Marriage *part 3*

Title : Marriage
Author : Ananda Yune
Main Cast :

  • Bae Suji ( Miss A )
  • Kim Jong In (EXO-k )
Genre : Romace, Comedy, and marriedlife
Length : Chapter.
Annyeong *nunduk malu* mian ya part 3nya baru post sekarang, hehheehe.. ga ada waktu buat OL PC😦. part 4nya aku cepetin kok,tpi komennya yang rajin juga ya ? hehehe.. oh ya.. part ini.. aku ga pervert !!! hehhehe..
oh ya.. yang buat belom baca part sebelumnya,silahkan baca (?) –HAPPY READING–BE A GOOD READER–

Suji’s POV

” tidak buruk, hanya saja kau tidak sexy” ucapnya sambil menggunakan tas, tangan kirinya patah, kasihan … Ckckck..

” kau .. Yeoja tidak sexy ,, sampai kapan mau melihat tanganku terus ?? Cepat keluar dari kamar” ucapnya datar. Hooh .. Ini masih pertemuan pertama, tapi dia sangat a-n-n-o-y-i-n-g.. .. Aku keluar dari kamar, dan berjalan ke di depannya. Hening tidak ada pembicaraan.

” di mana tempat baju itu ??” tanyanya.

” baju apa ?” baju pengantin maksudnya ??

” pengantin, kau bawa mobil ?” tanyanya.

” ahh ,, ini dia alamatnya, dan tidak .. Aku tidak bisa menyetir mobil, jadi aku tidak bawa” jelasku.

” tsk, zaman sekarang tidak bisa menyetir mobil” ejeknya. Memangnya kenapa ?? Hooh .. Aku ingin memukulnya ..ani.. membunuhnya..

” kita naik taksi saja” ucapnya sambil menyetop taksi dan masuk, tanpa mempersilakan aku terlebih dahulu. Heran,, hari gini masih ada namja seperti dia. Aku duduk di sebelahnya.

” kalian ingin pergi ke mana ?” tanya supir itu.

” berikan kertasnya” suruhku datar tanpa memandangnya. Kudengar dia bergumam tidak jelas.

” ahh,, baiklah, ini lumayan jauh dari sini” ucap supir itu sambil menjalankan mobilnya. Terserahlah, mau jauh atau tidak. Ada handphone berdering, punyanya mungkin.

” kenapa hyung ??” tanyanya pada orang di seberang sana. Dia punya hyung? Kukira dia anak tunggal. Ahh .. Mungkin teman yang lebih tua darinya, ohh dia masih punya teman, teman apa ? Teman balapan juga ? Ckckkck ….

” ahh , aku baik-baik saja. Hanya patah tulang saja” ucapnya dengan nada ramah.

” baiklah, nanti aku akan menginap di rumah hyung. Ohh” ucapnya lalu mengakhiri sambungan.

******

Aku sedang mimpi indah, sangat indah , sampai Kurasakan Ada yang menendang kecil Kakiku ..

” hoii .. Bangunlah .. Hoii” ucap namja itu sambil menendangku lagi. Bisakah dia sedikit sopan ??

” eumm ??”

” cepat keluar, sudah sampai.” ucapnya sambil keluar begitu saja. Ehhm.. Yang bayar taksinya siapa ?? Aku ?? Tsk..

” ajusshi, berapa ?” tanyaku serak. Efek bangun tidur.

” sudah dibayar tunangan Anda” jawab ajusshi itu sambil tersenyum. Ohh .. Sudah di bayar ?? Baguslah… Aku keluar dari taksi dan masuk ke toko baju itu, dia sudah di sana.

” kau lama sekali” omelnya.

” aku tidak tau kalau kau sudah membayar taksinya”

” bukankah aku menyuruhmu keluar ? Aku tidak menyuruhmu untukmu membayar, babo” omelnya lagi. Sabar suji.. Kau sedang diuji.

” permisi, kita sudah janji untuk mencoba pakaian pengantin, atas nama Bae jong seo” ucapku sopan pada pegawai toko itu.

” ohh .. Tunggu sebentar” ucapnya lalu pergi dengan senyuman mengembang.

Kudengar sura bisikan di sekitarku, di dekat pintu kasir, beberapa pegawai sedang memandang dan menunjuk ke arah belakangku, lebih tepatnya sofa di belakangku. Jong in sedang duduk sambil memainkan handphonenya.

” wahh .. Beruntung sekali yeoja itu. Dia bisa menikah dengan namja tampan dan sexy sepertinya” ucap salah satu di antara mereka. Beruntung ?? Maksudnya buntung ?? Begitu??

” ne,tapi yeoja itu juga cantik dan imut, wahh mereka sangat cocok” dan ini semakin menyebalkan. Cocok ?? Are you serious ??

” silahkan ikut saya” ucap pegawai tadi dan berjalan ke dalam toko, tempat menyimpan pakaian yang telah di pesan. Aku menatap jong in dan kutendang kakinya pelan.

” tsk, cepat bangun. Mari kita lihat bajunya” ucku sambil jalan, dapat Kurasakan dia menatapku tajam, aku tau itu, karna ada perasan mencekam setelah aku menendanngya.

” ini dia bajunya ..” ucap si pegawai sambil menunjuk gaun panjang putih, terbuka hingga dada, ahh .. Ini sangat manis….

Jong in hanya menatap Tuxedonya dengan datar.

” bisakah, aku menggantinya ? Aku tidak suka”  ucapnya tanpa memandang pegawai itu. Hooh .. Dia bahkan belum mencobanya ?!

” ya! Kau bahkan belum mencobanya, kau coba dulu, jika kau tetap tidak suka, baru kita ganti yang lain” usulku, dia langsung menatapku tajam.

” wae ? Appa bilang jika aku tidak suka, aku boleh minta yang lain, sshh .. Kau ini” ucapnya dan menatapku remeh.

” terserah kau saja, aku tidak peduli, Ciihh” ucapku tidak peduli.

” unni, mana baju buatku ? Aku ingin mencobanya” ujarku lagi sambil menggulurkan tanganku ke arah pegawai dan pegawai itu memberikan gaun pengantin itu. Aku masuk ke arah kamar ganti. Aishh .. Aku melupakan satu hal, tali BHku .. Warna hitam, ahh babo, seharusnya aku pakai yang transparan ,, bagaimana ini ?? Babo.. Jinja babo .. Sebantar.. Tahan suji tahan. Berpikirlah.. Cari solusinya ..

Aku berjalan keluar sambil membawa gaun itu, aku berjalan ke arah pegawai yang sedang berdiri di dekat jong in, aku mendekatkan mulutku ke telinganya.

” unni,, eumm itu, bisakah kita mencobanya besok?” tanyaku dengan berbisik, jong in menatapku heran.

” Waeyo ??” tanya pegawai dengan berbisik dan menghadap ke arahku.

” itu … Itu tali BHku bukan transparan, aku lupa, bisakan ??”

” Mwo ??” ucapnya kaget, kulihat Ia menahan tawa.

” kalian berdua, kalian membicarakan apa ? Kau sudah selesai belum ??” tanya jong in datar.

” Ituuuu … Ituuu .. Aku .. Bisakah kita sekarang pulang , dann .. Dan kembali besok .. Besok lagi ?” ucapku gugup.

” wae ?” tanya jong in. Aku diam, berfikir. Apa .. Yang .. Harus .. Aku jawab?

” biar unni bantu” ucap pegawai itu sambil mendekat ke arah jong in. Ia berbicara pada jong in sangat pelan .. Aku tidak tau apa yang mereka bicarakan, lalu jong in menatapku dengan senyum mengejek.

” cepat .. Kau ganti sana” ucap jong in lagi. Ganti ?? Lalu bagaimana dengan tali BHku ?? ANDWAE  !!!

” shireo .. Kita pulang saja” ucapku sambil menggelengkan kepala.

” cepatlah ganti , kalau kau sudah selesai, teriak ‘ aku selesai’ ” ucap pegawai itu. Ada apa ini ?? Haruskah aku ganti ?? Tapi ituu .. Ahhhhhh. Aku masuk ke ruang ganti lagi, dan mulai memakai gaun itu, setelah selesai. Lihat ini ?! Talinya terlihat, sangat terlihat, ini terlalu mencolok, ahh .. . Aku merasa… how cloud i say ? Malu ? Frustrasi ?? Aku hanya bisa menutup wajah dengan telapak tanganku.

” su .. Sudah” ucapku pelan, dan pintu kamar ganti terbuka, dan di situ dia, jong in, berdiri di depanku sambil menahan tawa.

” apa-apaan ini ??” ucapnya sambil menunjukku.

” YA ! Kau, pergi .. Pergi .. Keluarrr … PPALI” ucapku panik sambil menutupi Bahuku dengan baju yang tadi kupakai.

” tsk, biar kulihat” ucapnya. Lihat ? Apanya yang mau dilihat ??

” kau .. Jinja .. Sana”

” kau berisik sekali, biar kulihat” ucapnya sambil membuka baju yang tadi kupakai, dan begitulah, tenaganya lebih kuat dariku.

” Hitam ?? Kau punya warna apa lagi selain hitam ??” tanyanya. Woohh .. Belum nikah dia sudah seperti ini ?? Tsk,, appa, kau membuat keputusan yang salah.

” diamlah, bagaimana ini ? Sudah belum ??” tanyaku panik.

” berbalik, aku ingin lihat bagian belakang”

” bagian belakang ?? Tsk ..” ucapku sambil berbalik.

” sudah kuduga, kau kau tidak sexy”

” terserah kau mau bilang apa, aku mau ganti baju dulu” ucapku sambil menatapnya. Menunggu ia keluar….

” kenapa kau tidak keluar ??”

” kenapa aku harus keluar ??” tanyanya polos.

” my god, tentu saja kau keluar. Aku mau ganti baju” ucapku sedikit emosi.

” kau mau ganti baju ? Baiklah, aku tidak ada masalah dengan itu” ucapnya sambil mengangkat bahu.

” ya .. Kau memang tidak ada masalah, tapi aku, aku tidak mau kau melihatku ganti baju” ucapku sambil berusaha mendorongnya, dia bahkan tidak berpindah satu sentimeter sajaaaa…

” kau .. Kau cepat keluar”

” apa ? Kau ingin aku tetap di sini ?” ucapnya pura-pura bodoh. Baiklah, kita lihat, siapa yang akan menang.

” aku mau ganti baju, tapi kau tidak keluar juga ? Kau ingin melihatku ganti baju Huh ?? Baiklah.. Terserah kau saja” ucapku sambil tersenyum licik. Wajahnya terlihat kaget dengan ucapanku. Aku membuka resleting bagian belakang dengan perlahan. Siapa yang akan menang ??

” ya! Buka dengan cepat, kau mau aku bantu ??” tanyanya. MWO ? Apa katanya ?? Bantu ?? Aku menatapnya tajam.

” bantu ?? Jika kau ingin membantu, kau lebih baik cepat keluar.. Atau ..” ucapku frustrasi.

” atau ?”

” kubilang appamu, kalau kau ingin melihatku ganti baju”

” terserah kau, bukankah mereka yang ingin kita menikah ? Kupikir mereka tidak akan marah, cepat ganti baju”

” YA !! Keluarlah, jebal” ucapku memohon.

” tsk, katanya kau yang mengizinkan aku melihatmu ganti baju.” gumamnya sambil keluar dari kamar ganti. Woohh .. Akhirnya, lebih baik aku cepat ganti baju.

Aku keluar dari ruang ganti dengan baju menggunakan baju awalku. Aku berjalan menyerahkan gaun itu pada pegawai tadi.mana dia ??

” namja itu .. Dia Kemana ?” tanyaku pelan.

” itu dia..” jawab pegawai itu sambil menunjuk seseorang yang baru saja keluar dari ruang ganti. Dia memakai setelan berwarna Putih.

“ini tuxedonya ? kau setuju ?”

” hemm..” ucapnya lalu berjalan ke arah ruang ganti. Hemm ? Apa itu ? Maksudnya apa ? Iya atau tidak ?! Aku duduk sambil menunggunya.

” kalian masih muda, kenapa mau menikah terburu-buru ?” tanya pegawai itu.

” orang tua yang ingin”

” begitu ? Bukan karna sesuatu hal telah terjadikan ?” tanyanya lagi, aku hanya tersenyum kecil seraya menggeleng . Hal ? Apa ? Hoohh.. Ada-ada saja.

” kau tahu, kau sangat beruntung punya calon suami sepertinya, dia sangat tampan” ucapnya lagi. Seharusnya dia yang beruntung. Karna aku menjadi istrinya!! Kenapa harus aku yang beruntung ??

” tapi kau juga sangat cantik dan manis, kalian sangat cocok”  lalu pegawai itu tertawa kecil, aku hanya bisa tersenyum dengan canggung.

Jong in keluar dengan handphone di tangannya, lalu Ia memberikan tusedo itu pada pegawai tadi.

” aku lebih memilih yang ini saja” ucapnya.

” aku yang tadi saja” ucapku. Jong in menatapku.

” ya, kau tidak mau ganti gaun warna hitam ??” tanyanya.

” shireo, aku lebih suka putih”

” tapi lebih bagus hitam. Kau ganti gaun warna hitam saja”

“shireo”

” tolong carikan gaun hitam untuknya, yang tadi tidak jadi” ucap jong in pada pegawai tadi. Pegawai itu hanya mengangguk dan pergi.

” kenapa harus hitam ??”

” warna putih sudah biasa, kita pilih hitam saja” ucapnya masih sibuk dengan handphonenya.

” Tapi aku suka yang putih”

” dan aku suka hitam”

“tapi aku yang memakainy–”

” ada dua gaun hitam yang mungkin cocok untuk calon Anda, mau pilih yang mana ?” tanya pegawai

” yang hitam  ini saja” ucap jong in tanpa memberikan aku kesempatan untuk memilih.

” kenapa kau yang memilih ? Seharusnya aku” protesku sambil berkacak pinggang.

” yang itu lebih bagus, sudahlah, cepat pergi, kita harus pergi ke toko cincin untuk memilih cincin, appamu yang menyuruhku” ucapnya sambil keluar begitu saja.

” hoohh .. Orang macam apa dia itu ?? Seenaknya sendiri. Eumm.. unni, aku pilih yang INI saja, nanti dia marah lagi. Gomawo unni” ucapku sopan lalu berjalan menyusul jong in.

” kali ini kau yang bayar taksinya” ucapnya ketika kita berdua sudah di dalam taksi. Tsk, pelit sekali. Dengan calon istri saja perhitungan.

**********

Author’s POV

Mereka berdua sedang berada di toko perhiasan, mereka sudah mencoba beberapa cincin, tapi jong in selalu tidak puas dengan cincin yang dipilih suji.

” kau saja yang pilih, dari tadi kau hanya bisa bilang ‘ aku tidak suka’ atau ‘ ini pasaran’ .. Cepat pilih” ucap suji mulai emosi.

” aku yang pilih ?? Baiklah” jong in mulai melihat-lihat cincin untuk pernikahan.. Lalu Ia menunjuk sesuatu, suji mendekat ke arahnya.

” yang mana ?” tanya suji.

” yang itu, cincin hitam dengan permata berwarna hitam”

” hitam lagi ? Kau bercanda ??” tanya suji heran“ wae ? shireo ?”

“ tidak bisakah kita memilih warna putih ?” tanya suji pelan.

“ bukankah kau suka warna hitam ?”

“aniyo.. kapan aku bilang jika aku suka warna hitam ?”

“warna tali Bhmu”

“YA !! kenapa kau masih mengingatnya ? lupakan” ucap suji seraya mengalihkan pandangan dari jong in.

” yang ini ?” tanya pegawai toko itu. Suji hanya pasrah, jong in sangat keras kepala.

” ini, jarang orang memilihnya permata dan cincin yang berwarna hitam” jelas pegawai.

” kau dengar ? Jarang orang memilih permata hitam, karna itu terlihat aneh” ejek suji.

” sedikit yang memilih ? Itu baguskan ? Itu menandakan cincin kita nanti tidak pasaran, kau ini babo sekali” ucap jong in sambil menggelengkan kepalanya.

” coba pakai” ucapnya lagi sambil menyodorkan cincin itu suji. Suji mulai memakai sambil memonyongkan bibirnya.

” bagus sekali di jari Anda” ucapa pegawai tadi sambil tersenyum.

” kau dengar itu ?” ucap jong in. Aku hanya mengangguk.

” baiklah, kita pilih yang ini.” ucap jong in.

” baiklah, abojie kalian yang akan mengurus pembayarannya” ucap pegawai toko itu. Suji hanya mengangguk dan tersenyum.

” Kkaja” ucap jong sambil berjalan keluar, suji membungkuk sedikit pada pegawai toko lalu menyusul jong in.

–TBC–

102 thoughts on “Marriage *part 3*

  1. Jong In M.e.n.y.e.b.a.l.k.a.n ! :@
    tapi AKU SUKA😀
    Bener2 degh couple ini kayak Langit n Bumi !
    Hitam ! Putih ! Hitam ! Putih ! Hitam ! Putih ! (biar adil,BLaster aja KaiZy)
    Tapi,pernikahan mrka gmn ya ? Kan serba item. . .
    Penasaran:/
    D tunggu next part’na thor !
    Whaiting author😉

  2. Mereka berdua kocak.. Jdi kai yg ngatur kasian suzy.. Baru kali ini denger pernikahan yang serba item.. Ditunggu part selanjutnya dan FF lainnya..

  3. hhahahaha….
    ketawa waktu ngebahas BH..kkeke~
    baru kali ini baca ff ngebahas BH..^^~
    serruu koqq.. Kai minta dicipokk tuhh, keras kepala bangett..:D

    lanjutt ya nan..:D

  4. hahaha
    saengie daebak,,
    unni tw knp jong in mw serba htam,kyny dy mkrn tali BH suzy ajah dh,hahaha
    kocak lah
    next part jan lm2
    ok;)

  5. Kai ga mau ngalh ma Suzy..

    Warna gaun Hitam,tuxedo Hitam,cincin pun Hitam…
    Ckckckckc….
    #serba Hitam Pernikahan’a

  6. Muahahahaa~ asli deh itu Suzy nya pasti makan hati banget.. Kai nyebelin tapi suka😄
    Pernikahan serba hitam? Errr… Jadi aura gelap gitu dong, ahahaa~
    Lanjuuuuut….

  7. ya ampun jong in keras kepala bgt, kl aku da tak timpuk batu..
    masak mau nikah hitam2, kyk mau k pemakaman…
    untung suzy sabar…
    hehehhe

  8. aih si Kai dASAR q JUGA BARU tau klo mo nikah suasananya hitam ><
    sbar ya suzy kai emang kayak gtu wkwkwk tapi gaun ama cincinnya bagus TT #Plak
    dilanjut saeng

  9. akhirnya di pos juga wah kayanya kai udah ada rasa cie cie. ffnya tambah keren dan lucu next part jangan lama ya

  10. Haduh,, si jong in keras kepalanya pake banget nih.. Kan kasian suzyny sampe pasrah.. Haha..
    Seru cingu! Daebak!
    Part 4 ny jangan lama2 ya cingu…

  11. Hahahahahay
    joNg in tdx roMantiz bgt…suzy eoNni make apapun pazti kliatan cantik..hehehehe
    lanjuT thOr….hehehehe

  12. Pernikahan yg akn beda nantinya.,krn gaun dan cincinnya brwarna hitam.

    Jgn2 dekorasi gedung prnikahannya serba hitam.

    Aq gx bsa bayangn klo itu benar.

    Cepatn dipublish part selanjutnya ya thir….

  13. g pernah ngebayangin orang nikah serba item
    tuh si kai parah ea lanjut thor ntar yang ngalah gantian kai ea kasian suzyna……

  14. Seru alur ceritanya thor ..
    pernikahannya seperti dukun ya.. hitam semua

    hahaha
    ggpapa yang penting FFnya bagus ??🙂

  15. Aq termasuk reader bru, salam kenal.
    Aduh, aduh,
    mau nikah koh ribut terus sih. Ceritanya keren, . .
    Authornya fighting !

  16. Hahhah..
    masa’ semua’a serba hitam ?
    Ada” aja ni Jong In oppa😀
    penasaran ma next part’a ^^

    Ditunggu next part’a🙂

  17. Kai benar-benar otoriter ya disini…. emmm…. Kasian Suzy nantinya author, so tolong ubah sikap Kai nanti kalau udah menikah sama Suzy yang auhtor ya… please… please…. (puppy dog eyes tapi gagal)

  18. Jong in kamu jgn kasar kasar sama suzy
    kasian suzy, tp lucu juga baju pengantin warna hitam unik heeheh
    Ffnya keren thor ^.^
    let’s to next part

  19. momen mreka seru banget >_<

    astaga hitam2 … kulit elu hitam kai, bisa2 elu kagak keliatan wkwkwk *just kidding

    keep writing n fighting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s