[Freelance] Secret Love *part 2*

Tittle                         :    Secret Love
Author                      :    Bae Hozy
Lenght                      :    Chaptered
Rating                      :    General
Genre                       :    Romance, Friendship
Main Cast                :

  • Suzy (Miss A)
  • Minho (SHINee)

Support Cast             :

  • Jiyoung (KARA)
  • Sulli (f(x))
  • Ji Eun (IU)
  • Myungsoo (INFINITE)
  • Lee Joon (MBLAQ)
  • And Others KPOP Idol

Happy Reading, Keep RCL^^

[PART 2]

Author POV

“ Apa maksudmu Sulli-ah? ” tanya Jieun.

“ Aku sudah tahu rencana kalian, ” jawab Sulli.

“ Rencana apa? ” tanya Onew.

“ Sudahlah Onew-ah jangan pura-pura bodoh. Lebih baik tidak usah kalian lakukan rencana kalian itu, kalian sudah tahu kan jawabanku apa, ” ucap Sulli.

“ Baiklah kalau begitu. Aku juga tidak ingin kelompok kita hancur hanya karena masalah seperti ini. Kalian sudah dengar kan perkataan Sulli tadi, jadi lebih baik sekarang kalian pulang saja, ” sahut Suzy kemudian.

Setelah Onew, Key, dan Jonghyun pulang tinggal lah Suzy dan Jieun di rumah Sulli.

“ Bagaimana kau bisa tau Sulli-ah? ” tanya Jieun.

“ Tentu saja aku tahu. Akhir-akhir ini Key sering sekali mengirim sms padaku, dan juga sikap kalian tadi membuatku tambah yakin kalau dia menyukaiku, ” jawab Sulli santai.

“ Tapi apa perkataanmu tadi tidak terlalu kejam Sulli-ah? ” tanya Jieun lagi.

“ Kalau aku jadi Sulli, aku pasti akan melakukan hal yang sama, ” sahut Suzy.

“ Kalau kau, aku sama sekali tidak heran Suzy-ah, ” ucap Jieun.

***

Sulli POV

Sebenarnya pagi ini aku malas sekali pergi ke sekolah. Aku malas jika harus bertemu dengan Key. Saat sampai di kelas, Jieun langsung berlari menghampiriku.

“ Waeyo? ” tanyaku.

“ Semua anak di kelas kita sudah tahu tentang masalah kau dan Key. ” Jawab Jieun panik.

“ Mwo!? Bagaimana mereka bisa tahu? ” tanyaku lagi.

“ Taemin yang menyebarkannya. Dia pasti tahu dari Key karena mereka kan teman dekat, ” jawab Jieun lagi.

“ Lagi-lagi namja sialan itu. Kenapa dia hobi sekali mengganggu hidupku. Awas saja kau LEE TAEMIN, ” ucapku sambil masuk ke dalam kelasku.

“ YA! Namja sialan apa maksudmu menyebarkan gosip itu hah!? ” teriakku.

“ Itu bukan gosip, tapi KENYATAAN, ” ucap Taemin dengan penuh penekanan di akhir kalimatnya.

“ KAU!!! ” aku pun berjalan ke arah Taemin bermaksud untuk menghajarnya, tapi tiba-tiba tanganku di tarik oleh Jieun.

“ Sudahlah Sulli-ah, kau juga yang dulu bilang jangan menghiraukan namja seperti dia, ” ucap Jieun.

“ Tapi mungkin sekali-sekali namja seperti dia harus diberi pelajaran, ” sahut Suzy, yang entah sejak kapan sudah berada di kelas ini.

“ Suzy-ah kau jangan ikut-ikutan, ” ucap Jieun sambil menarik tangaku dan Suzy keluar kelas.

***

Suzy POV

Saat aku hampir sampai di kelas, aku mendengar suara pertengkaran Sulli dan Taemin. Aku segera berlari menuju kelasku dan bertanya pada Jieun apa yang terjadi. Setelah aku mendengar cerita Jieun langsung saja aku ikut dalam pertengkaran mereka. Lalu Jieun menarik kami berdua menuju ke kantin.

“ Jieun-ah kenapa kau malah membawa kami ke kantin? ” tanya Sulli.

“ Ne, kenapa malah membawa kami ke kantin? Padahal aku ingin memberi namja itu pelajaran, ” sahutku.

*pletak* Jieun menjitak kepalaku.

“ YA appo! Kenapa kau menjitakku? ” teriakku pada Jieun

“ Yang ada masalah dengan Taemin itu Sulli, kenapa kau selalu ikut campur sih, ” ucap Jieun.

“ Aku kan hanya membela Sulli, lagi pula aku juga kesal dengan sikap namja itu, ” ucapku.

Tidak sengaja mataku menangkap sosok namja gila itu sedang memasuki kantin.

“ Damn! Kenapa harus bertemu dia disaat seperti ini sih, ” ucapku frustasi.

“ Nugu? ” tanya Sulli dan Jieun.

“ Lihat ke belakang kalian. Aduh dimana aku bisa bersembunyi? ” ucapku sambil menundukkan kepalaku berharap agar namja gila itu tidak mengenaliku.

“ Annyeong Suzy-ah, ” panggil namja itu yang membuatku merinding.

“ Jangan memanggilku sok akrab namja gila! Aku tidak mengenalmu, ” ucapku.

“ Sudah kubilang panggil aku Myungsoo-sunbae, Myungsoo-oppa juga boleh. Aku ini ketua Osis disini, masa kau tidak mengenalku, ” ucapnya.

“ Aku juga sudah bilang, aku tidak sudi memanggilmu sunbae apalagi oppa cih. Kau tidak akan menjadi ketua Osis lagi, aku yakin saat pemilihan ketua Osis nanti kau tidak akan menang, ” sahutku.

“ Apa kau yakin? ” tanya namja gila itu.

“ Ne aku yakin 100% ” jawabku.

“ Bagaimana kalau kita bertaruh? Yang kalah harus menuruti perintah yang menang, apapun itu, ” ucapnya.

“ Baiklah, aku terima, ” ucapku, lalu dia pergi meninggalkan kami.

“ Suzy-ah apa kau sudah gila? Berani sekali kau bertaruh seperti itu dengannya, ” ucap Sulli.

“ Memangnya kenapa? Aku yakin dia tidak akan menjadi ketua Osis lagi tahun ini, ” ucapku santai.

“ Bagaimana kalau dia jadi ketua Osis? Saat masih kelas X saja dia berhasil menjadi ketua Osis, apalagi sekarang ” sambung Jieun.

“ Sudahlah aku malas memikirkannya sekarang, ” balasku.

***

Jieun POV

Saat ini sedang berlangsung pelajaran biologi dan kami disuruh mengerjakan tugas secara berkelompok. Di kelompokku hanya aku, Suzy, dan Thunder yang bekerja sedangkan Sulli dan Key, mereka hanya diam. Mungkin Sulli merasa tidak nyaman dengan Key karena kejadian semalam.

“ YA! Sulli-ah, Key-ah kenapa kalian hanya diam? Cepat kalian bantu kami mengerjakan tugas ini. Jangan makan nilai buta kalian, ” ucap Suzy tiba-tiba.

“ Makan nilai buta? ” tanya Sulli.

“ Ne. Kalau orang yang sudah kerja bilangnya makan gaji buta, karena kita masih sekolah jadi makan nilai buta, ” jawab Suzy.

“ Terserah kau sajalah babo, ” sahutku.

“ YA! Jangan memanggilku babo, panggil aku yeppo saja, ” balas Suzy.

“ Kau itu memang yeppo, tapi otakmu itu sangat babo, ” jawabku.

“ Thunder-ah, coba lihat kelakuan istrimu, masa dia bilang aku babo. ” ucap Suzy pada Thunder.

*pletak* aku menjitak kepala Suzy.

“ Kau itu memang babo,” sahut Thunder.

“ Aish, suami istri sama saja, ” ucap Suzy sambil memanyunkan bibirnya.

Setelah itu Key dan Sulli mulai membantu mengerjakan tugas, walau kelihatan kalau Sulli masih merasa tidak nyaman dengan Key.

***

Author POV

Saat jam istirahat Suzy dan teman-temannya pergi ke kantin seperti biasa. Saat ingin mengambil makanan tidak sengaja tubuh Suzy bertabrakan dengan tubuh seorang namja.

“ Mianhae sunbae, ” ucap Suzy sambil menunduk, saat dia mendongakkan kepalanya dia melihat ternyata namja yang ditabraknya adalah Minho.

“ Ternyata kau, kalau begitu kutarik permintaan maafku tadi, ”ucap Suzy lagi.

“ YA! Walau bagaimanapun juga aku ini sunbaemu, bersikap sopan lah sedikit denganku, ” ucap Minho.

“ Cih bersikap sopan denganmu? Lupakan saja, ” balas Suzy santai sambil berjalan pergi, tapi tangannya ditarik oleh Minho.

“ YA! Apa yang kau lakukan? ” teriak Suzy.

“ Kau memang tidak pernah berubah ya, ” ucap minho sambil tersenyum dan mengacak-acak rambut Suzy, kemudian berlalu dari hadapan Suzy.

Saat Minho sudah pergi Suzy hanya bisa terdiam di tempatnya. Jantungnya berdetak dengan sangat cepat dan wajahnya juga memerah.

“ Suzy-ah gwencahana? Kenapa wajahmu memerah? ” tanya Jiyoung.

“ Ah aniyo, nan gwenchana, ” ucap Suzy sambil tersenyum.

***

Suzy POV

Saat aku sedang berada di depan kelasku, aku tidak sengaja melihat Minho yang sedang berduaan dengan seorang yeoja. Aku sangat cemburu melihatnya.

“ Kenapa Minho-sunbae berduaan dengan Yuri-sunbae? Padahal kan Minho-sunbae sudah punya Krystal, ” ucap Luna, salah satu teman sekelasku.

“ Krystal? Nugu? ” tanyaku padanya.

“ Ne Krystal. Dia adalah yeojachingu Minho-sunbae, dia adalah hoobae ku di SMP, ” jawab Luna.

“ Apa Minho-sunbae benar-benar selingkuh ya? Aku memang pernah dengar gosip kalau Minho-sunbae telah selingkuh dengan teman sekelasnya, ” sambung Luna.

DEG

Dadaku terasa sangat sesak setelah mendengar ucapan Luna tadi. Apa benar Minho adalah namja yang seperti itu? Padahal baru tadi aku bahagia dibuatnya, tapi sekarang aku sangat ingin mengangis dibuatnya. Minho tolong katakan kau bukan namja seperti itu, jebal.

***

Jiyoung POV

Saat memasuki kelas wajah Suzy terlihat sangat sedih, padahal tadi wajahnya terlihat sangat bahagia. Pasti ini ada hubungannya dengan Minho-sunbae, karena hanya Minho-sunbae yang bisa membuat Suzy tersenyum dan menangis dalam waktu singkat.

“ Suzy-ah kau kenapa? ” tanyaku.

“ Jiyoung-ah, Minho… dia.. ” ucap Suzy lalu menangis.

“ Minho-sunbae kenapa? ” tanyaku lagi.

“ Minho sudah punya yeojachingu, tapi ” jawab Suzy menggantung.

“ Tapi apa? ” tanyaku.

“ Dia berselingkuh dengan yeoja lain, dan aku melihatnya sendiri, dia sedang berduaan dengan seorang yeoja, ” ucap Suzy lagi.

“ Mwo!? Siapa yang bilang Minho-sunbae sudah punya yeojachingu? ” ucapku.

“ Luna. Dia bilang yeojachingu Minho adalah hoobae nya di SMP, dan yeoja yang bersamanya tadi adalah Yuri-sunbae teman sekelasnya sekaligus selingkuhannya, ” jawab Suzy lemas.

“ Sudahlah Suzy-ah jangan menangis lagi, ” ucapku.

“ Apa yang harus kulakukan Jiyoung-ah? Aku sangat menyukai Minho, tapi aku tidak mau terus-menerus menangis karena dia, ” ucap Suzy.

“ Lupakan saja dia Suzy-ah, kau harus bisa merelakannya. Masih banyak namja lain yang lebih baik dari pada dia, ” Jawabku.

“ Bagaimana caranya? Aku sudah sering berusaha melupakannya, tapi tetap tidak bisa Jiyoung-ah, ” balas Suzy.

“ Kau masih kurang berusaha Suzy-ah, ” sahutku.

“ Jadi apa yang harus kulakukan? ” tanyanya.

“ Bagaimana kalau kau mencoba berpacaran dengan namja lain? Mungkin pelan-pelan kau bisa melupakan Minho? ” tanyaku.

“ Mwo!? Pacaran? Dengan siapa? ” tanyanya balik.

“ Bagaiman dengan Myungsoo-sunbae? ” sahut Sulli tiba-tiba.

“ Mwo!? YA! Sejak kapan kalian disana? ” tanya Suzy pada Sulli dan Jieun.

“ Sejak tadi, ” jawab Sulli singkat.

“ Benar yang dikatakan Sulli, bagaimana kalau dengan Myungsoo-sunbae saja? ” sambung Jieun.

“ SHIREOOOOO ” teriak Suzy.

“ Kalau bukan dengan Myungsoo-sunbae jadi kau ingin pacaran dengan siapa? ” ucap Sulli.

“ Siapa saja asalkan jangan namja gila itu. Lagi pula dia tidak menyukaiku, ” sahut Suzy.

“ Kalau menurutku sih sepertinya dia menyukaimu Suzy-ah, kalau dia tidak menyukaimu untuk apa dia selalu mengganggumu dan membuat taruhan denganmu, ” ucap Sulli.

“ Itu tidak mungkin Sulli-ah, ” jawab Suzy.

“ Baiklah terserah kau saja, tapi kalau nanti kau sudah mendapatkan namjachingu langsung kabari kami ya, ” ucapku akhirnya.

***

Jiyoung POV

Saat pulang sekolah aku berjalan sendiri menuju parkiran karena Suzy sudah pulang terlebih dahulu bersama dengan Lee Joon-sunbae. Saat melewati kelas X.A tidak sengaja aku berpapasan dengan Gi Kwang, namja yang kusukai ketika kami masih sekelas di SMP dulu. Sejak kami masuk SMA kami jadi jarang bertemu karena kami berbeda kelas. Aku sangat senang melihatnya, tapi aku terlalu malu untuk menyapanya duluan.

“ Annyeong Jiyoung-ah, ” sapanya padaku sambil tersenyum.

Tiba-tiba jantungku menjadi abnormal ketika melihatnya tersenyum. Aku sangat merindukan senyum itu, rasanya seperti sudah lama sekali aku tidak melihatnya.

“ Annyeong Gi Kwang-ah, ” balasku sambil tersenyum juga.

“ Sudah lama ya kita tidak bertemu Jiyoung-ah. Bagaimana kelas barumu, apakah menyenangkan? ” tanyanya padaku.

“ Iya sudah lama kita tidak bertemu. Kelas baruku? Lumayan menyenangkan sih apalagi aku masih sekelas dengan Suzy. Bagaimana dengan kelas barumu? ” tanyaku balik.

“ Sebenarnya kelas baruku kurang menyenangkan karena tidak ada kau disana, ” ucapku dalam hati.

“ Kelasku juga lumayan menyenangkan sih, tapi masih kurang karena kau tidak ada disana. Baiklah aku duluan ya Jiyoung-ah, annyeong. ” balasnya lalu berlari pergi meninggalkaku.

Apakah aku tidak bermimpi? Benarkah Gi Kwang mengatakan bahwa kelasnya kurang menyenangkan karena aku tidak disana? Tuhan tolong katakan padaku bahwa ini bukan mimpi, karena ini terlalu membahagiakan untuk menjadi mimpi. Aku tidak bisa menahan senyumanku ketika mengingatnya mengatakan kalimat itu. Biarlah orang lain mengira aku gila karena senyum-senyum sendiri yang jelas aku sangat senang sekarang.

Suzy POV

Saat aku dan Lee Joon sampai di rumah, tidak sengaja mataku menangkap sosok namja tampan yang berada di seberang rumahku. Dia adalah Suho, tetanggaku  yang bersekolah di Jepang. Kami bersekolah di SMP yang sama, hanya saja saat SMA dia pindah bersekolah di Jepang. Dulu aku memang sempat menyukainya, tapi semenjak dia sekolah di Jepang kami tidak pernah bertemu dan aku jadi melupakannya. Sekarang dia bertambah tampan dan aku tidak bisa mengalihkan pandanganku darinya. Apakah aku akan menyukainya lagi dan melupakan Minho? Entahlah. Lebih baik aku menceritakan ini kepada Jiyoung, Jieun dan Sulli. Akupun berlari masuk ke dalam rumahku dan segera mengirim sms untuk Jiyoung, Jieun dan Sulli.

To : Jiyoung

To : Sulli

To : Jieun

Jiyoung-ah, Sulli-ah, Jieun-ah, aku rasa aku sudah menemukan namja yang aku sukai selain Minho.

From : Jiyoung

Nugu? Nugu? Nugu?

From : Sulli

Jinjja? Nugu?

From : Jieun

Myungsoo-sunbae?

To : Jiyoung

Dia adalah tetanggaku yang bersekolah di Jepang. Namanya Suho. Aku memang pernah menyukainya dulu.

To : Sulli

Namanya adalah Suho, dia adalah tetanggaku yang bersekolah di Jepang. Aku memang menyukainya dulu.

To : Jieun

YA! Kenapa namja gila itu terus sih? Kalau kau menyukainya ambil saja. Dia adalah Suho tetanggaku.

From : Jiyoung

Baguslah kalau kau sudah menemukan pengganti Minho. Aku jadi ingin melihat Suho. Kau harus memperlihatkannya nanti.

From : Sulli

Apakah Suho itu tampan? Aku ingin melihatnya.

From : Jieun

Kalau Myungsoo-sunbae mau denganku, aku sih mau saja. Tapi dia kan tidak mengenalku.

To : Jiyoung

Nanti aku akan memperlihatkannya saat kau ke rumahku.

To : Sulli

Tentu saja dia tampan. Kalau kau ke rumahku akan ku perlihatkan.

***

Author POV

Hari ini di Seoul Performing Art High School akan dilaksanakan pemilihan ketua Osis. Para calon ketua Osis akan turun tangan langsung memungut suara di setiap kelas yang telah ditentukan. Myungsoo mendapatkan tugas untuk memungut suara di kelas X. Tentu saja dia sangat senang memungut suara di kelas X, karena itu berarti dia bisa melihat Suzy di kelasnya. Myungsoo pun mulai memasuki kelas X dimulai dari kelas X H. Kini saatnya Myungsoo memungut suara di kelas X B, dia sengaja memungut suara di kelas X B paling terakhir, karena dia ingin menghitung semua hasil suara kelas X di depan Suzy.

Suzy POV

Hari ini di sekolahku akan dilakukan pemilihan ketua Osis. Aku sangat berharap namja gila itu kalah dalam pemilihan kali ini. Para calon ketua Osis akan turun tangan langsung memungut suara di setiap kelas yang telah ditentukan. Sialnya namja itu malah mendapatkan tugas memungut suara di kelas X, yang berarti dia yang akan memungut suara di kelasku. Setelah selesai memungut suara di kelas X lain barulah dia masuk ke kelasku. Ketika masuk ke kelasku dia melihat ke arahku dan tersenyum, aku hanya mengalihkan pandanganku pura-pura tidak melihatnya.

“ Annyeonghaseyo. Kita akan melakukan pemunguntan suara sekarang, yang namanya dipanggil silahkan maju ke depan dan memberikan suaranya.” Ucap namja gila itu.

“ Lee Jieun. ” panggilnya.

“ Jieun-ah, jangan pilih namja gila itu. ” ucapku pada Jieun.

“ Waeyo? Padahal aku ingin memilihnya. ” ucap Jieun.

“ YA! LEE JIEUN!. ” teriakku pada jieun.

“ Ne ne ne arasseo.” Balas Jieun sambil berjalan ke depan kelas.

“ Kang Jiyoung. ” panggilnya.

“ Jiyoung-ah, jangan pilih dia. ” ucapku pada Jiyoung.

“ Ne Suzy-ah. ” lalu Jiyoung maju ke depan memberikan suaranya.

“ Choi Sulli. ”

“ Jangan pilih dia Sulli-ah. ” ucapku pada Sulli.

“ Ne arasseo. ” ucap Sulli.

“ Bae Suzy. ” panggil namja itu yang membuatku merinding.

Aku pun maju ke depan untuk memilih calon ketua Osis, yang jelas aku tidak akan memilih namja gila itu.

“ Annyeong Suzy-ah, pilih aku ya. ” ucapnya padaku saat aku sudah di depan kelas.

“ Cih. jangan harap aku akan memilihmu namja gila. ” ucapku padanya.

Setelah seluruh siswa di kelasku memilih calon ketua Osis, kini saatnya menghitung suara dari seluruh kelas X. Kumohon jangan biarkan namja gila itu menang.

“ Baiklah kita akan menghitung perolehan suara dari seluruh kelas X. Suzy-ah bisa tolong bantu aku menghitungnya? ” ucap namja gila itu padaku.

“ Shireo namja gil.. eh maksudku baiklah Myungsoo-sunbae. ” ucapku setelah menyadari seluruh orang di dalam ruangan ini tengah menatapku.

Akhirnya akupun membantunya dengan SANGAT terpaksa. Dan kami pun menghitung suara dari seluruh kelas X. Dan hasilnya…

“ ANDWAEEE! MALDO ANDWAEEEE! ” teriakku tanpa sadar di depan kelas.

Semua orang kini menatapku heran, karena aku tiba-tiba berteriak di depan kelas. OMO eottokhae? Aku pun menatap ke arah Jiyoung, Jieun, dan Sulli, mereka hanya mengangkat bahu mereka.

“ Ehm maksudku chukkae sunbae. Hehe. ” ucapku sambil tertawa.

“ Gomawo Suzy-ah. ” ucapnya sambil tersenyum.

“ Baiklah terima kasih atas kerjasama kalian semua. Annyeong. ” ucapnya lalu keluar dari kelasku.

Aku pun langsung berlari menuju tempat dudukku. Aku sangat malu dengan kelakuanku sendiri. Dasar suzy babo.

“ Suzy-ah apa yang kau lakukan tadi? ” ucap Jiyoung padaku.

“ Nado molla Jiyoung-ah, ” ucapku padanya.

“Suzy-ah kira-kira di kelas XI dan kelas XII siapa yang menang ya? ” tanya Jieun padaku.

“ Molla. Semoga saja bukan namja gila itu. ” ucapku padanya.

“ OMO!!! ” ucap Sulli tiba-tiba.

“ Sulli-ah waeyo? ” tanya Jiyoung padanya.

“ Chinguku bilang di kelas XI dan XII pemenangnya adalah Myungsoo-sunbae. ” ucap Sulli.

“ MWO!? Eottokhae!? ” teriakku.

“ Suzy-ah bisa kita bicara sebentar? ” ucap seseorang dari luar kelas yang ternyata namja gila itu.

“ Aish eottokhae!? ” ucapku.

“ Temui saja dia dulu Suzy-ah. ” ucap Sulli.

Akupun pergi keluar kelas menemui namja gila itu.

“ Kau masih ingat taruhan kita kan Suzy-ah? ” tanyanya padaku.

“ N..ne waeyo? ” jawabku gugup.

“ Aku ingin menagih janjimu. Pemenang boleh meminta apapun pada yang kalah kan Suzy-ah? ” tanyanya padaku.

“ Aish ne. Apa maumu? ” ucapku padanya.

“ Aku punya 3 pilihan untukmu. Silahkan kau pilih sendiri. Pertama, jadilah pacarku. Kedua, aku akan memacarimu. Ketiga, kita akan pacaran. ” Ucapnya sambil tersenyum.

TBC…

Annyeong chingudeul!

Gimana part 2 nya? Gaje kan?

Aku bingung banget mau bkin kelanjutannyan gimana.

Atau aku udahin aja ya? #plakk

Itu semua tergantung reader.

Kalau banyak yang minta lanjutin, bakalan aku lanjutin.

Bye~

36 thoughts on “[Freelance] Secret Love *part 2*

  1. MyungsoO GUBRAK BUANGET dah..ada 3 pilihan tp,tetep aja satu tjuan..huagagagagagagaga
    lanjut dong thor
    aq ngarepnya MyungZy nOt MinZy..cz gak ada moment MinZy..wkwkwkwk

  2. YAAAAA!!! Myungsoo emank bener dah.. namja gila beneran.. pilihan 3 tpi intinya satu… Q ketawa guling2 bgitu bca part akhirny.. wkakaakka.. myungsoo gokil banget… ayo suzy terima aja sunbae mu yg gila itu… kekekekekke.. di tunggu next partny thor.. DAEBAK!!!!

  3. setuju sama usul sulli . Suzy jadian aja sama myungsoo nanti kan jadi myungzy #plak

    Kocak sama 3 pilihan myungsoo padahal inti’y sama🙂
    Lanjut dong author jebal
    Penasaran suzy nerima yang 1 , 2 , 3 dari pilihan myungsoo ??

  4. apa bner minho udh punya pacar??
    wah chukkae myungsoo kekekek, 3pilihan? hya pilihn ap itu tiga2nya sma semua kekeke
    suzy milih yang mana kekekkek lanjut

  5. Myungsoo maksa banget😄 hahaaaaa 3 pilihan tp intinya satu.
    Kira2 gimana reaksi Minho yah… Hmmm Suho jg blm dijelasin. Yaudah ditunggu lanjutannya yah thor, makin seru ceritanya. Fightiiiiiiiing~

  6. Klo suzy pacaran sama myungsoo aku finee…fine aja.
    Tapi,
    ini ada minho +Suho EXO.
    Klo udah ada EXO,
    saya bisa gila…
    Boleh saran ngga…
    Suzy sama D.O EXO aja….
    Ya…*maksa

  7. Huahaha
    aku ngakak pas baca 3 permintaan yg d tawarkan myungsoo
    3 kata beda tapi ini dan tujuannya sama aj ‘pacaran’
    lanjut chingu
    jangan lama-lama y🙂

  8. Lanjut donk, thor ^^
    Ckck..makin gokil aja..Myungsoo oppa ada” aja..itu kan sama aja😀
    MyungZy bakalan pacaran ya thor ^^
    Supaya skali” Minho opa yg cemburu..keke

    Next part jgn lama” ya thor, cz penasaran bgt🙂

  9. ketawa pas myungsoo ngasih pilihannya… maksa banget ya… wakakak
    lajut aja thor, klo setengah2 gak seru ah…
    ditunggu next part nya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s