Marriage *part 4*

Title : Marriage
Author : Ananda Yune
Main Cast :

  • Bae Suji ( Miss A )
  • Kim Jong In (EXO-k )
Genre : Romace, Comedy, and marriedlife
Length : Chapter.

Annyeong.. hehehe *nyengir*. mian kalo lama lagi, aku sibuk sama MOS, maklum skrng anak puti-abu2 gitu, hahhah…. aku ga ada waktu buat buka pc, ini baru buka langsung post. Seperti biasa, komen + like, no plagiat –HAPPY READING–

Author’s POV.

Seminggu kemudian. Suji sedang duduk di ruang tunggu untuk pengantin wanita. Ia sedang mencoba untuk tenang. Tarik nafas-hembusKan,sedari tadi suji sudah melakukan hal itu, tiba-tiba pintu terbuka dan zelo masuk ke ruang tunggu, berjalan mendekati suji dengan menangis.

” noona, maafkan aku karna tidak bisa menolongmu dari ide orang tua kita, aku sudah gagal menjadi adikmu, bagaimana . Ini noona ?? Hiks .. Hiks ” ucap zelo pelan seraya mengusap air matanya. Suji menatap zelo bangga, lalu memeluk zelo erat.

” zelo-ah, Gomawo, kau sangat perhatian, aku terharu melihatmu” ucap suji.

” setelah kau menikah, aku akan menolongmu dari kejahatan suamimu noona”

” geure,, dia memang jahat” lalu pintu terbuka, ayah suji datang menghampiri putri dan putranya.

” zelo, hentikan tangisanmu, namja itu harus kuat. Tidak seperti kau. Nanti kau belajar dari suami noonamu ini, Ara ?? Suji, Kkaja .. Pernikahannya mau dimulai” ucap appa suji seraya merangkul tangan anak perempuannya itu.

” noona, fighting! Kau masih punya aku” ucap zelo yang sudah menghentikan tangisannya.

” kau ikut tidak ? kau tidak mau melihat noona kesayanganmu ini menikah ?” tanya ayahnya.

” tentu saja aku akan melihatnya. Aku juga belum tahu wajah yang akan menjadi suami noonamu ini”

Zelo sudah berada di kursi  paling depan, jong in sudah berdiri di depan dengan wajah datar. Suji mulai melangkahkan kakinya memasuki ruangan pernikahan, terdengar siulan kecil dan bisikan dari teman-teman jong in maupun suji.

” suji, dia sangat beruntung menikah dengan namja seperti dia”

” siapa dia ? Di mana suji mengenalnya ? Di bukan anak kampus kitakan ?”

” wahh .. Namja itu sangat sexy, bagaimana menurutmu?”

” hebat juga jong in, dia bisa menikah dengan yeoja seimut dia, tsk. Bikin iri saja”

” dia bilang dia tidak pernah tertarik pada wanita ?! Tapi ini , dia malah menikah duluan”

” aku ingin kenalan dengan istri jong in itu”

Suji yang sedang berjalan di dekat hadirin bisa mendengar, dia hanya tersenyum kecil. Sekarang suji berdiri di samping jong in, mereka saling berangkulan tangan dan menghadap ke ayah jong in. Pendeta diganti dengan ayah jong in.

Setelah mereka mengucapkan kata-kata persetujuan pernikahan, mereka sekarang resmi menjadi suami istri. Wajah hadirin terlihat bahagia dengan senyuman lebar dan bertepuk tangan, sedangkan suji, Ia masih menyunggingkan senyum kecil, jong in ? Dia hanya menatap datar, tanpa memberikan senyuman tanda bahagia.

” senyumlah” ucap suji pelan dengan tersenyum sambil mencubit lengan jong in.

” shireo”

” kubilang senyum”

” shireo”

” kau tidak mau tersenyum ? Baiklah, aku akan bilang ke appa untuk tidak membelikan kau mobil” ucap suji sambil tersenyum lebar ke arah hadirin.

” kau tahu dari mana ?”

” itu tidak penting yang penting senyum, cepatlah” ucap suji sambil menendang kaki jong in, dengan spontan jong in tersenyum lebar ke arah hadirin.

” kau puas ?” tanya jong in tersenyum lebar

” kau harus tersenyum, sampai pesta ini selesai. Ara ?”

” kau ingin aku berakting seperti namja yang mencintaimu ? Baiklah” tiba-tiba jong in merangkul pinggul suji dan mendekatkan tubuh suji ke arahnya, Ia tersenyum sangat lebar mungkin ke arah hadirin, sedangkan suji hanya membulatkan matanya. Heran dengan sikap jong in.

” apa yang lakukan ?” tanya suji

” apa lagi ? Aku hanya memelukmu, kenapa ? Akukan suamimu ?!”

” tapi ini .. Aku tidak suka kau peluk”

” JONG IN, CIUM ISTRIMU ITU” teriak salah satu teman jong in, dan di setujui dengan yang lain.

” kau tidak akan melakukannyakan ?” tanya suji panik.

” eum ?” jong in mantap suji dengan polos.

” PPALI, JIKA KAU TIDAK MAU MENCIUM ISTRIMU, BIAR AKU SAJA YANG MENICUMANYA”

” LET  WE WATCH BOTH OF YOU SHARE A KISS”

” I’M LOOKING FOR IT”

” BAIKLAH, KALAU ITU KEINGINAN KALIAN, AKU TIDAK BISA MENOLAK” jong in menghadapkan suji padanya dan merangkul pinggang suji semakin erat.

” kau tidak akan melakukannya, tidak mungkin” suji mulai panik.

” mereka ingin melihat kita berciuman, kau tidak pernah berciuman ?”

” bukan begitu .. Hanya saja ,, aku ..”

” it’s ok, i also never do this before, let’s do it together” jong in mulai mendekatkan wajahnya ke suji. Suji berusaha mundur selangkah.

” kau .. Kau ..” ucapan suji terhenti jong in sudah menempelkan bibirnya ke bibir suji, tidak lama, hanya 1 detik, sebuah ciuman kilat yang berhasil membuat suji terdiam, dan menahan nafasnya.

” that’s it ??” tanya zelo angkat bicara. Suji menoleh ke arah  zelo. Tidak mengerti maksud ucapan zelo.

“LONGER AND HOTTER, jeballl”

” andwae, istriku ini malu membagikan kemesraan di depan banyak orang, iyakan chagi ??” tanya jong in. Suji hanya mengangguk mengiyakan.

*******

Suji dan jong in sedang bersama teman jong in, mereka bertanya bagimana mereka bisa bertemu ? Kenapa terburu-buru untuk menikah ?

” kalian bertemu di mana ?” tanya lu Han, sahabat jong in.

” di .. Perpustakaan” jawab suji. Jong in hanya menatap suji datar.

” perpustakaan ? Aku sudah berteman dengan selama 7 tahun, dan dia tidak pernah ke perpustakaan, jangankan perpustakaan, ke kampus saja jarang. Perpustakaan?”

” eumm .. Waktu itu, ingin meminjam uang pegawai di sana” jawab jong in.

” ohh begitu, kenapa kalian terburu-buru menikah ?” tanya lu Han lagi.

” aku sudah tidak sabar melakukan malam pertama” jawab jong in dengan di akhiri dengan tawa, lu han juga tertawa.

” aniyo, aniyo, malam pertama ? Yang benar saja ! Dia terlalu cinta padaku, jadi dia memaksa untuk menikah sekarang, begitu ..” ucap suji tanpa menatap jong in.

” benar, aku sangat mencintainya, aku tergila-gila padanya, walaupun dia tidak sexy, jika dia sexy, maka aku akan bertekuk lutut di hadapannya” dan di akhiri dengan ciuman jong in di pipi suji.

” ahh .. Kalian sangat romantis sekali, aku cemburu” ucap nanda (?) sambil tersenyum . *saya nyempil, ne ?*

” buat apa kau cemburu ?! Bukankah kau sudah punya aku ?” tanya lu Han.

” makanya, kau cepat nikahi aku, jika kau terlalu lama, aku akan menerima cinta dari Chanyeol itu. Ara ?” lu Han tersenyum senang.

” suji-ah, chukkae” ucap minyoung sambil memeluk suji.

” Gomawo”

” suamimu itu sangat tampan” ucap jia.

” kau tidak pernah bercerita tentangnya ?” tanya fei dan jong menatap suji.

” kau tidak pernah bercerita ke teman-temanmu tentang aku ?!” tanya jong in pura-pura bodoh, dan berhasil membuat suji kebingungan untuk menjawab.

” bukan begitu .. Aku ingin .. Eumm .. Itu .. Apa ya ?. Mengenalakan kalian, tapi tidak ada Waktu, kaukan selalu sibuk”

” ahh .. Kalian terlalu romantis, kalian selalu berangkulan tangan seperti ini ?? What a cute couple, they are” ucap minyoung bersemangat, lalu pergi meninggalkan suji dan jong in berdua.

” wahh .. Kau sangat pandai berakting, dari si muka datar menjadi bermuka ceria” ucap suji ketika semua teman mereka tidak ada di sekitar mereka.

” tsk, untuk kali in saja, aku bersikap romantis padamu”

” hoohh .. Aku juga tidak mengharap perlakuan romantismu”

” baguslah” ucap jong in tidak peduli. Appa jong in dan suji datang menghampiri mereka.

” tidak menyangka anak yeoja appa sudah menikah”

” kau juga” ucap appa jong in pada jong in. Hening.

” kalian mau bulan madu ke mana ?” tanya appa suji.

” eumm ? Kemana ya ?” pikir suji.

” tsk, buat apa bulan madu ? Tidak usah bulan madu” suji menatap jong in kesal.

” MWO ? Andwae, harus ada bulan madu. Aku ingin ke Jeju ? bagaimana ?”

” Bali ? Baiklah, besok kalian berangkat ke Jeju, , masalah hotel dan tiket biar appa yang urus, setelah ini kalian cepat pulang” ujar appa jong in.

” pulang Kemana ?” tanya suji.

” ke rumah kalian sendiri, nanti zelo yang mengantarkan kalian”

” kita tinggal berdua ?”

*******

Suji’s POV

Jong in menghentikan mobil appa, di depan sebuah rumah. Seharusnya zelo yang menyetir, karna zelo menyetir sangat lambat, maka jong in yang menyetir, hooh .. Dia benar-benar gila. Apakah Dia sadar sedang menyetir di tempat umum ? Tsk, dasar pembalap asal.

” noona, hyung .. Turunlah, ini rumah kalian” ucap zelo.

” bukan apartemen ?” tanya jong in.

” Ani, aku yang minta rumah , aku tidak suka tinggal di apatemen” aku keluar dari mobil dan membuka pagar dari rumah baruku ini. Rumah berwarna putih, tingkat dua, sekelilingnya penuh dengan tanaman, perfect, seperti keinginanku, hanya saja, rumah ini terlalu besar, that’s OK.

” di mana garasinya ? Jong in bertanya pada zelo.

” di situ hyung”jong in berjalan ke arah yang di tunjuk zelo, dan membuka pintu garasi. Tsk, dia mencari Mobilnyakan ? Seharusnya dia menurunkan bara-barang terlebih dahulu.

“ eoddiya ? percuma, appa belum membelikanmu mobil” teriakku seraya menurunkan koperku.

“ mwo ? wae ?” tanya jong in lalu berjalan menghampiriku.

“ sehabis pulang dari jeju, kau sendiri yang memilihnya”

“ jinja ?”

“ hemm.. cepat turunkan dan masukkan semua koper ini” ucapku lalu berjalan ke arah pintu utama.

“zelo-ah, malam ini kau menginap di sini saja, ne ?” usulku seraya membuka pintu utama.

“ aniyo… aku bukan menginap, tapi tinggal di sini” ucap zelo membuntutiku dari belakang.

“ MWO ? MWORAGO ?” tanyaku dan jong in bersamaan.

“ he.em.. appa bilang, aku akan tinggal bersamaa kalian, daripada di rumah mengganggu kemesraan appa.. katanya appa begitu” zelo menjatuhkan dirinya di sofa.

“ ya, jika kau tinggal di sini, kau akan mengganggu kemesraanku dan noonamu” ucap jong in yang sudah duduk di sebelah zelo.

“tsk… yang benar saja…  aku mau mandi dulu.. kalian turunkan semua barang-barang-barang, ara ?” perintahku seraya menggeret koperku masuk ke kamar.

Author’s POV

Walaupun suji telah menyuruh dua namja itu untuk menurukan barang, tetapi mereka belum bergerak sama sekali. Zelo melipat tangannya dan melirik jong in sekilas.

“ hyung…”

“ eemm ?”

“ aku akan mengawasi kalian berdua. Hyung dan noona… aku akan melindungi noonaku dari hyung..” ucap zelo tegas dan menatap tajam jong in, jong in menatap zelo dan tersenyum.

“ zelo-ah… aku bukan orang jahat. Dan tentunya aku lebih baik daripada noonamu..” ucap jong in mencoba mengambil hati zelo. Ia merangkul pundak zelo dan melanjutkan perkataannya.

“ begini, jika mobilku sudah datang, aku akan mengajarimu cara menyetir”

“ ne ? shireo… aku tidak mau balapan begitu..”

“ eyy.. bukan untuk balapan, mungkin kau bisa merebut perhatian yeoja yang kau suka dengan cara ini… misalkan.. yeoja yang kau suka berjalan ke arah sekolah, lalu kau melintas di sebelahnya… kau melihatnya dari kaca spion.. dan menghentikan mobil.. lalu kau menghembuskan nafas.. dan mundur ke belakang.. tepat di samping yeoja itu.. kau membuka kacamatamu dan tersenyum kecil ‘berangkatlah denganku’ dan yeoja itu pasti tersenyum malu dan meny—“

“ SETUJU HYUNG !!! aku muridmu sekarang” ucap zelo seraya merangkul pundak jong in. Jong in tersenyum licik..

bagus.. aku punya partner di sini..’ pikir jong in.

“ baiklah..  kita turunkan barang-barang dari bagasi sekarang.

*********

Suji’s POV

Hooahh… segar sekali,, akhirnya terbebas dari makeup. Aku baru saja mandi, dan duduk di depan meja rias. Kutatap wajahnya, yang terlihat lelah.

“ waktunya perawatan” gumamku, dan mulai mengoleskan creamnya pada wajahnyaku dan… pintu terbuka…

“aigoo… dasar yeoja..  malam-malam begini masih saja perawatan… tsk” ucap jong in seraya menggelengkan kepalanya..

“ wae ? andwaeyo ?”

“ aniyo.. banyak yeoja yang jelek ingin menjadi cantik, hal ini sudah biasa.. lanjutkan” ucap jong in seraya berbaring di kasur. MWO ?

“ ya.. what did you mean ? you mean, aku jelek, begitu ?” aku berjalan menghampirinya.

“ kau dengar aku mengatakan jika kau jelek ?”

“ dasar namja.. apa yang kau lakukan di sini.. cari kamar lain sana”

“ shireo.. kenapa bukan kau saja yang mencari kamar ?”

“ naega wae ? aku yang duluan ke sini” jong in bangun dan berjalan ke arahku. Aku mundur selangkah.. dan selangkah lagi.. dan brukk.. badanku menatap lemari.

“ apa yang mau kau lakukan ?” tanyaku seraya merangkul badanku dengan tanganku sendiri.

“ tsk.. sudah kubilang.. kau bukan tipeku.. jangan berharap lebih” lalu jong in berjalan ke arah kamar mandi.

“ YA ! KAU JUGA BUKAN TIPEKU…. KAU JELEK.. MENYEBALKAN..AAARRGHHH” ku tatap punggungnya kesal dan mengacak-acak rambutku brraakk… ia menutup pintu kamar mandi.

“ DANN … JANGAN PERNAH MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU LAGI… jinja !!!”

Aku duduk di depan kaca, mengamati rambutnya yang tidak jelas wujudnya. Kurapikan dengan jemari tanganku. Mengunakan face tonic dan cream malam untuk wajahku.

“ awas kau…  dia pikir aku suka padanya ? dia tipeku ? aku yakin 100%, maksud dari perkataannya bahwa aku itu jelek.. memangnya dia tampan ? oke… sedikit.. tapi aku ehemm.. sangat cantik dan… dan juga manis.. dan baik.. dan pintar.. dan rajin.. dan penurut.. apalagi ? sopan .. iya.. aku juga sopan.. dan kesayangan semua dosen.. dan eumm.. itu tadi.. cantik.. sedangkan dia ? selalu absen.. pembangkang.. sedikit tampan.. malas.. my god.. aku tiak percaya ini.. aku bahkan menikah dengan orang seperti itu..  dia bah—“

Author’s POV

Ucapan Suji terpotong saat menyadari jong in berdiri di belakang dengan sepasang t-shirt dan celana panjang berwarna hitam.

“ aku bahkan apa ?” tanya jong in masih menatap suji melalu pantulan kaca

Suji berdiri dan mengahadap ke arah jong in“ a.. ani.. sejak kapan ka berdiri di belakangku ?” jong in hanya mengangkat bahunya “ baru saja.. kau tidak tidur ?” suji mengikuti jong in yang telah berjalan terlebih dahulu ke arah ranjang.

“tentu saja tidur.. kita tidur bersama ? kau yakin ?” suji menatap jong in dan mengerjapkan matanya. “ aku akan bertanggung jawab.. jika kau hamil” jong in membaringkan dirinya di ranjang dan memungunggi suji.

“ YA !! apa katamu ? aku hamil.. kau bilang aku bukan tipe idealmu.. tapi kenapa kau mengucapkan jika aku—“ jong in menarik baju suji hingga suji terbaring di sampingnya.

“bisakah kau diam ?! cepat tidur.. kau berisik sekali” jong in menatap suji sedangkan tangan suji merangkul dirinya sendiri dengan mata membulat. “tsk.. kau tidak perlu menutupi tanganmu seperti itu, aku tidak akan menyentuhmu, lagipula.. aku tidak mau menyentuhmu” Suji terduduk dan menatap jong in tajam.

“tsk.. kau tidur sofa sana !!” pinta suji seraya mendorong tubuh jong in agar terjatuh dari ranjang. “Kenapa aku harus ? shireo.. jika kau tidak mau hamil, kau saja yang pindah” jong in memeluk gulingnya dan memejamkan mata.

“ aishh … fine, hari ini aku tidur di sofa.. tapi janji.. besok kau yang tidur di sofa, ara?” suji menatap jong in penuh harap. Dengan mata masih tertutup jong in hanya mengangguk kecil “janji ? kau harus mengucapkan janji !! ppali” “janji.. ke sofa sana”

Suji membawa bantal, selimut dan mengambil guling yang di pakai jong in, refleks jong in membuka mata “ kenapa kau membawa gulingku ? berikan cepat..” jong in mengambil paksa guling yang ada di tangan suji. “shireo.. aku tidak bisa tidur jika tidak ada guling” suji berusaha mempertahankan gulingnya.

“aku juga tidak bisa tidur tanpa guling. Kau mengalah saja. Berikan padaku” dengan sekali hentakkan, guling telah berpindah tangan. Suji menatap jong in tajam “sana.. tidur di sofa, kenapa masih di sini ?” suji membawa bantal dan memukulkannya ke arah jong in “nappun.. kau bahkan tidak mau mengalah terhadap yeoja” suji memukul jong in beberapa kali dengan bantal.

“kenapa aku harus mengalah.. siapa cepat dia dapat” suji berhenti dan mengambil nafas “ YA ! aku duluan yang masuk ke kamar ini, kenapa aku yang harus tidur di sofa ?” suji menatap jong in jengkel.

“dan kau juga yang menyetujui untuk tidur di sofa.. sana ke sofa” suji mengelengkan kepala melihat tingkah suaminya, suami yang baru ia nikahi beberapa jam yang lalu “ neo jinja… aaarrgghhh”

Suji membawa bantal dan selimutnya.. dalam hitungan detik, sofa diubah menjadi ranjang ukurang mini.

**********

Zelo lari ke arah kamarnya dan mengeluarkan ponselnya. Ia menghubungi seseorang.

“ umma.. appa” ucap zelo dengan suara pelan

“ zelo-ah.. bagaimana dengan noonamu ? mereka akrab ?” terdengar suara appanya.

“ani.. mereka bahkan saling mengejek satu sama lain”

“ saling mengejek ? seperti ?”

“ molla.. tapi aku menguping di depan pintu kamar mereka.. noona berteriak tidak jelas, dan.. suara hyung juga tidak jelas.. omo… atau mungkin mereka sedang membuat anak? Noona berteriak dan hyun—“

“eyy ~ tidak mungkin.. kau ini.. kita menyuruhmu untuk memantau keseharian mereka, bukan untuk berfikir yang tidak-tidak.. ara ?” appa zelo mengingatkan zelo akan tugasnya.

“ ara.. jadi ini bagaimana ?”

“ bagaimana appa tau ? yang sedang bersama mereka itu kau.. yasudah.. kau buat mereka rukun.”

“how ?”

“nah.. yang itu kau pikirkan sendiri.. sudah.. appa mau tidur dulu.. annyeong”

Zelo menatap ponselnya dengan tatapan heran. Ia menggeleng pelan.. dan bejalan ke arah kopernya, mengambil baju ganti. Selesai ganti dia berbaring di ranjang dan termenung akan sesuatu..

“bagaimana kalau tadi.. jong in hyung.. memaksa untuk mencium noona,tapi noona tidak mau.. makanya noona berteriak tidak jelas… ahh … atau mungkin.. noona ingin mncium jong in hyung.. tapi hyung tidak mau, jadi noona marah, dan berteriak tidak jelas… atau… ah.. tapi tidak mungkin… tapi mungkin saja.. haruskah aku mengintip mereka ? aku juga punya kunci kamar mereka.. tapi.. saat aku membuka pintu ternyata mereka.. ahh.. molla.. lebih baik aku tidur” zelo menutupi seluruh badanny dengan selimut.

Masih dengan badan yang terselimuti dengan selimut, tidak ada pergerakan atau dengkuran dari zelo… detik berikutnya.. zelo terduduk…

“tapi bagaimana jika yang aku pikirkan benar-benar terjadi ? eottoke ?! jong in hyung, aku serahkan noona padamu.. suji noona, aku serahkan hyung padamu… noona, jebal.. jangan memarahi hyung.. jika ada apa-apa dengan hyung… siapa yang akan mengajariku mobil… noonaaaa….  jebal, ne ?” setelah mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, zelo kembali berbaring di ranjang.

–TBC–

131 thoughts on “Marriage *part 4*

  1. Astaga yaampun si Zelo ajaib banget yah, sumpah ngakak dari tadi baca line nya Zelo!!!😄
    Ceritanya makin seru.. Part 5 nya please~~~ I’m so curious yeaaah~ #apasih
    Author semangaaaat ^^

  2. ya ampnnn zelooooo..
    km benar2 super duper antik dehhh…
    kok bs da yg kyk km menggemaska gt ya..
    hehhehehe
    mau dong py adek kyk zelo…

  3. Wah zelo nie tdak SETIA bgt…mudah d bjuk..Tp,LUCU..kekekeke
    JoNg in oPpa..penglihatanMu b’masalah ya ??
    Udh jelas” sUzy eOnni cAntik bgt,sexy juga og….malah d blng jelek…kekekekeke
    LanjuT thor…SERU BANGET..

  4. selo lucu banget pingin banget punya adek kaya zelo deh terus suami kaya kai duh tapi kai jahat banget ngebiarin suzy tidur di sofa

  5. wkwkwk…. pikiran zelo aneh2 deh! awalnya ngebela noonanya, sekarang malah ngebela hyungnya! makin lama zelo makin aneh!

  6. keren thor.. *tumbs up*
    ditunggu kelanjutannya..

    aduh si zelo itu.. bikin geregetan.. serasa pengen nyubit pipinya.. x/

  7. Akhir’na ni couple berhasil menjalani proses pernikahan juga😀 (walau jong in d iming2 mobil)
    makin seru ni !
    Gimana kehidupan pengantin baru ini selanjut’na ?
    Akan kh d warnai ‘perang mulut’ tiap waktu ?:/
    kayak’na gx !
    Ada Zelo y d manfaatin tuk menjadi mata2 KaiZy couple !
    Thor. . .
    Aq mau dunk punya adik kayak Zelo😐
    Karakter dia d sini NGEGEMESIN🙂
    D Tunggu next part,
    WHAITING THOR !😉

  8. Ketawa ngakak pas bagian Zelo.. Ajaib bgt sih..
    Seru, daebak!
    Lanjut part 5 ny jangan lama2 ya..
    Aku tunggu. Suka bgt..

  9. wah, tambah seru. zelo udah mihak Jong in. trus suzy gmana dasar dongsaeng nakal ^^
    ternyata suzy sama jong in masih berantem juga

  10. SERU !!!!!!!!!!! Kai benar-benar tidak bisa bersikap sopan pd perempuan ( huh ) dia hanya menginginkan mobil baru… bukan Suzy ! Kai jgn menyesali sikapmu yg sekarang ya.. kalau nanti kamu sudah head over heels sama Suzy !
    Nanda…. you’re daebak !!! Update soon….. Please🙂

  11. Eonniiiiii, aku new reader!^^ waaaa aku suka banget sama ini FF! tapi bagi passwordnya doooong, penasaran nih. T^T janji kok setiap chapter pasti bakal comment! jebbaaaaall! >.<

  12. Zelo-ah lebaynya itu loh bikin ngakak mulu
    belom lagi pertengkaran suzy sama jong in itu juga bikin ngakak
    intinya ff ini bikin aku senyum senyum sendiri
    author daebak bgt deh

  13. Haduh zelo ini polos bgd..
    Ini part bagus ini thor, ada authornya yg nyempil hahaha pacarnya luhan (?) Good good
    Next part😀

  14. *melongo* O.O knapa zelo bener kocak+edan(?) sih??? hahaha sumpah sampe sekit perut gua

    oh ya .. appanya zelo kyak nganggep zelo bukan anaknya, bisa2nya ngusir anaknya suruh kerumah noonanya biar gk ganggu keromantisan orang tuanya. gua tambahin zelo itu bener2 kocak+edan(?)+polos+rame+lebay hahahaha😄

    keep writing n fighting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s