[Freelance] So tired to loving you

Title                       : So tired to loving you
author                    : Choi elga
Fb                           : Cheamy_unique@yahoo.com
Twitter                   : @helgaveronica91
Main Cast              :
  • Bae Suzy
  • Shin Won Ho

Minor cast              :

  • Ok Taecyon
  • Jung Krystal

Length : Oneshoot
Genre : Romance

DISCLAIMER : ALL OF THEM is my special cast, especially Cho Kyuhyun,nae nampyeon :D(plak!) and this story is MINE! PLAGIAT? Mind to go? *kejam?!* Well, mungkin. Tapi aku udah pernah berurusan sama plagiat dan aku nggak mau berurusan lagi* DON’T COPY PASTE WITHOUT PERMISSION
 
Anyeong haseyo chingudeul, ini FF pertama aku di blog ini. Hoho :0
oia, sebelumnyaaku mau say thanks dulu buad Say A yang uda mau nyempatin baca FF gaje aku ini
*****happy reading all****** 

“Cinta”
kata yang aku sendiri sulit untuk menguraikannya dengan kata-kata saja,
yang aku tau jika kita menemukan orang yang tepat maka kita akan dapat meraih kebahagiian itu

*Bae Suzy*
 
Jika aku mempunyai hak untuk memilih,
maka mencintaimu adalah pilihanku

*Shin Won Ho*
 
Tetaplah disampingku dan hanya menatapku saja,
karena yang aku yakini adalah
jika hanya aku yang bisa membuatmu bahagia dan tersenyum
*Ok Taecyon*
Mencintaimu membuatku Gila dan berubah menjadi orang yang ambisius.
Tapi hanya 1 hal yang perlu kau tau
Cintaku padamu bukan Cinta yang egois
*Jung Krystal*
#Suzy PovHari in adalah awal musim panas di korea. Aku sangat menyukai musim panas dan musim semi, karena bagiku pada musim itu kita dapat bebas beraktifitas tanpa harus memakai jaket yang super tebal.
Huh !! Itu sangat menyebalkan bagiku. 

Hari ini aku sudah memutuskan untuk nekat menyatakan perasaanku pada Namja yang aku sukai sejak lama, dia adalah Shin Won Ho sunbae.

Sepulang sekolah aku berlari menghampirinya ke atap gedung sekolah. Karena sudah sering menguntitnya aku tau apa saja kebiasaannya, Kekeke… Itu sangat menguntungkan bukan?

Nah !!
Itu dia namja yang ku sukai, dia sedang tertidur di kursi panjang yang ada di atap gedung ini dan memakai headset yang selalu di pakainya pergi kemana-mana. Aku memberanikan diri mendekatinya dan membangunkannya. Dia duduk terbangun dan menatap wajahku dengan tatapan datarnya.

“oppa, naen johahae (aku menyukaimu), jadilah namjachinguku,” ujarku cepat seraya menundukkan kepalaku. Aku malu?? Tentu saja, sepanjang usia ku baru kali ini aku menyatakan cinta pada namja yang ku sukai dan aku sudah membuang semua gengsiku demi mengatakan 2 kata itu saja ‘naen johahae’.

“aku sudah mempunyai yeojachingu,” jawabnya datar dan kembali tidur.
Tentu saja aku tahu jika akan terjadi hal seperti ini, karena setiap kali dia menolak yeoja alasannya pasti karena dia sudah mempunyai yeojachingu. Jung Krystal adalah yeoja yang beruntung karena tidak sedikit pun Shin won oppa berniat selingkuh darinya.

“gwenchana, aku ralat kata-kataku tadi,” ujarku tegas padanya. Namja itu hanya menatapku sesaat dan kembali mengacuhkanku lagi.
Sakit?? Tentu saja itu sangat menyakitkan jika namja yang kau sukai tidak memandangmu sedikitpun.

“oppa, naen johahae, jadikan lah aku selingkuhanmu, jeball. Akan sangat tidak adil jika kau tidak memberikan sedikit kesempatan padaku,” aku memohon dengan wajah super memelas padanya.

“mwo?? Neo michieoso??”
dia terbangun kaget ketika mendengar ucapanku tadi.
Hah !! Tentu saja dia kaget, Aku sendiri saja kaget mendengar ucapanku tadi yang amat sangat di luar pemikiranku itu.

“jeball oppa, beri aku kesampatan. Aku tidak mau kalah sebelum berperang, jeball.. Jeball,” ujarku dengan tampang super memelas dan mengguncang-guncangkan bahunya.

“yak !! Bae Suzy, bukannya kau pacarnya Yang Yeosob,eoh? Dia sekelasku pabbo,” teriaknya padaku. Cihh.. Bahkan dia mempercayai gosip murahan itu.
Memang susah jadi yeoja cantik sepertiku, selalu di terpa gosip yang tidak benar.

“ani.. Aku tidak pernah berpacaran dengannya, itu hanya gosip oppa. Dia menyukaiku tapi tidak denganku dan aku sudah menolaknya,”

“aishh.. Kau tau aku sudah berpacaran dengan krystal kan? Kurasa kau lupa meminum obatmu tadi pagi,” ujarnya padaku.
Cih.. Mengapa dia harus mengingatkan krystal?? Yeoja itu tidak sebaik yang kau kira oppa, bahkan dia lebih menakutkan dari Gumiho.

“yak !! Aku masih waras oppa. jeball oppa, yayayaa.. Jadikan aku selingkuhanmu,” bujukku padanya. Wah !! Untungnya aku cukup dekat dengan Shin won oppa, jadi hal yang memalukan seperti ini bisa ak pastikan tidak akan pernah menyebar luas.

“shireo !! Aku sudah menganggapmu seperti dongsaengku sendiri,”

“aku tidak mau jadi donsaengmu,jeball oppa. Satu kesempatan saja, yayyaa, jeball,” bujukku lagi padanya.

“kenapa kau menyukaiku??” tanyanya datar padaku dan kemudian dia menatapku intens. Jantungku sudah mau copot ketika dia menatapku se-lembut itu. Uahh !! Neomu-neumo johahae oppa.

“molla.. Hanya saja ketika tidak melihatmu rasanya aku tidak bisa bernafas dan pada saat aku hanya bisa memandangmu dari kejahuan itu merupakan hal yang menyakitkan lagi, keundae yang lebih membuatku ingin mati lagi pada saat berada di dekatmu namun aku sadar tidak bisa memilikimu,” ujarku lirih dan menunduk.
Yahh, memang begitulah yang aku rasakan selama ini. Sakitt.. Ketika menyadari aku tidak bisa memilikinya.

“apa kau yakin ingin jadi selingkuhanku?? Kau tau kan jadi nomor dua itu sama saja seperti bayangan dan kau tentu saja akan selalu ku nomor duakan dalam segala hal,”
aku mencoba tersenyum manis pada shin won oppa. Menampilkan mimik wajah seolah-olah itu bukan masalah yang sulit bagiku. Padahal aku sendiri saja ragu dengan permintaanku ini.

“aku tau oppa dan aku tidak keberatan, yang penting aku punya kesempatan berada di sisimu bukan sebagai teman tapi yeojachingumu walaupun harus di jadikan yang kedua,” ujarku lirih dan sedikit ragu. Ani.. Aku bahkan tidak yakin bisa menjalani kehidupan seperti ini. Aku tidak sekuat itu. Oettokhe?? Apa aku ralat saja kata-kataku ini sebelum semuanya terlambat?? Ahh.. Aku sangat bingung.

“geure, mulai hari ini kau jadi selingkuhanku dan kau sudah sah jadi yeojachinguku,”
aku tersenyum senang mendengar ucapan Shin won oppa dan kemudian aku memeluknya dan dia membalas pelukanku juga. Aku bahagia?? Tentu saja.

“Gomawo oppa,”

#Shin Won Povaku duduk termenung di kamarku. Aku rasa aku benar-benar sudah gila, bagaimana mungkin aku menerima penawaran suzy itu? Aishh.. Matilah aku.

Aku memang menyukai suzy, berada di dekatnya membuatku bahagia, keundae aku tidak pernah berpikir untuk berselingkuh dengannya.
Bagaimana kalau krystal tau?? Pasti dia akan mengadu lagi pada appanya.
Huh !! Mengapa hidupku sesulit ini??

“oppa, kau tidak menghubungiku seharian ini. Apa kau sudah melupakanku,eoh??” teriak krystal yang tiba-tiba saja memasuki kamarku.
Aishh.. Jinjja !! Tidak bisakah dia membiarkanku sedikit saja tenang dan menyendiri.

“apa aku harus mengirimmu pesan setiap jam?? Ayolah krys, jangan manja seperti itu,” ujarku ketus padanya.
Aku sangat malas bertemu dengannya hari ini, aku pikir rumah adalah tempat persembunyian yang aman. Huh !! Sepertinya dugaanku salah.

“manja?? Oppa, kau jahat sekali. Hikzz… Hikzz..” akhirnya tangisnya pun pecah.
Ahh.. Dia benar-benar sangat menyebalkan. Kalau bukan karena merasa kalau keluargaku berhutang budi pada keluarganya, aku tidak akan sudi menjadi Namjachingunya.

“yak !! Bisakah kau berhenti menangis?? Kau membuatku pusing. Kau piulang sajalah,” teriakku padanya. Aku berharap dia segera pulang agar aku bisa menenangkan pikiranku di kamarku ini.

“kau mengusirku oppa??” tanyanya kaget.

“nde, pulanglah. Aku ingin sendiri dulu,”

“kau akan menyesal telah mengatakan itu kepadaku oppa,” teriaknya seraya pergi dan membanting pintu kamarku kuat.
Cih.. Dia selalu bersikap seenaknya. Kita lihat saja nanti, pasti sebentar lagi dia akan mengadu pada appanya itu.

#taecyon PovHari ini sepertinya ada yang aneh pada suzy. Sepulang sekolah tadi dia kelihatan sangat bahagia. Bahkan dia sepertinya asik dengan pikirannya sendiri dan diam mengabaikanku yang duduk di sampingnya.

“yak !! Apa kau sudah gila,eoh?? Kau tiba-tiba datang ke rumahku dan berteriak jika hari ini adalah hari keberuntunganmu dan kau bukannya menceritakan perihal keberuntunganmu itu tapi malah hanya tersenyum-senyum saja sedari tadi,” teriakku padanya. Dia menatapku dengan senyuman manisnya itu.

“aigoo.. Oppa, kau tidak bisa melihatku senang,eoh?? Aku sangat bahagia hari ini. Nanti saja ku ceritakan padamu,”

“apa yang membuatmu bahagia?? Ceritakan padaku, palli,” tanyaku penasaran. Aku benar-benar ingin tahu apa masalah yang mengakibatkan dia menjadi sedikit aneh hari ini.

“kekeke.. Geure, kau memang sudah seharusnya tau mengenai hal ini. Oppa, aku sudah jadian dengan ho~ya oppa, uahh.. Bahagianya aku,” ujarnya senang. Aku terdiam seketika.

“ho~ya.. Nugu??” tanyaku. Aku memang tidak tau siapa namja itu.

“Shin Won Ho oppa, aku selalu memanggilnya Ho~ya oppa, biar tidak sama dengan yang lain. Kekeke,”

Aku menatapnya sendu. Apa dia sebahagia itu? Apa dia tidak merasakan aku juga sangat mencintainya? Mengapa dia tidak pernah menyadari akan kehadiranku? Apa artinya aku di matanya??
Berbagai pertanyaan berkecamuk di pikaranku.

Aku hanya tersenyum mendengar cerita suzy selanjutnya. Sejujurnya aku tidak bisa mengerti lagi apa ucapan suzy selanjutnya, karena rasa sakit yang mendadak yang ku rasakan ini.
Sakitt?? Tentu saja, aku pikir dia merasakan hal yang sama sepertiku karena menurutku hanya aku namja yang dekat dengannya, bahkan dia mengabaikan Junho dan Nickhun yang bertetangga dengannya.

Mungkin aku saja yang terlalu naif. Suzy itu Yeoja yang cantik, tentu saja banyak namja yang menyukainya.
Ahh.. Aku ingin sekali berteriak rasanya dadaku sangat sesak.

“oppa.. OPPA !!” teriaknya yang membuatku tersadar dari lamunanku.
Suzy menatapku marah.

“kau tidak mendengarkanku,eoh??” tanya nya lagi padak. Aku hanya tersenyum kecut.

“mainhae, coba ceritakan lagi apa yang kau katakan tadi? Aku tadi hanya sedikit melamun,” ujarku lirih. Suzy membuang mukanya. Haha.. Aku tau jika sudah seperti ini dia pasti ngambek.

“jangan marah, jika kau marah kau akan kelihatan jelek,” ujarku dan dia hanya pergi meninggalkanku.

“kau menyebalkan oppa,”

#Krystal PovHuaaa !! Wonnie oppa benar-benar sangat menyebalkan.
Bisa-biasnya dia mengabaikanku seperti ini. Aku sangat kesal.

Kamarku sudah seperti kapal pecah karena aku melempar semua barang-barang yang ada di kamarku. Aku tidak suka jika dia mengabaikanku seperti ini.
Aku mau dia selalu menomor satukan aku.
Jung krystal harus selalu menjadi nomor satu.

“krystal~ah, apa yang terjadi,eoh?? Mengapa kau menghancurkan kamarmu??” tanya omma padaku pada saat dia memasuki kamarku.

” aku benci wonnie oppa omma, dia mengatai aku anak manja dan mengusirku pulang dari rumahnya siang tadi,” ujarku pada omma. Omma hanya membelai rambutku lembut dan kemudian aku menangis di pelukan omma.

“apa kau sangat mencintainya? Omma ragu kalau dia juga memiliki perasaan yang sama denganmu?”

“nde, omma. Aku sangat mencintainya, aku bahkan tidak yakin bisa hidup tanpanya,”
yah, aku sangat mencintai namja yang tidak pernah mencintaiku itu. Aku bahkan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Aku juga tahu kalau dia sama sekali tidak menyukaiku, bahkan selama 2 tahun kami berpacaran dia sama sekali tidak pernah membuka hatinya padaku.

“keundae mencintai seseorang tidak harus memilikinya chagiya, omma rasa kau terlalu berambisi untuk mendapatkannya, itu bukan cinta chagiya,”

#Shin won PovAku termenung di atap gedung sekolah ini lagi. Di sini lah tempat yang nyaman untukku menyendiri dan aku tau tidak akan ada orang yang mengetahuiku di sini. Aku rasa semua murid di sini lebih memilih menghabiskan waktu istirahatnya di kantin atau taman sekolah.

Aku teringat kejadian semalam. Appa memarahiku karena telah membuat Krystal menangis, cih.. Aku bahkan merasa anak appa itu krystal bukan aku. Mengapa takdirku seperti ini? Terlahir ke bumi hanya untuk membalas hutang budi appaku saja.

“Oppa,” pangil suzy. Aku tersenyum menatapnya dan dia duduk di sebelahku.

“ige ! Bekal makan siangmu, aku yang memasaknya sendiri. Ini adalah bekal makan siang penuh cinta dari bae suzy untukmu,”
aku hanya tertawa mendengar ucapannya yang sedikit berlebihan itu.

“mashitta.. Wahh suzy~ah, kau sudah bisa di jadikan chef, masakanmu benar-benar enak,” ujarku padanya dan dia pun tersenyum lebar mendengar ucapanku.
Pujianku itu benar-benar tulus. Bekal buatannya ini benar-benar sangat enak.

“jinjjayo?? Kekeke.. Aku sudah tau itu, kau orang ke 956 yang mengatakan itu padaku,”

“yak !! Kau memasak untuk siapa saja,eoh?? Aishh.. Jinjja, kau menyebalkan,” ujarku sedikit tidak rela. Entahlah, aku hanya selalu ingin jadi yang pertama untuknya. Egois?? Aku tidak peduli itu. Untuk sesaat ini aku hanya ingin bahagia bersama yeoja yang ku suka.

“kekeke.. Aku hanya bercanda oppa, aku belum pernah memasak sebelumnya. Semalam aku minta di ajarin memasak dengan omma, karena aku merasa kemampuanku sudah lumayan, maka tadi pagi aku membuat ini bekal ini padamu,”
aku tersenyum senang mendengar ucapannya. Aigoo.. Jangan buat aku semakin mencintainya Tuhan, karena aku tau aku tidak akan bisa meraihnya ke dalam hidupku. Aku tidak mau dia semakin terluka.

“chagiya, bagaimana kalau nanti pulang sekolah kita kencan? Kau tunggu aku di sini saja,eoh? Aku harus mengantar pulang Krystal terlebih dahulu,”

“jinjja?? Nde, aku akan menunggumu oppa,”

#suzy povsudah 3 jam lebih aku menunggu ho~ya oppa di sini, keundae mengapa dia tidak datang juga? Aku bahkan sudah menghubungi ponselnya tapi malah tidak aktif.

Aku menatap langit dari atas atap gedung sekolah. Memang seharusnya seperti ini kan?? Aku akan selalu menjadi nomor 2. Suzy~ah kau pasti bisa bertahan. Hwaiting !!

Aku memutuskan untuk pulang saja, rasanya aku terlalu lelah untuk menantinya. Dadaku sesak dan hatiku sakit, keundae aku mana boleh protes. Bukankah ini mauku sendiri?? Ani.. Aku tidak mau jadi nomor 2 ho~ya oppa. Ini sangat menyakitkan.

Entah sejak kapan air mataku sudah jatuh mengalir di wajahku. Aku berjalan menunduk agar tidak ada yang melihatku yang tampak sangat menyedihkan ini.
Bruukkkkkk

Aku jatuh terduduk ketika aku menabrak orang yang berjalan di depanku.
hikz..hikz.. Tangisku pun pecah karena aku sudah tidak kuat menahan rasa sakit ini.

“suzy~ah, gwenchana?? Mianhae aku menabrakmu,”
aku mendongakkan wajahku ke arah suara itu. Taecyon oppa?? Hikzz.. Aku berdiri dan memeluknya.

“waeyo?? Apakah kakimu sakit,eoh??” tanyanya panik. Aishh.. Aku rasa dia ini benar-benar pabbo, mana mungkin aku nangis karena jatuh seperti itu, bahkan aku tidak merasakan sakit ketika terjatuh tadi.

“hatiku sakit oppa, ini semua sangat menyakitkan. Aku tidak tau akan semenyakitkan ini rasanya,” ujarku menangis di pelukannya.

Untuk beberapa saat taecyon oppa hanya diam dan megelus-elus pundakku. Dia berusaha menenangkanku hingga aku pun berhenti menangis. Aku menatapnya sendu.

“kau sudah mendingan?? Sekarang ceritakanlah apa masalahnya?”

#Krystal PovSepulang sekolah wonnie oppa mengantarku pulang. Kali ini aku tidak akan membiarkannya meninggalkanku lagi. Sesampainya di rumah aku merengek-rengek padanya agar menemaniku belanja.

Wonnie oppa menerima permintaanku. Aku tahu pasti dia mau karena pada saat itu ada omma.

Tidak terasa sudah 4 jam lebih kami berjalan-jalan tak tentu arah seperti ini.

“oppa, aku lapar. Kita makan ne,” ajakku padanya. Haha.. Dan dia hanya menurutiku tanpa membantah sedikitpun ucapanku.

“kau tidak makan,eoh?? Kau hanya mengaduk-aduk jjangmyeonmu dari tadi oppa,” ujarku padanya.
Dia hanya mendesah pelan dan mengabaikan ucapanku lalu melirik jam tangannya lagi.

Cihh.. Sebosan itukah dia padaku hingga selalu melirik pada jam tangannya saja sedari tadi?? Apa dia sangat berharap waktu cepat berlalu agar dia bisa terlepas dariku? Hah ! Tidak semudah itu oppa.

“oppa, aku sangat kenyang. Bulgogi di cafe itu sangat enak. Kemana kita selanjutnya oppa??” tanyaku padanya. Dia menatapku marah. Cihh.. Apa peduliku?? Aku tidak akan pulang sebelum malam hari.

“yak !! Ini sudah sangat sore. Kapan kita akan pulang??” tanyanya marah padaku.

“molla.. Aku belum ingin pulang. Temani aku ke namsan tower oppa, aku sangat ingin kesana. Kau belum pernah mengajakku kesana kan?? Kajja,” ajakku seraya menarik tangannya. Aku tidak butuh persetujuan darinya bukan ! karena di sini akulah yang berkuasa.

Haha.. Aku tau dia sangat kesal padaku atau bahkan dia sangat membenciku. Mana aku peduli, yang aku tahu dia tidak akan pernah bisa meninggalkanku walaupun dia sangat membenciku.

Seharusnya aku sangat bersyukur karena dulu perusahaan Shin ahjussi pernah hampir mau bangkrut sehingga meminjam uang pada appaku. Dari sejak itulah keluarganya sangat berhutang budi pada keluargaku dan hal ini bisa aku manfaatkan sebaik mungkin.

#taecyon Pov“yak !! Michieoso? Kau memintanya untuk menjadikanmu selingkuhannys?? Apa tidak ada namja lain lagi di muka bumi ini sehingga kau melakukan hal bodoh seperti itu?” teriakku padanya.

Setelah suzy menjelaskan semua masalahnya, untuk sesaat aku jadi sangat emosi.
Bagaimana mungkin suzy bisa sebodoh ini? Dia itu cantik dan banyak namja yang mau padanya keundae mengapa dia mau melakukan semua ini??

Suzy hanya menunduk. Sepertinya dia sudah cukup tenang dan sudah tidak menangis seperti tadi lagi. Melihatnya menangis sudah membuatku hampir gila. Dadaku sesak dan hampir tidak bisa bernafas lagi.

“kau putuskan saja dia,” ujarku pelan. Suzy menatapku kaget.

“shireo !! Aku tidak mau oppa, oppa kumohon jangan melarangku berhubungan dengannya. Aku sangat menyukainya,jeball,” bujuknya padaku. Hatiku sakit ketika mengetahui suzy sangat mencintai namja berengsek itu.

“terserah padamu saja,”

 
* 6 bulan kemudian*
#Suzy PovSeiring berjalannya waktu aku sudah terbiasa dengan rasa sakit itu. Hal seperti 6 bulan yang lalu sangat sering terjadi. Bahkan pernah di saat kami kencan, dia tiba-tiba meminta maaf dan pergi meninggalkanku hanya untuk menemui yeojachingu sahnya itu.

Sakit?? Tentu saja aku masih merasakan sakitnya itu. Bahkan mungkin sekarang hatiku sudah sangat hancur berkeping-keping oleh karenannya. Tapi aku masih menerima semuanya dengan ikhlas karena ini adalah mauku sendiri bukan.

Untungnya ada taecyon oppa yang selalu berada di sampingku ketika aku sedang menangis, dia selalu bisa menghiburku di saat aku membutuhkannya. Mengapa aku tidak jatuh cinta pada taecyon oppa saja?? Kurasa aku akan bahagia jika bersamanya.

Lelah. Itulah kata yang tepat menggambarkan perasaanku saat ini. Keundae aku terlalu sangat mencintainya hingga tidak bisa melepaskannya.

“suzy~ah,” panggil yeosob oppa padaku. Ahh.. Aku sekarang sedang menemaninya di taman sekolah. Dia memintaku mengajari bahasa jepang yang tidak dia mengerti. Untungnya aku sangat pintar bahasa jepang hingga bisa mengajari pelajaran sunbaeku ini. Aku pintar bahasa jepang karena haelmoni ku asli jepang dan aku sering berlibur ke sana.

“kau melamun lagi, musseum irriya?” tanyanya seraya tersenyum manis padaku. Aku hanya membalas senyumannya itu dan memilih untuk tetap diam.

“kau tau mengapa aku suka sekali belajar bahasa jepang??” tanyanya padaku dan berpindah duduk di sampingku.

“molla.. Waeyo oppa?? Apa kau sebegitu menyukaiku hingga pura-pura belajar bahasa jepang agar dekat padaku,eoh?? ” tanyaku seraya tertawa. Lalu dia mencubiti pipiku dengan lembut. Kekeke.. Apa aku terlalu narsis??

“yak !! Appo,” teriakku padanya dan dia pun tertawa terbahak-bahak dan menghentikan cubitannya itu.

“kau terlalu percaya diri chagiya. Setelah aku lulus nanti aku akan debut sebagai penyanyi, makanya aku ingin sekali belajar bahasa jepang,” ujarnya dan menatapku lembut dan aku hanya tersenyum.

Yah, dia memang selalu memanggilku chagi, makanya di sekolah beredar gosip kalau namja ini adalah namjachinguku dan kami lebih memilih untuk tidak peduli pada gosip itu.

“omona.. Semua orang akan lari ketika mendengar suaramu oppa,” ejekku padanya dan dia hanya tertawa keras seraya mengelus rambutku.

“ige !! Kaset yang ku rekam sendiri. Aku memberi suara perdanaku padamu,”
aku menerima kasetnya dengan senang hati, sebenarnya aku tahu kalau suaranya itu sangat bagus karena aku sudah sering mendengar suaranya itu sebelumya.

Dari kejauhan aku melihat ho~ya oppa menatapku tajam, lalu dia berbalik pergi. Apa aku harus menemuinya?? Tapi entah kenapa aku hari ini sangat malas untuk bertemu dengannya. Aku hanya ingin beristirahat sebentar saja.

“Gomawo oppa, oppa aku harus pergi ke perpustakaan dulu ne, ada buku yang ingin ku pinjam. Naen kaelkhe,” ujarku padanya dan dia hanya mengangguk seraya tersenyum padaku.

Aku memutuskan untuk pergi menyusul ho~ya oppa. Aku sudah gila? Yah, itulah jawabannya. Bahkan aku tidak bisa meninggalkannya sebentar saja.

“oppa,” panggilku padanya. Dia hanya menoleh sebentar lalu memalingkan wajahnya lagi. Dia kenapa??

“waeyo?? Kau kelihatan sedang ada masalah? Apa kau berantem dengan appamu lagi?” tanyaku padanya.
Ne, ho~ya oppa sering sekali menceritakan masalahnya padaku.

Ho~ya oppa diam saja dan mengabaikanku. Aishh.. Dia ini kenapa?? Apa dia sedang berantem dengan yeojachingunya itu makanya dia sangat bad mood seperti ini?

“kau berantem dengan yeojachingumu itu??” tanyaku sedikit ketus.
Lihatlah ekspresi wajahnya itu, sekarang dia menatapku dengan tajam. Apa dia begitu mencintainya hingga sangat marah ketika aku menyebut yeojanya itu? Cihh.. Aku muak dengan sikapnya yang selalu mengutamakan yeojachingunya itu.

“geure, sepertinya kau lagi ingin sendiri untuk menenangkan dirimu, naen kaelkhe,” ujarku dan hendak pergi meninggalkannya. Sebelum aku berbalik dia menggenggam tanganku erat. Dia menatapku murka, ada apa? Dia tidak pernah seperti ini sebelumnya.

“neo !! Apa yang kau lakukan bersama yeosob di taman sekolah tadi? Tidak tau kah kau aku menunggumu di sini??” bentaknya padaku.

“obsoe, aku hanya mengajarinya bahasa jepang saja. Apa ada yang salah?” tanyaku ragu.

“kau bermesraan dengan namja itu tadi, kau tau kan dia sangat menyukaimu, jangan beri harapan kosong padanya suzy~ah,” ujarnya sedikit melembut.

“kau berlebihan oppa, sebelumnya kami juga selalu seperti ini, mengapa kau sekarang malah marah-marah seperti itu?” teriakku padanya. Dia benar-benar sangat aneh. Cihh… Kalau dia sedang bermasalah dengan yeojachingunya jangan melampiaskannya padaku.

“yak !! Kau itu yeojaku, milikku dan hanya untukku. Aku sudah muak dengan gosip yang mengatakan kalian pasangan serasi. Cihh.. Itu sangat menjijikkan,” ujarnya padaku.

Oppa, tidakkah kau sangat egois? Bahkan di saat seperti ini kau hanya memikirkan dirimu saja. Menyuruhku menjauhi semua namja sedangkan kau?? Hah !! Kau egois oppa batinku dalam hati.

“jauhi dia,” ujarnya penuh penekanan padaku. Aku menatapnya tajam.

“aku akan menjauhi yeosob oppa jika kau memutuskan krystal,”
dia mengeratkan tangannya dan menggenggam tanganku erat dan menghempaskanku ke dinding
#chuu~
dia menciumku kasar, aku mencoba memberontak tapi dia malah semakin merapatkan tubuhku padanya. Akhirnya aku menyerah dan membalasnya.

Aishh.. Aku rasa aku benar-benar sudah gila bukan, mudah sekali aku memaafkannya. Aku merasa air membasahi tanganku. Itu bukan air mataku, apa ho~ya oppa menangis?? Dia mengakhiri ciuman kami dan memelukku erat.

“kajima dan tetaplah di sampingku, aku membutuhkanmu chagiya” ujarnya pelan.

“oppa.. ” panggil seseorang dan kami pun serentak menoleh kearah suara.
Untuk sesaat aku terdiam membeku.

“Krystal~ah,”

#Shin won PovEmosiku tadi sangat memuncak ketika melihat kemesraan Suzy dan Yeosob di taman tadi. Aku tidak akan bisa jika suzy meninggalkanku. Ani.. Aku bisa mati tanpanya.

“kajima dan tetaplah di sampingku, aku membutuhkanmu chagiya,” ujarku lirih dan semakin memeluknya lebih erat lagi. Aku tidak akan bisa jika kehilangannya. Hanya suzy lah yeoja yang ku cintai dan yeoja yang bisa membuatku bahagia.

“Oppa,” panggil seseorang padaku. Suara itu ! Aku tau itu suara krystal, kami berbalik menatapnya.

“Krystal~ah,” guman suzy lirih dan aku masih bisa mendengarnya. Krystal berjalan mendekati kami dan
PLAKK

“neo !! Beraninya kau merebut wonnie oppa dari ku,” ujarnya setelah menampar suzy.

“yak !! Jangan sakiti dia, jika kau marah, marah saja padaku. Ini kesalahanku jangan kau limpahkan padanya,” bentakku pada Krystal. Krystal kaget mendengar bentakanku padanya.

“kau akan menyesal melakukan ini padaku oppa,” ujarnya seraya menangis dan berlari meninggalkan kami.
Aku lebih memilih mengabaikannya dan menatap suzy .

Aku merasa sesak ketika melihat pipi suzy yang memerah karena ulahku. Aku meyakitinya lagi, mianhae chagiya.

“gwenchana??” tanyaku padanya dan mengelus pipinya yang habis di tampar krystal tadi. Suzy masih terdiam kaku di tempatnya.

“mianhae aku menyakitimu lagi, kau tunggu di sini dulu ne, aku menyusul krystal dulu” ujarku meninggalkannya yang masi saja teriam kaku di tempatnya.

Awas kau krystal, aku akan membalas perbuatanmu. Cih.. Aku muak dengan tingkahnya itu.

Aku berlari mengejar Krystal yang sudah ada di parkiran mobil. Menurutku sebentar lagi dia akan pulang dan mengadu pada appanya lagi, bukankah itu yang selalu dia lakukan selama ini. Cihh.. Menjijikkan

“neo !! Jika kau berani menyakiti suzy lagi, maka kau akan terima akibatnya. Kita putus saja, aku sudah lelah denganmu” ujarku penuh penekanan di wajahnya dan pergi meninggalkannya.

Aku menghela nafas panjang, mungkin ini adalah yang terbaik untuk semuanya. Aku ingin meraih kebahagiaanku sendiri. Aku juga berhak untuk bahagia bukan??

Aku berlari cepat ke atap gedung untuk menemui suzy. Sesampainya aku di sana aku sangat kaget karena tidak dapat melihat suzy. Dimana dia? Aku mencarinya ke seluruh penjuru sekolah tapi aku juga tidak bisa menemukannya.
Ahhh.. Chagi, kajimaa. Aku membutuhkanmu.

#taecyon PovAku menatap nanar yeoja yang kucintai ini, dia baru saja tertidur lelah karena sehabis menangis tadi. Cihh.. Aku akan menghajar namja itu. Tidak akan aku biarkan namja berengsek itu menemui suzy lagi.

“suzy~ah,” teriak seorang namja di depan rumah suzy. Aku segera bergegas keluar rumahku dan menemui namja itu.

“neo ! Apa kau yang bernama Shin Won Ho,” tanyaku padanya.

“ne, nuguseo??” tanyanya bingung padaku.

Tanpa basa-basi aku langsung meninju wajahnya itu hingga dia jatuh terkapar di aspal.

“jauhi suzy,” aku sudah lelah melihatnya menangis selama 6 bulan ini karena ulah mu,” ujarku penuh emosi padanya. Namja itu berdiri dan menatapku tajam.

“andwae, aku tidak akan pernah melepaskannya dan kau tidak punya hak untuk mencampuri hubungan kami,”
aku mengepalkan kedua tanganku.

Akhirnya perkelahian antara kami berdua pun terjadi. Dia jatuh tersungkur di aspal. Cih.. Bahkan mengalahkanku saja dia tidak bisa. Bagaimana mungkin dia mau menjaga suzy.

#Shin Won Pov

Aku tidak tau sudah berapa lama aku tiak sadarkan diri. Ketika aku bangun aku sudah berada di rumah sakit dan melihat appa yang menatapku murka. Cih.. Yeoja manja itu pasti sudah mengadu lagi pada appanya.”apa yang kau lakukan wonnie? Kau tau krystal baru saja mencoba bunuh diri karena ulahmu. Tuan Jung sangat marah besar pada appa,” teriak appa padaku.

Aku baru saja siuman dan appaku langsung memarahiku. Bahkan dia lebih mengkhawatirkan krystal di bandingkan aku yang anaknya sendiri.

“aku hanya ingin bahagia appa, tidak bisakah aku meraih kebahagiaanku sendiri? Aku tidak mencintai krystal,” ujarku pada appa, aku berharap appa bisa memahami sedikit saja perasaaanku.

“setelah kau lulus sekolah, kau dan krystal aku segera bertunangan,” ujar appaku seraya meninggalkan kamar rumah sakit tempat aku di rawat.

Aku menghela nafas panjang, bagaimana hidupku selanjutnya? Mengapa namja itu tidak membunuhku saja tadi? Aku ingin mati saja daripada harus menjalani hidup seperti ini.
Suzy~ah bogoshipoyo, apa kau baik-baik saja chagiya?? Naen jeongmal bogoshipo

#taecyon Pov“oppa, apa yang kau lakukan pada Ho~ya oppa? kau sangat keterlaluan oppa. Aku harus melihat keadaannya,” ujar suzy seraya pergi meninggalkanku. Aku berlari mengejar suzy.

“kajima, tetaplah di sampingku. Naen saranghae, aku tidak tahan melihat namja itu selalu menyakitimu,” ujarku padanya. Aku menatapnya intens dan berharap dia bisa menerimaku dan melupakan namja itu.

“mianhae oppa, aku sangat mencintainya. Mianhae jeongmal mianheyo,” jawabnya dan pergi meninggalkanku.
Yah, kini dia benar-benar meninggalkanku.

#Krystal Pov

Setelah kondisiku agak baikan aku pergi menjenguk wonnie oppa. Ternyata dia masuk rumah sakit karena habis berantem. Dia ribut dengan siapa?? Ahh.. Itu tidak penting.”oppa,” panggilku padanya. Dia hanya diam dan menatapku penuh kebenciaan. Hatiku sangat sakit ketika tau dia sangat membenciku. Oppa,jeball.. Cobalah untuk mencintaiku.

“bagaimana keadaanmu oppa, kau baik-baik saja?” tanyaku lembut padanya.

“berhenti bersikap baik padaku. Aku tidak akan pernah setuju untuk bertunangan denganmu,” ujarnya penuh penekanan padaku.

Aku mengepalkan tanganku dan mencoba untuk menahan emosiku. Oppa, jangan membenciku. Hatiku sangat sakit jika kau membenciku seperti ini.

“kau tau?? Aku lebih baik mati daripada harus bertunangan denganmu,” ujarnya tepat menusuk ke ulu hatiku. Bagaimana bisa dia mengucapkan kata-kata yang sangat menyakitkan seperti itu.
Aku berlari meninggalkan ruangan ini.

Aku menangis di taman rumah sakit. Dia sangat membenciku? Tidak taukah kau oppa kalau aku benar-benar sangat mencintaimu?? Bahkan aku lebih baik mati daripada melihatmu dengan yeoja lain.

*3 hari kemudiaan*

#Suzy PovSelama 3 hari ini aku memilih untuk menenangkan diriku di pantai.

Taecyon oppa selalu menemanikun dan mengenai pernyataan cintanya padaku waktu itu, dia sudah menerima keputusanku.

Aku sangat merindukannya. Sudah 3 hari ini aku mematikan ponselku. Aku tidak tau kabar apapun tentangnya.

“kau merindukannya?” tanya taec oppa padaku. Aku tersenyum lembut padanya dan menatap kearah pantai lagi.

“temui lah dia jika kau merindukannya. Kau tau suzy kadangkala mencintai seseorang tidak harus memilikinya juga,” ujarnya lembut padaku. Aku masih saja tersenyum dan memilih diam saja, karena aku pun bingung mau menjawab apa.

“apa kau tau mengapa namja itu tidak bisa meninggalkan yeojachingunya itu?” tanyanya lagi padaku.

“molla.. Aku tidak pernah menanyakannya. Waeyo?? Apa kau sangat mengkhawatirkanku oppa?” tanyaku seraya tersenyum manis. Pertanyaan bodoh, tentu saja taec oppa sangat mengkhawatirkan keadaanku. Aku tahu dia sangat menyayangiku.

“apa aku harus menjawab pertanyaan bodoh itu?” ujarnya seraya menyindirku dan akupun hanya tertawa.

“kajja kita pulang. Ini sudah terlalu sore,”
aku menggenggam tangan taec oppa dengan erat dan kamipun tersenyum bersama.

Sesampainya di rumah aku melirik handphoneku. Aku menatap nanar ponselku dan entang mengapa aku tiba-tiba mengaktifkannya.

You touch my heart..baby.. touch.. Touch

baru saja aku mengaktifkan ponselku,
langsung ada panggilan dengan nomor baru.

“yeoboseo,” jawabku ragu.

“suzy~ssi, aku ommanya shin won ho, bisakah kau menemui aku? Ada hal penting yang ingin ku sampaikan padamu,”

“nde ahjumma,” entah mengapa hatiku tiba-tiba merasa tidak enak. Apa yang terjadi pada ho~ya oppa? Dia baik-baik saja kan?

“geure, aku akan mengirim alamtnya padamu, anyeong,”

aku mematikan ponselku dan embaca alamat yang di kirim oleh shin ahjumma.

Aku bergegas pergi secepatnya ke cafe yang di sebutkan oleh shin ahjumma. Ahjumma melambaikan tangannya padaku. Darimana dia mengenalku??

“suzy~ah, kau yeoja yang cantik. Pantas saja anakku sangat menyukaimu,” ujarnya sesaat ketika aku baru saja duduk.

Aku hanya diam dan bingung mau menjawab apa. Mengapa ommanya tau hubungan kami? Apa yang sebenarnya terjadi? Shin ahjumma hanya tersenyum manis melihatku.

“aku tahu bagaimana hubungan antara kau, putraku dan krystal. Putraku hanya mencintaimu suzy~ah, bukan krystal,”
pernyataan shin ahjumma membuatku terperangah.

“wonnie bersama krystal karena keluarga kami berhutan budi pada keluarga krystal. Wonnie harus mengorbankan perasaannya hanya untuk menebus hutang budi itu,” ujar Shin ahjumma seraya mengeluarkan cairan bening dari matanya sama sepertiku.

Aku selama ini salah paham padanya. Pabbo, kenapa tidak menjelaskan semuanya padaku? Kenapa memendam rasa sakitmu seorang diri oppa.

“suzy~ah, temui lah wonnie secara diam-diam malam ini. Sudah 4 hari ini dia terbaring lemah di rumah sakit. Dia menyiksa dirinya dengan tidak memakan atau meminum obat, aku sangat sakit melihat putraku menderita seperti itu, aku merasa sudah gagal menjadi orangtua,” isaknya semakin keras. Aku berdiri dari tempat dudukku dan beranjak untuk memeluknya.
Kami berdua berpelukkan saling menguatkan satu sama lainnya.

Setelah mengantar Shin ahjumma pulang, aku segera bergegas ke rumah sakit tempat ho~ya oppa di rawat. Shin ahjumma bilang malam ini tidak ada yang menjaga ho~ya oppa sampai besok siang, karena krystal biasanya datang di siang hari untuk menjenguk ho~ya oppa.

Aku menatap nanar pada ho~ya oppa yang berbaring lemah di kasurnya. Dia tampak sangat pucat dan kurus. Pabbo, kenapa menyiksa diri seperti ini??
Hikz.. Hikz.. Tangisku pun pecah.

“oppa,”

#Shin Won Pov“oppa,” panggil suara yang sangat ku rindukan selama ini, aku membuka mataku dan menatap lemah padanya. Aku tersenyum dan mencoba untuk bangu.

Badanku rasanya sangat lemah, bahkan untuk berdiri saja dan memeluknya aku tidak bisa. Aku hanya duduk di ranjangku dan menarik tangannya hingga dia terduduk di sampingku.

“uljima, aku tidak bisa melihatmu menangis,” ujarku lembut seraya menghapus airmatanya dengan kedua tanganku. Tangisnya bukan mereda malah semakin keras.

Aku merengkuhnya kedalam pelukanku, memelknya dengan erat hingga aku bisa mencium aroma khas suzy yang sangat ku rindukan beberapa hari ini.

Setelah kejadian di atap gedung itu, dia menghilang dari hadapanku. Dia mematikan ponselnya dan tidak pernah sekalipun menghubungiku. Aku rasanya mau gila karena mencarinya.

Rasanya aku tidak bisa bernafas dengan benar pada saat dia pergi dariku dan setalah kahadirannya secara tidak terduga malam ini, entah mengapa aku seperti mendapatkan oksigenku kembali.

“pabbo, mengapa tidak menceritakan semuanya padaku? Mengapa kau menyiksa dirimu sendiri dan membuat aku salah paham terhadap perasaanmu padaku,” ujarnya seraya terisak padaku. Aku melepaskan pelukanku dan menatapnya intens.

“kau tau darimana tentang masalah ini?” tanyanya sedikit kaget padaku.

“tadi ommamu datang menemuiku, dia menjelaskan semuanya padaku, ommamu sangat sedih melihat keadaanmu ini. Pabbo, kau menyiksa dirimu sendiri,eoh??”

“jinjja?? Aku senang kau ada di sini lagi, kajima, tetaplah di sampingku,” ujarku seraya memeluknya lagi.

“oppa, kau belum makan kan? Mau ku suapin?” tawarnya padaku. Tentu saja aku tidak akan menolaknya.

# Krystal povHatiku sangat sakit melihat wonnie oppa yang tampak mengenaskan seperti itu.

Malam ini aku memutuslkan untuk melihatnya sebentar. Hatiku sangat sakit melihat pandangan di ruangan ini.

Wonnie oppa dan suzy salin bercanda seraya menyuapi wonnie oppa. Mereka tampak bahagia. Apa aku harus mengalah?? Ani.. Aku tidak mau menderita sendiri. Mianhae oppa, aku tidak bisa sebaik itu.

Tidak berapa lama suzy keluar dari ruangan itu. Dia tampak kaget melihatku.

“krystal~ah,” panggilnya padaku yang terduduk kaku di kursi depan ruangan wonnie oppa.

“suzy~ah, aku tau kalian berdua sangat mencintai. Tapi aku juga tidak bisa melepas wonnie oppa untuk yeoja lain. Aku benar-benar sangat mencintainya suzy~ah,” ujarku lirih. Kemudiaan suzy duduk di sampingku.

“tidak bisakah kau melepas namja yang kau cintai itu untuk meraih kebahagiaanya?” tanyanya padaku. Aku menatapnya tajam.

“ani, aku tidak rela melihat dia bahagia sedangkan aku menderita sendiri. Itu akan lebih sangat menyakitkan lagi bagiku,” jawabku tegas. Dia menatapku nanar, cihh.. Apa dia sekarang mengasihani aku? Yah, aku memang yeoja yang menyedihkan.

“kau tinggalkanlah dia suzy~ah, serahkan dia padaku. Maka semua akan baikKbaik saja,” ujarku penuh kecaman padanya. Suzy menatapku kaget.

“apa maksud ucapanmu??”

“jika kau tetap keras kepala ingin bersama wonie oppa, maka aku akan mengambil alih semua harta keluarga Shin dan kau akan melihat keluarganya di jalanan besok. Semua pilihan ada di tanganmu,” ujarku penuh tekanan padanya.

“kau mengancamku?? Cihh.. Kau bahkan lebih menjijikkan dari yang ku pikir. Geure, beri aku waktu 3 hari untuk memulihkan keadaannya,” ujarnya padaku. Aku tersenyum senang.

“geure, setalh itu kau harus pergi dari hidupnya. 3 hari ini kau akan full bersamanya. Aku tidak akan mengganggy kalian,”

#Shin won PovAku mengerjap-ngerjapkan mataku, aku terbangun dari tidurku dan tersenyum menatap yeojaku yang tertidur pulas di pelukanku ini. Aku bahagia?? Tentu saja amat sangat bahagia. Aku ingin seperti ini selalu, bisa berada di sampingnya dan mendekapnya di pelukanku dengan erat.

“enghh,” suzy mengeliatkan badannya, perlahan-lahan matanya mulai terbuka, aku menatapny intens dan dia tersenyum lembut padaku.

“Morning Kiss,” ujarku seraya mengecup bibirnya. Dia hanya tertawa melihat kelakuanku.

“kau sudah lama bangun oppa? Kenapa tidak membangunkan aku juga?” tanyanya padaku. Aku hanya mendekap tubuh yeojaku ini di pelukanku dengan semakin erat.

“ani.. Jika aku membangunkanmu maka aku tidak bisa melihat wajah jelekmu itu di pada saat tidur,” ujarku seraya terkekeh pelan. Ani.. Aku bohong, yeojaku ini selalu tampil cantik dan mempesona, apalagi pada saat tidur, dia kelihatan seperti aegy saja.

“yak !! Apa yang kau katakan?? Isss.. !! Kau menyebalkan oppa,” ujarnya kesal. Kekeke.. Membuatnya kesal di pagi hari sangat menyenangkan.

Entah sudah berapa lama kami tidur saling bersedekap seperti ini. Aku enggan melepas pelukanku. Aku takut setelah ini dia akan pergi meninggalkanku hingga aku tidak bisa menggapainya lagi.

“Oppa, aku mau mandi dulu. Lepaskan pelukanmu,” ujarnya memecahkan keheningan antara kami tadi.

“shireoo.. Aku masih ingin seperti ini,” ujarku seraya makin memeluknya erat.

“yak..yak !! Sebentar lagi ommamu datang, palli oppa, aku mau beres-beres dulu,” bujuknya padaku. Aku pun melepasnya dan sangat cepat dia berlari ke kamar mandi. Untungnya kamarku ini ruangan VVIP, jadi semua fasilitasnya sangat mewah.

Aku termenung di ranjangku, aku sangat bahagia seperti ini. Bisa bersamanya adalah hal yang bisa membuatku bahagia. Tuhan, aku mohon angan jauhkan dia dari hidupku.
Aku ingin dia lah yang jadi masa depanku, anaeku dan ibu dari anak-anaku. Aku sangat mencintainya.

“kau sudah bangun wonnie,” suara omma memecahkan lamunanku. Omma tersenyum padaku dan aku membalas senyumannya.

“suzy eodiga?” tanya ommaku. Baru saja aku ingin menjawab. Tiba-tiba suzy keluar dengan rambut basahnya dan harum semerbak strawbery tercium dari arahnya. Yapz, khas tubuh suzy yang sangat kusukai.

“aigoo.. Kalian sudah seperti pengantin baru saja. Apa yang kalian lakukan semalam?” tanya omma seraya tersenyum dan meledek kami berdua. Suzy hanya menunduk menutupi wajah merahnya.

“omma, apa yang omma katakan. Kami tidak melakukan apapun,” protesku pada omma. Omma hanya tertawa cukup keras di ruangan ini. Aishh.. Ommaku ini benar-benar suka meledek aku.

“ahjumma, apa membawa sarapan buat ho~ya oppa?” tanya suzy seraya duduk di sebelah omma.

“nde, namjamu ini sudah tidak makan berhari-hari. Jadi pagi ini ommonim bawakan makanan bergizi untuknya dan untukmu,” ujar omma tersenyum lembut. Aku dan suzy kaget seketika.

“mulai hari ini panggil aku ommonim,nde?? Ujatnya lembut pada suzy.

#Suzy PovSudah cukup lama kami bercanda ria bersama ommonim, dan akhirnya ommonim pamit untuk pulang dan aku mengantarnya.

“ommonim, semalam aku bertemu krystal di sini,”
ommonim sangat kaget dan terdiam kaku di tempatnya.

“ommonim tenang saja, kali ini dia tidak akan mengadu pada appanya. Aku di izinkan untuk menemani ho~ya oppa selama Y hari tanpa kehadirannya di sini dan setelah itu aku harus meninggalkan ho~ya oppa,” ujarku lirih. Ommonim menggenggam tanganku lembut.

“apa kau yakin akan melakukan ini?”

“nde, aku tidak akan tega melihat kehancuran keluarga Shin hanya demi keegoisan cinta kami. Lagipula cinta tidak harus memiliki kan ommonim,” ujarku tersenyum kaku padanya. Hatiku sesak dan air matapun jatuh tanpa bisa ku bendung. Ommonim memelukku erat dan membelai rambutku.

“kau anak yang baik, ommonim harap kau bisa menemukan kebahagiaanmu,”

#taecyon Povsuzy menghubungiku dan menceritakan semua apa yang terjadi. Krystal itu benar-benar yeoja yang ambisius. Setelah mendengar cerita suzy aku menjadi berubah pikiran memandang ho~ya. Aku merasa sedikit kasihan padanya.

Hingga tanpa sadar aku sudah berdiri di depa ruangannya. Aku masuk dan melihat suzy tersenyum bahagia bersama namja itu. Akuu bahagia jika suzy bahagia.

“anyeong haseyo won ho~ssi,” sapaku pada mereka. Mereka tersenyum padaku.

“mianhae telah menghajarmu hingga babak belur seperti ini,”
aku tulus meminta maaf padanya. Karena sekarang aku sadar kesalahan bukan ada pada dirinya keundae yeoja yang bernama krystal itu lah dalang dari semuanya.

“gwenchana, aku senang karena masalah ini akhirnya suzy datang kembali padaku,” ujarnya seraya menggengam erat tangan suzy.

“oppa, kau duduklah di sini. Aku mau keluar dulu membeli novel,” ujar suzy dan menarik tanganku. Setelah itu dia pun pergi daru ruangan ini.

“bagaimana keadaanmu?” tanyaku padanya.

“gwenchana, i’m okay. Gomawo telah merelakan suzy untukku,” ujarnya dan tersenyum tulus. Aku membalas senyumannya.

“aku harap kalian bisa bahagia.

#Won Ho Pov

keadaanku sudah agak baikan, ani.. Aku sudah sehat 100% berkat ada suzy di sini.Aku senang selama 2 hari ini krystal tidak datang mengganggu kami.

Suzy naik keatas ranjangku. Dia duduk dan menyandarkan bahunya padaku serta menggenggam tanganku erat.

“oppa, berjanjilah satu hal padaku,” ujarnya lirih. Aku tersenyum dan membalas genggamannya tu lebih erat lagi.

“nde, kau mau aku berjanji apa padaku chagiya?” tanyaku lembut padanya.

“berjanjilah jika aku tidak ada di sampingmu, kau akan hidup dengan baik-baik saja. Jangan pernah melakukan hal bodoh seperti ini oppa. Kau harus bahagia walau tanpaku di sisimu” ujarnya padaku dan semakin erat menggenggam tanganku. Aneh?? Kenapa dia mengatakan hal seperti ini?

“shireo.. Kajima.. Jangan meninggalkanku sendiri chagiya. Aku tidak bisa hidup tanpamu,” ujarku seray menatap suzy langsung pada manik matanya.

“aku tidak akan meninggalkanmu oppa. Kau harus tahu kalau walaupun aku tidak berada di sampingmu tapi hatiku ini akan selalu berdetak untukmu. Jadi kumohon berjanjilah padaku oppa, jeball,” bujuknya lagi padaku.

“geure, aku berjanji padamu chagiya, lebih baik mari kita tidur saja. Kajja” ajakku padanya.

Suzy tidur di pelukanku dan aku mendekapnya sangat erat. Hingga akhirnya akupun terlelap.

Hari ini aku di izinkan pulang. Sedari tadi suzy tidak tampak juga batang hidungnya. Padahal tadi dia berpamitan hanya keluar sebentar. Aku menatap pintu cemas, sudah 2 jam lebih dia tidak kembali.

“kau sudah siap untuk pulang ho~ya?” tanya omma padaku. Aku sedikit kaget karena omma memanggil namaku seperti suzy.

“ani.. Aku menunggu suzy, sudah 2 jam lebih dia tidak muncul-muncul juga omma,” ujarku pada omma. Aku menatap omma, omma hanya terisak pelan. Apa yang terjadi??

“suzy sudah pergi. Tadi dia sudah berpamitan pada omma,” ujar ommaku seraya memelukku yang terdiam. Aku terdiam kaku.

Kemudian omma menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Krystal~ah, mengapa kau kejam sekali?? Kau bahkan dengan sangat kejam membunuhku secara pelan-pelan.

“pesawatnya take off 20 menit lagi, kau kejarlah dia, semoga ini semua belum terlambat,” ujar omma padaku. Aku tersenyum pada omma dan langsung bergegas berlari secepat yang aku bisa.

                        #Taecyon Pov“kau yakin akan melakukan ini? Meninggalkan ho~ya untuk yeoja ambisius seperti itu?” tanyaku lagi pada suzy.
Aku sekarang berada di bandara Incheon menemani Suzy yang akan pergi ke jepang.

“nde, itu yang terbaik untuk semuanya. Aku berharap semuanya akan berakhir bahagia,” ujarnya lirih.
Cihh.. Sok kuat, aku bahkan yakin sesampainya dia di pesawat dia pasti akan menangis.

“apa aku perlu ikut ke jepang untuk menemanimu?” tanyaku padanya. Aku sedikit khawatir untuk beberapa bulan ke depan dia akan sedikit terpuruk.

“ani.. Kau di sini saja oppa, aku ingin memulai hidup baruku di jepang. Jadi berhentilah mengikutiku. Aku akan baik-baik saja,” jawabnya seraya tersenyum manis.

“kapan kau akan kembali ke korea?”

“molla.. Setelah aku siap dan bisa menata hatiku kembali, maka aku akan kembali ke sini menjadi orang yang baru lagi,”
aku menatapnya sendu. Sementara suzy hanya tersenyum kaku padaku.

Aku menghela nafas panjang dan kami pun terdiam sejenak. Kami sibuk dengan pikiran kami masing-masing.

“aku harus pergi oppa, pesawatku sudah akan take off,” ujarnya memecahkan keheningan kami.

Aku tersenyum padanya dan memeluknya erat. Yah, ini pelukan perpisahan kami. Entah kapan aku bisa bertemu dengannya lagi.

“aku harap kau bisa bahagia, carilah kebahagiaanmu di sana dan jangan lama-lama terpuruk karena masalah ini,” ujarku padanya, dia hanya tersenyum padaku dan bergegas pergi meninggalkanku secara perlahan-lahan.

                        #Shin Won Pov

aku berlari secepat mungkin, aku melirik jam tanganku. 10 menit lagi, semoga aku belum terlambat. Tuhan, jangan pisahkan kami.

Aku mencari suzy di seluruh penjuru bandara. Aku frustasi karena tidak melihat dia dimana-mana.

“suzy~ah..” teriakku frustasi. Aku menangis. Yah.. Aku tidak tau sejak kapan aku menangis.

Aku merasa seseorang dari belakang memegang pundakku. Aku terdiam kaku dan berbalik menatap orang yang menyentuh pundakku.

Dia..dia.. Taecyon hyung, dia tersenyum padaku.

“dia sudah pergi, jangan mencarinya lagi. Mungkin ini memang jalan takdir kalian untuk tidak bisa bersatu,” ujarnya lirih.

Aku terjatuh di tempatku berdiri. Suzy sudah pergi?? Dia akhirnya memilih untuk meninggalkanku.

“ahhhhhhh…..” teriakku di bandara ini. Aku tidak peduli semua mata menatapku aneh.

Aku menangis kencang, aku tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupanku selanjutnya tanpanya.

“ige, surat yang di berikan suzy untukmu sebelum dia pergi,” ujar taecyon hyung memberikan surat itu padaku. Ake menatapnya nanar, yah.. Dia menangis, dia menangis juga. Aku tahu jika dia juga merasa kehilangan sama sepertiku.

“kau harus kuat ho~ya, suzy melakukan ini semua agar kau bisa bahagia,” ujarnya seraya pergi meninggalkanku.

Aku terduduk di taman kota. Aku membuka surat yang di buat suzy untukku.

To : ho~ya oppa

anyeong oppa🙂
apa kau baik-baik saja??
oppa, aku berharap setelah kepergianku kau harus baik-baik saja ne.
Jangan terpuruk karena masalah ini oppa dan jangan pernah menyerah melawan cobaan di hidupmu ini oppa.
Aku tahu kau adalah namja yang kuat.
Oppa, berjanjilah Jangan pernah melakukan hal bodoh seperti kemarin itu lagi oppa.
Bangkitlah dari keterperukanmu oppa, aku tahu kau sangat kesal dengan masalah ini.
Cobalah memaafkan Krystal, dia hanya terlalu mencintaimu saja.
Bukalah hatimu untuknya.
Aku harap kalian bisa berbahagia.
Oppa
kau harus mengingat janjimu malam itu padaku ne.
Kau harus bisa bahagia walau tanpaku di sisimu.

Oppa
aku sangat bahagia bisa menjadi yeojachingumu untuk beberapa bulan ini. Kau harus ingat oppa, selama jantungku masih berdetak maka selama itu juga aku akan selalu ada di sampingmu secara kasat mata. Aku akan menemanimu di saat kau merasa sepi dan hampa, kau tidak pernah sendiri oppa.
Karena jantungku berdetak hanya untukmu.
Oppa saranghae jeongmal saranghaeyo.

PS : ingat janjimu oppa
aku berharap jika kita bertemu suatu saat nanti,
kita semua akan berakhir bahagia dan tidak ada air mata lagi.
Saranghanda ho~ya oppa.

Aku melipat surat suzy itu, aku menangis. Pabbo, mengapa kau mengambil keputusan tanpa meminta persetujuanku.

Nado saranghae chagiya, kau harus baik-baik saja ne di sana. Nadi. Selama jantungku masih berdetak. Selama itu juga aku akan selalu mencintaimu.
Tidak akan ada yeoja yang bisa menggantikanmu di hatiku.


*6 tahun kemudian*

@jepang 04.15 pm

“kau bahagia suzy~ah,” tanya tecyon padaku.

Aku dan taecyon oppa sekarang ini sedang duduk di taman kota di jepang. Menatap bunga sakura di musim semi.

“nde, tentu saja aku bahagia. Apa kau tidak melihat aku semakin cantik oppa?” tanyaku seraya tertawa pada taecyon oppa.

Taec oppa pun tertawa melihat tingkahku yang semakin narsi saja.

Aku sudah tampil lebih baik dari sebelumnya sekarang. Aku sudah menata hatiku dan menerima semua yan terjadi dalam hidupku.

Ne, aku sudah berhasil melewati hari-hari kelam tanpa ho~ya oppa di sisiku.

Oppa, aku harap kau baik-baik saja di sana ne, kau harus bahagia bersama krystal.

Kita memiliki cinta yang murni dan tulus meskipun kita tidak harus bisa saling memiliki.

Nde, aku sekarang sudah menerima takdirku. Aku sudah menerima fakta yang mengatakan kalau cinta memang tidak harus memiliki.

“apa kau sudah siap kembali ke korea,” tanya taec oppa padaku. Aku hanya tersenyum penuh makna padanya.
Dia menatapku tajam

kekekeke.. Kalau sudah seperti ini dia pasti memaksaku untuk menjawab peryanyaannya. Haha.. Tampangnya itu lucu sekali hingga membuatku ingin tertawa terbahak-bahak melihatnya.

“molla,” ujarku tertawa terbahak-bahak. Aku pun berlari neninggalkannya yang menatapku kesal.

“yak !! Bae suzy, jangan lari. Awas kau !! Aku akan membunuhmu,eoh !!”


THE END

kekekekeek..
Otte???dapat gag feelnya??
Hohoho..
Gimana pasangan Shin won ho & Suzy??
Mereka serasi gag??
RCL.. RCL.. RCL y chingu,
beri pendapat kalian tentang FF Oneshoot ini🙂

35 thoughts on “[Freelance] So tired to loving you

  1. kristal egois ammat sih >< kasian jga won ho
    ayo chingu ikin sequelnya masak won ho ma zy gag bersatu TT
    Taec oppa always setia aja kekekke sbgai oppa🙂

  2. hadeh, dari kemarin fic shinzy pasti endingnya gk bersatu atau MATI,,,,

    BTW krystal kok jht bgt di sini, gk rela juga suzy bisa terima taecyon tapi Shin gk terima krystal… Krystal gk kala cantik kok dari suzy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s