Vacation [Drabble]

Image

Tittle :  Vacation !
Author : @anisa_hnchn
Genre: Romance,Comedy,Married Life
Cast :

Choi Minho

Bae Suzy

Choi Minsu

Length: Drabble
Rated : PG-13

NB : Disini,anggep aja Miss A ada di MAMA 2012 ._.

#Author POV

KRIIIINGGG

Alarm itu terus berdering,membuat seorang namja yang sedang terlelap,melempar bantalnya ke arah Alarm tersebut,alhasil alarm tersebut jatuh dan hancur. Namja itu—Choi Minho—ia kembali melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda karena deringan alarm.

Tok tok tok…

Suzy mengetuk pintu kamar Minho,namun tidak ada jawaban dari Minho. “Cishh… ia sudah berjanji pada Minsu untuk berkemah di hutan dekat gunung kan? Kenapa sekarang ia sama sekali tidak menampakkan batang hidungnya?” Gerutu Suzy.

TOK TOK TOK

Suzy mengetuk pintu kamarnya lebih keras dan kasar dari sebelumnya. “Aaahhh…” Minho bangkit dengan malas-malasan,dan berjalan menuju daun pintu,jari-jari panjangnya menyentuh knop pintu dan membukanya.

Klek

“Yaa—“ omongan Suzy terpotong begitu wajah Nampyeon nya berada tepat di hadapannya. Rambut Minho berantakan,terlihat kantung mata yang berada tepat dibawah matanya. “Kau benar-benar lelah?” Ucap Suzy khawatir. “matamu seperti panda…” Timpalnya lagi.

“nan gwenchana…” Minho meregangkan otot-ototnya,kemudian ia menggaruk tengkuknya…

Suzy tersenyum manis ke arah Minho,ia berjinjit sedikit,diraihnya kedua pipi Nampyeon nya itu. Ia mengecup sekilas kedua mata Minho,kemudian turun ke bibir… Minho sama sekali tidak menolak Morning kiss dari Suzy,ia memegangi punggung Suzy dan makin memperdalam ciumannya…

“Appa… Eom—“

Minho dan Suzy melepaskan ciuman mereka,secara bersamaan mereka menoleh ke arah sumber suara…

“Minsu? Ireonada?” Suzy berjalan ke arah Minsu dan mengangkat tubuh Minsu.

“Eo… aku bangun untuk menagih janji appa semalam…” Ucap Minsu seraya mengerjapkan matanya berkali-kali dan mengucek-ucek(?) matanya.

“hm… sepertinya appa tidak bi—“

“Ayo kita berkemah. Suzy,kau sudah menyiapkan barang-barangnya,huh?” Potong Minho,ia menyipitkan kedua matanya ke arah Suzy,yang kini menatapnya dengan bingung. “Yaaah… aku tahu aku tampan,tetapi jangan melihatku hingga seperti itu.” Ledek Minho.

“Baiklah,baiklah… haahhh…” Suzy menghela nafasnya perlahan. Kemdian ia menurunkan Minsu. “kau mandi bersama Minsu. Aku akan menyiapkan sarapan,dan barang-barang yang diperlukan. Arratchi?” Suzy meletakkan jari telunjuknya tepat di depan wajah Minho. Minho hanya tersenyum,sembari memegang jari telunjuk Suzy.

“Aratchi,yeoboo~” Ucap Minho. Ia masih mengulum senyumnya.

Choi’s Family House

09.00 KST

“Aww” ringis Suzy,begitu jari telunjuknya mengenai pisau. Ia mengibas-ngibaskan tangannya. “Aissh…” Gerutunya begitu ia sadari,kalau jari telunjuknya mengeluarkan darah.

“Gwenchana?” Minho yang baru saja selesai merapihkan dirinya dan Minsu,berlari ke arah Suzy. Ia memegangi pergelangan lengan Suzy. Kemudian menyentuh jari-jari lentik milik Suzy,dan memasukkan jari telunjuk Suzy ke dalam mulutnya. Dihisapnya secara perlahan darah yang ada di jari telunjuk Suzy.

“Aksshh…” Ringis Suzy. Ia menggigit bibir bawahnya. “Perih…” ucapnya lagi. Suzy memejamkan matanya…

“Chankaman,eo?” Minho masih terus menghisap darah yang berada pada jari telunjuk Suzy…

Selang beberapa menit kemudian,darah yang mengalir dari jari telunjuk Suzy,berhenti. Kemudian Minho mencari perban pada kotak obat yang berada di kamar mandi,dan melingkarkan perban itu pada jari telunjuk Suzy.

“sudah jam setengah sepuluh,lebih baik kita sarapan di restoran saja. Otthae?” Ucap Minho…

“Keundae—“

“Hey,jari telunjukmu luka… aku tidak peduli jika lukamu biasa-biasa saja,tetapi,kau lihat sendiri? lebih dari lima belas menit aku menghisap darah yang mengalir pada telunjukmu.” Tukas Minho. Suzy hanya bisa menghela nafas dan mengerucutkan bibirnya. “Minsu !” Panggil Minho pada Minsu yang sedang asyik memainkan games pada PSP putih miliknya.

“Sudah bawa PSP mu?” Tanya Suzy. Ia tahu betul,Minho tidak akan bisa hidup tanpa PSP hitamnya. Apalagi belakangan ini,ia selalu bermain PSP bersama Minsu,terkadang mereka memainkan winning eleven berdua…

“Sudah~ aku tidak akan melupakan benda kesayangan ini…” Minho mengeluarkan PSP hitamnya dari saku jeans biru yang melekat pada bagian bawahnya… Suzy mendesis kesal. “hahahahahaha…” Tawa Minho meledak,begitu ia menyadari kalau istrinya cemburu oleh sebuah ‘PSP’ “Aku menyayangimu,lebih dari apapun di dunia ini…” Minho mengacak rambut Suzy,dan mengecup sekilas,dahi Suzy.

“Appa ! palliwa !” Teriak Minsu yang sudah bosan,karena sedaritadi hanya duduk di sofa,dengan kaos biru dan jeans biru… persis seperti yang Minho pakai,hanya saja, Minho memakai kemeja hitam untuk menutupi kaos biru miliknya.

“Dwaesseo~!” Minho mengambil kunci mobilnya,dan menggandeng Minsu masuk ke mobil… tidak lama setelah itu,ia kembali ke dalam rumah,untuk membantu Suzy memasukkan barang-barang bawaan mereka ke dalam bagasi…

Setelah selesai,Suzy masuk ke dalam mobil,begitu juga dengan Minho. Kemudian ia meng-gas mobilnya…

Restaurant 10.20 KST

Minho,Suzy dan Minsu,menunggu pesanan mereka datang… setelah pesanan mereka datang,mereka langsung menyantap makanan tersebut…

“Hm… Minsu jajangmyun,Minho?—“ Suzy menatap wajah Minho… ekspresi nya menandakan ‘kau pesan apa?’

“Beef Ramyun… dan kau,bimbim bap… eo?” Minho menyentil dahi Suzy dengan jari telunjuknya. “How could you,huh? Just like halmeoni…” ledek Minho,ia tertawa kecil begitu melihat Suzy mengerucutkan bibirnya…

“Appa,eomma… meokseoriga…” Ucap Minsu… Minho dan Suzy menoleh ke arah Minsu…

“Omo… kau benar-benar lapar?” Minho membersihkan noda yang berada disekitar mulut Minsu dengan tissue…

“Eo… jeongmaaaaal~” Ucap Minsu. “Yaah… habis…” Minsu memperhatikan mangkuk hitamnya yang sudah kosong…

“mau menambah,eo?” Timpal Suzy… Minsu hanya mengangguk… kemudian Suzy memesan satu porsi jajangmyun lagi,untuk Minsu… hanya selang waktu sepuluh menit,jajangmyun pesanan Suzy,sudah ada di mejanya…

Setelah itu mereka memakan makanan mereka secara bersamaan… Tidak ada yang membuka pembicaraan… terpaksalah,Minho membuka pembicaraan.

“hari ini kau free kan?” Tanya Minho pada Suzy…

Suzy mengambil gelas yang berada disebelahnya,kemudian meneguk secara perlahan air dalam gelas tersebut. “Eo… aku free. Keundae,dua hari lagi kita akan berangkat ke hongkong untuk MAMA 2012,huh?” Suzy menatap dengan seksama,kedua mata besar milik Minho. Minho hanya mengangguk. “Minsu? Bagaimana dengan Minsu?”

“Kita membawanya ke hongkong.” Ucap Minho singkat,dengan tatapan polosnya.

“Kau gila?” Suzy menyiptkan matanya… “Mana mungkin,kita membawa Minsu. Kalau publik mengetahuinya bagaimana?” Suzy menghela nafas perlahan,ia menoleh ke arah Minsu yang masih asyik mengunyah makanannya…

“Sekali-kali,tidak apa kan?” Minho tersenyum simpul ke arah Suzy. Diraihnya pucuk kepala Suzy,dan diusap dengan lembut rambut istrinya itu. “Minsu akan baik-baik saja…” Ucap Minho menyakinkan.

Perkemahan,15.00 KST

Minho sedang mendirikan tenda,sudah lebih dari 15 menit ia merakit tenda tersebut,namun hasilnya selalu gagal… “Minho-ya,perlu bantuan?” Tawar Suzy,yang sedaritadi merasa kasihan melihat suaminya yang sama sekali tidak bisa mendirikan tenda-..-

“Tidak,tidak usah. Lebih baik kau rakit tenda kecil itu.” Minho menunjuk sebuah rangkaian tenda yang memang lebih sedikit dan lebih kecil.

“Hah? Untuk apa kau membawa tenda kecil ini?” Suzy menghampiri bagian-bagian tenda kecil tersebut,yang sama sekali belum di rakit.

“Untuk Minsu.” Ucap Minho singkat… ia tersenyum puas ketika tenda yang sedaritadi ia rakit,berhasil. Diusapnya peluh yang mengalir dari dahi dan lehernya…

“Maksudmu?”

“Kau milikku malam ini…” Minho mengeluarkan Evil Smirk nya.

“Mwo?! kau gila? Ini alam terbuka,Choi Minho~” Suzy benar-benar kaget setengah mati. Suaminya masih sempat berpikir hal seperti itu,ketika mereka sedang dalam kemah?

“Aissh… sudah,sudah… lebih baik,kau bangun tenda untuk Minsu.” Ucap Minho… Suzy hanya mendesis kesal,dan berusaha merakit tenda untuk Minsu. “Minsu mana?”

“sedang berada di pulau mimpinya…” Ucap Suzy,yang masih terus berusaha merakit tenda untuk Minsu. “Aissh ! kenapa sulit sekali?!” Suzy mendecak kesal,ia menendang bagian penyanggah tenda yang terbuat dari baja,alhasil kaki nya memar. “Aish!” Rintih Suzy.

Minho menghampiri Suzy… “Kenapa lagi? Kau ini bodoh atau bodoh? Kalau kau tidak bisa,kau bisa meminta bantuan padaku,bukannya menendang penyanggah tenda yang terbuat dari baja… dasar bodoh.” Minho tertawa kecil. “masih bisa jalan,kan?” Tanya Minho…

“Molla. Keundae,rasanya sulit sekali untuk melangkah…” Ucap Suzy. Ia menumpukan lengannya pada pohon pinus besar ,yang berada tepat disebelahnya…

Minho menghela nafasnya perlahan,kemudian ia melihat sekeliling… “Hem… Sepi…” Ucapnya singkat,ia mengangkat tubuh Suzy secara tiba-tiba.

“Yaa! Kau ingin apa?!” Suzy berusaha meronta,namun sulit,berhubung kakinya masih memar dan sulit untuk berontak (?)

Minho segera berlari kecil menuju tenda tanpa melepaskan Suzy yang sedang ia angkat. Kemudian ia meletakkan Suzy di dalam tenda yang sudah disediakan Sleeping Bed… “kau tahu tidak? Ini sangat panas. Benar-benar panas.” Minho membuka kemeja yang ia pakai,dan yap! Ia topless.

“kau mau apa?” Suzy menatap Minho dengan tatapan jijik,namun ia juga menahan sesuatu yang bergejolak(?) pada dirinya…

“Sudah ku bilang,ini sangat panas-..-“ Minho mendecak kesal… “buka sweater mu…” perintah Minho pada Suzy… Suzy mengerutkan keningnya…

“Mwo?”

“Kau ini,lama sekali… aku tidak tahan melihat peluh yang bercucuran dari leher jenjangmu itu…” Ucap Minho… Ia mendesis kesal,kemudian mendekati Suzy,dan membuka paksa sweater yang Suzy pakai.

“Kyaaaa!” Suzy berteriak,namun sudah terlambat… Minho berhasil membuka Sweater yang ia pakai.

“Kau memakai tank top eoh? Mengapa harus berteriak?” Minho menggelengkan kepalanya dengan heran…

“tetap saja aku malu,bodoh!” Suzy berusaha keluar dari tenda. Minho menarik tangan Suzy,dan menahannya untuk keluar dari tenda. “Yaa!”

Minho hanya tertawa terbahak-bahak melihat tingkah istrinya itu… ia membekap mulut Suzy… “Ssst…” Ucapnya,ia bangkit,dan beralih posisi menjadi tepat di samping Suzy… ia mengarahkan tubuh Suzy,agar berhadapan dengannya… diraihnya secara perlahan wajah Suzy,secara perlahan wajah nya makin ia dekatkan pada wajah Suzy,hingga akhirnya bibir mereka saling bersentuhan.

Minsu Side~

Minsu mengerjapkan matanya berkali-kali… ia membuka pintu mobil,walaupun agak kesulitan,namun akhirnya berhasil… ia turun dari mobil,dan hendak menuju tenda. Namun langkahnya terhenti ketika ia melihat tenda tersebut bergoyang(?) Minsu menyipitkan matanya…

Ia juga mendengar Suara teriakan umma nya,juga suara tawa Appa nya… “aah,aku mengantuk… aku harus masuk ke dalam sana…” Ucap Minsu… ia berjalan mendekati tenda tersebut.

Ia membuka retsleting yang menjadi penutup(?) tenda tersebut,kemudian ia masuk ke dalam tenda tersebut,dan melihat kedua orang tuanya sedang berciuman… awalnya Minsu terkejut,namun karna ia baru saja terbangun,ia tidak peduli. Ia malah merebahkan tubuhnya di pojok tenda,tepat sebelah Suzy.

Suzy mendorong tubuh Minho,ketika ia merasakan,kalau ada gerak-gerik(?) disebelahnya… “mmpphh…” Suzy melepas ciuman Minho secara perlahan. “Min….su?” Ucap Suzy terkejut. Minho membulatkan matanya.

“Kenapa ia ada disini?” ucap Minho yang ikut heran. “Ia juga tertidur?” Minho memiringkan kepalanya…

“hem… sebaiknya kita biarkan ia tidur. Aku juga mengantuk…” Suzy mengucek(?) matanya… kemudian makin mendekatkan tubuhnya ke arah Minho,dan memeluk erat tubuh Minho.

“aah~” Minho juga ikut memeluk erat tubuh Suzy,ia mengecup sekilas pucuk kepala Suzy… “Tidur yang nyenyak,yeoboo~” ucapnya.

20.00 KST

Minho dan Suzy,sedang sibuk mengolah daging sapi yang ia taruh di pemanggang… Minho sibuk mengolesi bumbu,sedangkan Suzy sibuk memotong dagingnya… “Cukup,kan?” Ucap Minho… Suzy hanya mengangguk…

15 menit kemudian

Minho dan Suzy sudah berhasil mengolah daging tersebut menjadi daging sapi panggang… Minho berlari kecil menuju Suzy yang sedang menata daging tersebut. “Gara-gara kau,bajuku jadi kotor seperti ini” Gerutu Minho…

“Mwo? kalau bajumu kotor,memangnya kenapa? Itu salah kau,tidak berhati-hati. Dasar bodoh!” Suzy mendecak kesal… dilemparnya buah tomat,yang ia gunakan untuk mengolah saus tomat,untuk Minsu (?) ke arah Minho(?).

“Yaah! Wajahku jadi kotor seperti ini!” Minho mendengus kesal… Minsu yang sedaritadi cuek,menoleh ke arah kedua orang tuanya yang kekanakan itu(?).

Minsu berlari mendekati Minho,kemudian ia menarik-narik celana jeans yang melekat pada bagian bawah Minho.

“Ada apa?” Tanya Minho malas. Ia menyejajarkan posisi tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Minsu…

Minsu tersenyum manis ke arah Appa nya tersebut… diraihnya kedua pipi Minho,dan dikecupnya sekilas bibir Minho… “otthae? Noda tomatnya sudah hilang eoh?” Minsu tertawa kecil,melihat wajah appa nya yang menatapnya dengan tatapan bingung.

“sedikit…” Ucap Minho sembari memiringkan kepalanya… namun kedua sudut bibirnya melengkung ke atas,dan membentuk senyuman manis. Persis seperti Minsu. Ia mengacak lembut rambut Minsu,dan mengecup sekilas,dahi Minsu…

“Appa!” Minsu mengerucutkan bibirnya,begitu ia sadari,kalau noda tomat yang melekat pada bibir Minho,berpindah  ke arah dahi Minsu.

Suzy yang sedaritadi memperhatikan Minho dan Minsu,melangkahkan kakinya ke arah kedua orang yang sangat berarti dalam hidupnya… “Minsu-ah~” panggil Suzy. Ia menyejajarkan posisi tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Minsu… sama seperti Minho.

“Wae eomma?” Manik mata Minsu menatap lekat ke arah eomma nya itu.

Suzy  mengecup sekilas dahi Minsu,menyebabkan noda tomat tersebut,berpindah pada bibir Suzy.

“kau itu menyusahkan.” Ucap Minho secara tiba-tiba. “Minsu-ah,tolong ambilkan PSP appa di dalam tenda,ne?” Ucap Minho pada Minsu… Minsu hanya mengangguk,mungkin ia kira,Appa nya ingin bermain PSP bersamanya…

Minsu segera berjalan memasuki tenda…

Suzy menatap Minho dengan tatapan kesal… “Wae?! Aku menyusahkan? Memangnya aku berbuat sesuatu yang membuatmu menyusahkan?! Yang ada kau yang menyusahkan,CHOI MINHO SAYANG!” ucap Suzy dengan penekanan di kata-kata terakhir…

“Ya,memang aku menyusahkan~” timpal Minho. Kemudian ia menoleh ke arah tenda untuk memastikan Minsu masih mencari PSP miliknya di dalam tenda… padahal PSP milik Minho berada pada jok belakang mobil…

“Ada apa?” tanya Suzy bingung,ketika melihat Minho menoleh ke arah tenda…

“Ani,geunyang—“ belum sempat Minho melanjutkan kata-kata terakhirnya,Suzy sudah mengecup sekilas bibir Minho…

“kau memang menyebalkan. Tapi itu yang membuatku menyukaimu.” Ucap Suzy… kedua tangannya meraih wajah Minho.

Minho tersenyum kecil… ia melepaskan kedua tangan Suzy yang berada pada kedua pipinya. Di genggamnya dengan erat pergelangan lengan Suzy. “Kau juga menyebalkan. Tapi mungkin,aku yang lebih menyebalkan,hem?” ucap Minho… Ia mendekatkan wajahnya ke arah Suzy,dan mengecup perlahan bibir Suzy… Suzy tersenyum tipis,dan menerima ciuman hangat dari suaminya itu.

“Appa—“ Minsu yang baru saja keluar dari tenda,berteriak ke arah Minho,tanpa menatapnya. “Kau membohongiku! PSP nya tidak ada di—“ Minsu berlari ke arah Minho dan Suzy,kemudian memeluk erat kedua appa dan eomma nya itu.

“uuh~” ucap Suzy tersentak,ketika Minsu memeluknya dan Minho. Ia melepaskan ciuman dari Minho…

“haha…” Tawa Minho… tanpa ada sebab(?) ia memeluk Minsu dan Suzy dengan erat. “Kalian—Kalian sangat berarti dalam hidupku,aku menyangi kaliaaaan~” teriak Minho…

Sedangkan Suzy dan Minsu hanya mampu tertawa kecil… “Aku juga menyayangi mu,tuan Choi~” sambung Suzy.

“na do!” timpal Minsu…

END

HAIIII’-‘)/ setelah lama(?) aku gak post FF._. wkwkwk… maaf yaaa~

Aku sibuk bgt sama sekolah-..- susah cari waktu kosong. Ini pun aku buat FF karna tiba2 ada ide nyasar(?)

 

Aku bingung maau ngomong apalagi-_- RCL yaaa~❤

 

33 thoughts on “Vacation [Drabble]

  1. Huaaaaa… Keyeeeeeeenn… So sweet banget.. Suzy minho minsu.. Kuq minsu ga d kasi adek… Kkkkkk.. (?).. Ntar di MAMA gmn y? D tunggu another part.. Fighting!!

  2. Kyaaa…daebak..daebak😀
    MinZy so sweet bengeeet..kekee
    Waduh..Minsu ngeganggu eomma n appa’a mulu deh..selalu muncul pas MinZy lgi kiss😀
    Ckckck..banyak bgt kiss scene’a.. i like it..like it..like it #yadongmodeon😀
    Saeng..ff’a slalu daebak deh🙂

    Ditunggu ff slanjut’a ^^

  3. auouo so sweet bgt momment minzynya, jd meleleh bacanya x_x ditunggu sequelnya yg ceritanya minzy bawa minsu ke hongkong nisa ^^

  4. Sumpah minzy bikin envy . Dari awal sampe akhir kissing mulu haha . Tapi aku suka😀 . Aigoo minsu masih kecil tapi udah liat kissing pasti kalau udah besar jago tuh kissing sama cewe sama kaya appa ‘y si minho hehe

  5. Kyaaa.. kerenn, sayang aq blm baca secret marriage yg part 9 thor😦 nunggu Passwordnya blm dikasih2 ..huhuhu.. semangat terrus yaaa.. suka minzy couple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s