. “tidak sama sekali. Tapi bisa dikatakan aku lebih menghargai sebuah kenangan, dan sangat menyukai keindahan alam dan menuangkannya dalam kanvas”

“benarkah? aku juga menyukai pemandangan alam dan kenangan. Tapi bedanya, aku mengabadikannya dalam jepretan kameraku. Suatu saat kita harus pergi bersama ketempat-tempat yang indah dan mengabadikannya dengan cara kita masing-masing” Myungsoo menatapku dalam penuh arti, sambil memamerkan sebuah senyuman yang membuat wajah tampannya semakin menawan. Nafasku macet dan otakku tak mampu bekerja dengan benar. Sedetik kemudian yang aku lakukan adalah tersenyum dan menganggukkan kepala.

***

-Aku tak percaya cinta itu cocok untuk orang sepertiku-

kutarik kata-kata itu. Setahun setelah mengenal Myungsoo aku mulai merasa apa yang dulu pernah diucapkan oleh Jiyoung, sahabatku. Benar adanya, aku hanya belum menemukan.

Dan sekarang, aku telah menemukannya. My 100% perfect guy, dia tak lain adalah Kim Myungsoo. Namja tampan dengan tatapan dingin namun memiliki hati yang hangat dan tulus. Dia tidak perlu menunjukkan cintanya dengan kata-kata manis seperti yang dulu pernah Minho berikan padaku.

Cukup menatapku dengan lembut sambil menepuk pundakku setiap kali aku mendapatkan kesukaran dan kesulitan –seakan menyakinkanku bahwa aku bisa menghadapi semua- , memeluk tubuhku dalam diam hingga tangisanku reda saat kematian ayahku tiga bulan yang lalu –sebulan setelah kami resmi menjadi sepasang kekasih- , tersenyum disaat aku berhasil mencapai yang aku inginkan atau berhasil melewati kesukaran dan kesulitan, dan kembali menepuk pundakku  sambil menggumamkan kata “aku tau kau bisa”. Atau cukup menemaniku pergi melukis seharian. Dia sempurna dengan caranya dan sebagaimana dia adanya.

Dan dengan alasan itulah, kini kugenggam erat tangan Myungsoo sambil menucapkan janji sehidup semati yang suci dengan diiringi senyuman dari ibuku, orang tua Myungsoo, kerabat dan keluarga, serta para sahabat seperti Jiyoung dan Sulli yang kini menatapku bahagia menyaksikan perjalanan pencarian cintaku yang telah berakhir pada sosok Kim Myungsoo.

 

“S-Suzy-ah…hiduplah dengan baik. Temukan namja yang benar-benar kau cintai dan mencintaimu dengan segenap hatinya. Jaebal…berjanjilah padaku…Saranghae Suzy-ah…”

 

“Aku telah menemukan namja itu oppa, dan aku berjanji akan mencintainya dengan segenap hatiku. Gamsahamnida…Lee Junho oppa…”

 

***

 END

cinta sejati itu ada, mungkin sekarang kalian hanya belum menemukannya…

 

 

 

 

Author note:

Annyeongg…. akhirnyaaa…. kelar juga ff super gaje ini *narik nafas lega* Mian ya kalo ujung-ujungnya Myungzy lagi *apa ada yg bosen sama couple ini? mian, tapi saya udah terlanjur cinta mati plus ngeship banget sama mereka. Jadi susah banget buat gak bikin Myungzy*  #plakk  ^___^”

Mian juga kalo endingnya aneh dan gaje, gak sesuai seperti yang kalian harapkan T___T

Gomawo buat kalian semua yang udah setia baca dari teaser sampe endingnya ini dan terakhir, jeongmal mianhae kalo ngepost setiap partnya lama #plakk #bowbarengG.O*

Seperti biasa, kalo sudah Read, dimohon Comment dan Like nya xD

LOVE, Zhi

 

 

 

 

 

 

38 thoughts on “Journey of LOVE/ Part 4-End [My Destiny]

  1. hah setelah sekian lama menunggu kelanjutan ff ni akhirnya end jg…
    kerenkok, cm kurang panjng ttg perjalana cinta mereka
    gak pernah bosenkok ma myungzy, mereka memang cucok bgt..
    hehehehehhe
    ayo cingu di tunggu ff myungzy lh..

  2. Akhir perjalanan cinta Suzy berakhir pada Myungsoo🙂
    MyungZy jjang😀
    Gak kok thor aku suka malah kalau cast’a MyungZy, cz aku juga MyungZy shipper tapi aku juga MinZy shipper😀
    Aku suka ending’a…happy ending🙂
    Ditunggu ff slanjut’a ^^

  3. Akhirnya…. Setelah nunggu berabad2 *plakk muncul jga
    Aku gak bosen kok klo myungzy, soalnya aku myungzy shipper jga.. Hehe
    Suzy eonni… Chukkae karena dpt cinta yg sebenarnya…

    Ditunggu ff suzy lainnya ya thor.. ^^

  4. Ahh myungzy!!!!!! #heboh #myungzyshipper mode on
    author aku suka bgt sama endingnya ^.^
    Suzy-ah akhirnya kau bisa menemukan cinta sejatimu#hahaaha
    Btw kutunggu ff author yg lain khususna myungzy
    author keep fighting ^.^)9

  5. itu.. ending endingnya nikah. hahahha ^.^ ga ada anaknya ya unn ?
    unn.. aku punya firasat kalo Myungzy bakal nikah di real life #eehh #plakk
    ditunggu FF MYUNGZY yg lain deh ^.^

    • haha…ntar anaknya menyusul, dibuat dulu #plakk #yadong

      sama saeng, eon juga punya firasat mereka bakalan nikah di real life. dilihat dari banyak pic editan Myungzy, mereka tuh punya aura en wajah yg mirip. *kata orang-orang tua kan kalo mirip, jodoh* #plakk

  6. daebak… akhirnya suzy tobat dan akhirnya sama myungsoo juga😄 ani. aku ga pernah bosen sama couple itu. ditunggu ff yg lainnya ya thor ~ gamsha

  7. asekk myungzy lagi . gak bosen ko author malah suka banget banget hehe #shipper mulai
    ku suka suka banget sama endingnya . ternyata namja berikutnya adalah myungsoo🙂 . di tunggu ff yang klain terutama myungzy couple

  8. THORRRRR GOMAWOOO SELALU JADIKAN MYUNGZY COUPLE❤ jANGAN PERNAH BOSAN JDKAN MEREKA COUPLE. kARENA AKU JG CINTA MATI SAMA COUPLE INI.. heheh #miancapslockjebol telalu senang. hehe Dtnggu FF Myungzy lainnya chingu😉

  9. ehm ketemu ff myungzy ,,,,keren thor maaf ya cuma coment di part akhirnya cos part awalnya blum baca ,,, never give up to write ff about myungzy because it’s so daebak hahahahah

  10. kyaa” daebakkkk…

    maaf thor aku gak komen dari awal hehehe…
    soalnya keseriusan baca trs pengen baca part selanjutnya…

    wah author
    aku suka cast myungzy,krn aku myungzy shipper tpi aku hunzy shipper jga hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s