One In a Million/ Part 8

Author: Han Hyomi
Length: Chaptered
Genre: Romance, Angst
Cast:

– Kim Myungsoo/L
– Bae Suji/Suzy
– Lee Seungyeol
– Choi Minho
– Park Jiyeon
– Han Hyomi/ O.C

 

Semua cast milik Tuhan YME, orangtua, dan Manajemen masing-masing. Author hanya berhak atas OC dan Story line.

Don’t pirate!!

***
I tried to open up my mind to show you
everything that’s here inside
I don’t even need a reason why
A reason why
I tried to catch a falling star
And you saved me by lighting up the dark
You brought the beat back to my heart
Before I lost the will and fell apart
You made it right and you saved my life
You saved my life

[Jo Kwon-Just a kiss]

*Kim Myungsoo POV*

Masih tak percaya kutatap wajahnya yang masih tertidur pulas. Setelah dari rumah sakit aku memutuskan untuk membawanya ke apartemen ku.

Sepertinya gadis ini mengalami amnesia. Dia kehilangan ingatannya akibat benturan yang pernah ia alami. Dia hanya perlu istirahat saat ini, dari hasil pemeriksaan ia mengalami shock, akibat otaknya yang belum mampu untuk menerima terlalu banyak informasi. Tapi ini tanda yang sangat positif, kemungkinan ingatannya akan pulih kembali. Namun harus diingat, orang yang dia kenal sebelumnya harus membantunya dengan perlahan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Butiran air mata jatuh dikedua pipiku, kuraih kedua jemarinya kedalam genggamanku.
“apa yang telah terjadi padamu selama ini Suji-ya?”
Lalu tatapan mataku jatuh pada kakinya. Air mataku semakin mengalir deras. Tak pernah terlintas difikiranku jika dia, gadis ku yang dulu selalu ceria harus mengalami dan menjalani hidup sebagai gadis cacat yang hilang ingatan. Dan yang paling aku sesalkan, aku tak berada disampingnya selama ini!
“bagaimana kehidupanmu selama ini Suji-ya? Pasti sangat berat. Mianhae…jeongmal mianhae. Aku bahkan tidak tau apa yang sudah terjadi padamu. Tapi kau tenang saja, aku akan menjagamu lagi mulai sekarang, seperti dulu. Aku akan membantu mengembalikan ingatanmu Suji-ya. Mulai sekarang, aku akan terus ada disampingmu”
Kucium perlahan jemari Suji yang berada didalam genggamanku

 

*Bae Suji POV*

Hatiku bergetar mendengar ucapan namja itu. Ya, sebenarnya aku sudah bangun saat ia memegang tanganku. Tapi aku berpura-pura untuk terus tidur. Aku ingin tau siapa namja ini sebenarnya. Apa dia benar-benar mengenalku? Ada hubungan apa antara aku dan dia.?
Mataku memanas mendengar kalimat yang meluncur dari bibirnya. Kubuka mataku perlahan
“apa kau benar-benar mengenalku? Siapa namaku? Kau siapa bagiku sebelumnya?”
Kutatap mata hitamnya yang berair, bulir bening mengalir dari sana. Tanpa kusadari tanganku terulur dan mengusap air mata dari wajah tampannya
“mianhae… aku tak bermaksud menyakitimu, tapi aku benar-benar tak ingat”

Aku merasa bersalah
“gwenchana Suji-ah, aku sudah dengar dari dokter. Kau amnesia, dan aku akan mengingatkan mu lagi tentang siapa dirimu yang sebenarnya”
Ucap namja itu lembut sambil tersenyum menenangkan. Kembali kurasakan debaran jantung ku menjadi tak normal seakan ada jutaan kupu-kupu sedang beterbangan didasar perutku. Namun aku menyukai rasa ini, rasa yang tidak pernah kurasakan pada namja lain bahkan Minho.

***

 

*Choi Minho POV*

Kutatap dinding kamarku dengan hampa. Aku tau, aku telah kalah. Meskipun gadis itu tak pernah mengatakannya tapi aku tau, dia tak pernah mencintaiku. Kini ia semakin menjauh dan semakin jauh.

Sudah dua minggu berlalu sejak insiden pingsannya Hayoung. Sekarang aku sering melihatnya bersama dengan namja bernama Kim Myungsoo itu di kampus, mereka terlihat sangat dekat. Aku tau aku pengecut, aku tak berani bertanya padanya tentang ingatannya ataupun tentang Myungsoo. Juga tak berani menceritakan apa yang terjadi pada Hyomi noona. Yang aku lakukan hanya berpura-pura tidak tau apa-apa.
“Minho-ah, kau tak pergi kuliah?”
Kepala Hyomi noona menyembul dari celah pintu yang terbuka
“aku sedang tidak mood kuliah noona”
“wae? Kau ada masalah? Apa kau bertengkar dengan Hayoung? Dia sudah berangkat sejak tadi, dia juga tidak mau diantar ataupun menunggumu. Apa yang terjadi Minho-ah?”
Hyomi noona duduk dipinggir tempat tidur dengan tatapannya yang menyelidik, membuatku gugup. Aku tau, Myungsoo. Pasti Hayoung berangkat bersama namja yang terus memanggil Hayoung dengan nama Suji itu.
“noona…bagaimana kalau suatu hari nanti ingatan Hayoung kembali?”
Hyomi noona terlihat terkejut dengan pertanyaanku
“kk..kau bicara apa Minho-ah”
“apa noona akan terus membohonginya? Bagaimana jika ternyata Hayoung sudah mengetahui kebohongan kita?”
Tanyaku kembali tanpa memperdulikan wajah noona yang semakin memucat gugup
“apa yang telah terjadi sebenarnya Minho-ah?”
“mungkin Hayoung telah mengetahui kalau dia bukan Hayoung yang sebenarnya noona…”
Jawabku pelan sambil menatap noona serius

***

 

*Kim Myungsoo POV*

Dua minggu berlalu begitu cepat. Selama ini aku selalu berusaha mengingatkannya kembali tentang masa lalunya sedikit-demi sedikit. Meskipun dia belum bisa mengingatnya, tapi paling tidak dia percaya padaku dan berada disisiku lagi.
Kutatap wajah Suji yang sedang membolak-balik album foto yang nyaris semuanya berisi foto-fotonya dan juga aku sejak di sekolah dasar hingga high school.
“jadi… appa dan umma ku bercerai? Kemudian appa dan aku pindah ke Jepang, lalu…”
Suji mengangkat wajahnya dan memandangku dengan mata berkaca-kaca. Kubelai lembut puncak kepalanya
“ssshh…semua sudah berlalu Suji-ah”
Ucapku berusaha menenangkannya
“dimana appa dan umma ku sekarang oppa?”
Tanyanya, bibirku kelu. Bagaimana aku harus mengatakan semuanya?
“aku tidak tau bagaimana keadaan appa mu Suji-ah, yang aku tau menurut berita seluruh penumpang pesawat yang kau dan ayahmu naiki tak ada yang selamat. Tapi ternyata keajaiban terjadi, kau ada disini sekarang. Mungkin saja appa mu juga masih hidup”
Bisikku berusaha membesarkan hatinya tak tahan melihatnya begitu terluka
“lalu…umma?”
“umma mu, dia… dia…”
“ada apa dengan umma ku Myungsoo oppa?”
Suji memandangku dengan bibir bergetar, kurengkuh tubuhnya dalam dekapanku.
“Aku akan mengantarmu menemuinya besok Suji-ah. Tapi kau harus kuatkan dirimu, ingatlah kau masih memiliki aku. Aku akan menjaga mu”

***

 

*Park Jiyeon POV*

Siapa yeoja cacat itu? Kenapa ia bisa begitu dekat dengan Myungsoo? Hari ini aku melihat pemandangan yang membuat darahku mendidih. Ditaman kampus aku melihat Myungsoo dan yeoja cacat itu berpelukan.
“s**t! Siapa yeoja tak tahu diri itu?!”
Geramku tanpa sadar nyaris berteriak hingga menjadi tontonan para mahasiswa yang berlalu lalang didekatku.
“apa yang sedang kau lakukan Jiyeon-ah?”
Tubuhku nyaris terlonjak kaget oleh tepukan tiba-tiba dipundakku. Seungyeol tersenyum lebar disampingku, memprtontonkan wajahnya yang seperti orang autis jika tersenyum selebar itu.
Ah, aku bertanya pada Seungyeol saja. Fikirku
“oppa, kau mengagetkan ku”
Ucapku cemberut berusaha mengeluarkan seluruh kemampuan aegyo ku padanya
“aigoo…mianhae”
Seungyeol tertawa sambil memencet hidungku. Uhh…aku tau dia sangat senang melihatku ber aegyo-ria padanya. Aku tau namja kekanak-kanakan ini menyukaiku. Hmm..baiklah, ini menguntungkan ku. Aku akan memanfaatkannya…
“oppa, siapa yeoja yang sedang bersama dengan Myungsoo itu?”
Tanyaku tetap ber aegyo sambil mengarahkan telunjukku pada Myungsoo dan si yeoja cacat sialan
“oh, jadi Myungsoo yang sedang kau lihat?”
Tanyanya kecewa
“ne, aku belum pernah melihat yeoja itu sebelumnya. Aku hanya heran dia bisa dekat dengan Myungsoo”
Aku tak mampu menyembunyikan nada cemburu dalam suaraku
“Jiyeon-ah, apa kau masih menyukai Myungsoo?”
“siapa yeoja itu oppa?”
Tanyaku tak perduli
“Jiyeon-ah, sebaiknya kau lupakan Myungsoo. Dia selamanya hanya mencintai Suji”
“Suji? Yeochin nya? Bukankah dia sudah…tunggu, apa gadis cacat itu Suji?”
Mataku membulat tak percaya dan kembali memandang kearah rindangnya pepohonan ditaman kampus, tempat Myungsoo dan yeoja itu berada
“ya, dia Suji, takdir menginnginkan mereka untuk kembali bersatu. Meskipun cacat dan hilang ingatan tapi Myungsoo masih sangat mencintainya dan sedang berusaha mengembalikan ingatannya”
Seungyeol tersenyum kecil sambil memandang Myungsoo dan Suji.
“mwo??! Apa katamu oppa? Hilang ingatan?”
Mataku semakin membesar sementara Seungyeol terlihat terkejut dengan apa yang sudah ia katakan
“aishhh! Lee Seungyeol! Neo paboya?? Myungsoo pasti akan menghajarmu tanpa ampun!”
Rutuknya sambil memukuli bibirnya sendiri kemudian memegang tanganku penuh harap
“Jiyeon-ah…jebal ini rahasia. Tolong jangan kau ungkit didepan siapapun. Apalagi didepan Myungsoo. Jebal….kalau tidak, Myungsoo pasti akan membunuhku”
Rengek Seungyeol seperti bayi
“ne, aku mengerti. Kau tenang saja, oppa”
Sebuah rencana melintas dikepalaku.
Cih! Takdir eh? Kita lihat saja nanti, kau tak akan bisa memiliki Myungsoo, Suji…

***

 

*Bae Suji POV*

Saat membuka pintu rumah terlihat Hyomi unnie dan Minho duduk di sofa dengan wajah kosong.
“aku pulang unnie, oppa…”
Unnie terlihat sedikit terkejut, nampaknya ia sama sekali tidak menyadari kedatanganku
“uhh..neo waseo?”
unnie tersenyum terpaksa sementara Minho hanya menatapku kosong
“ada apa unnie? Kau terlihat sedih? Kau juga oppa”
Kutatap wajah mereka berdua silih berganti sambil duduk disamping Hyomi unnie
“Hayoung-ah…mianhae…”
Tiba-tiba saja unnie memelukku sambil menangis, aku hanya menatap Minho bingung meminta penjelasan
“kami sudah tau apa yang terjadi Ha.. ah tidak, nama mu bukan Han Hayoung kan?”
Minho tersenyum getir
Deg!
Tubuhku membeku ditempat, sementara tangisan unnie semakin keras
“maafkan kami, kami telah membohongimu selama ini. Tolong jangan membenci unnie. Unnie benar-benar menganggapmu sebagai adik kandung unnie, pengganti Hayoungie”
Hyomi unnie semakin erat memelukku
“unnie, aku tidak membenci mu. Meskipun aku ingin membencimu karena sudah membohongiku, tapi aku tak bisa. Bukankah saudara selalu saling memaafkan?”
Unnie melepaskan pelukannya dan menatapku gembira
“jeongmalyeo? Mianhae…gomawo kau tetap menganggapku sebagai unnie mu”
“tapi unni, aku bukan Hayoung ataupun pengganti Hayoung. Hayoung tidak akan pernah bisa digantikan oleh siapa pun. Aku adalah diriku sendiri, meskipun aku belum bisa mengingat semuanya tapi aku sedang berusaha unnie. Aku telah bertemu dengan orang yang mengenal siapa aku sebenarnya. Besok, dia akan membawaku menemui umma ku”
“ne, kau benar. Unnie selama ini sudah sangat bersalah tidak hanya padamu tapi juga pada Hayoung. Jadi besok kau akan bertemu umma mu? Bolehkah unnie ikut? Unnie ingin meminta maaf pada orang tuamu, Suji-ah”
Aku memandang Hyomi unnie dengan mata sedikit terbelalak saat mendengarnya memanggilku Suji
“unnie tau dari Minho tentang namja bernama Kim Myungsoo dan nama asli mu Suji-ah”
Unnie tersenyum mengetahui aku memandangnya dengan heran
“unnie ke kamar dulu. Sekali lagi gomawo”
Setelah tubuh Hyomi unnie menghilang dibalik pintu kamar aku memandang Minho dengan perasaan yang bercampur tak menentu.
“aku juga ingin minta maaf karena ikut membohongimu Suji-ah”
Minho tersenyum kaku.
“dua minggu yang lalu, kejadian didepan gedung B. aku melihatnya”
“oppa….”
“aku tidak akan memaksamu untuk menjadi pengganti Hayoung dan menjadi yeoja chinguku lagi”
“oppa…”
“tapi tolong ijinkan aku untuk berjuang mendapatkan cintamu, cinta Bae Suji”
Minho menatapku penuh harap, mata besarnya berkaca-kaca
“oppa…mianhae…”
Hanya dua kata itu yang mampu terucap dari bibirku sebelum meninggalkannya diruang tamu.
Kututup pintu kamarku dan bersandar disana, dengan air mata yang deras mengalir.
“mianhae Minho oppa… “
Ya, meskipun otak ku sedang bermasalah dan kehilangan ingatannya tetapi hatiku tidak. Dan sekarang, aku telah menyadari siapa orang yang sebenarnya ada didalam hatiku.
Kim Myungsoo.

 

 

*TO BE CONTINUE…..

 

 

#annyeong…. Mianhae kalo udah pada lumutan nungguin part ini. Part berikutnya udah ending kok, dan seperti biasa aku gak bisa ngejanjiin kapan di post nya.
Kalo mau ninggalin jejak tinggal comment, atau nge like aku bakal berterima kasih banget.
Kalau gak mau juga gak apa-apa ^^ aku gak mau maksa kalian lagi buat comment, well aku juga bukan author yang baik yang selalu post FF tepat waktu.

[ Love, Zhi ]

51 thoughts on “One In a Million/ Part 8

  1. Jiyeon kau benar” KEJAM..kata”mu gx bz d jaga ya…
    Hehehe
    *terbwa emOsi.
    LanjuT thor….bkin jiyeoN mati ja..waxaxaxaxa b’cnda lho..

  2. Uwoooo~ daebak thor *tepuk tangan* ini udah mau ending yah?? Hmm tapi.. Bakalan happy ending ya kan? Yah? Yah? Kekekee~ yaudah ditunggu last part nya, kalo bisa jgn lama2 chingu, semangkaaaa^^

  3. akhirnya di post juga setelah sekian lama tapi aku tetap menunggu. sumpah tambah keren tambah geregetan ama jiyeonnya krna mau menghancurkan hub. suzy ama myungsoo part brikutnya jangan lama yah dan semoga lebih panjang. keep writing thor (9^0^)9

  4. kyaaa
    Akhirnya dipost juga FF ini😉

    MyungZy hwaiting
    Yak PARK JIYEON apa yg akan kau lakukan pda MyungZy ? Awas aja kalau jiyeon sampe ngerusak hbungan MyungZy akan qu pecat dari FF ini !!
    #Loh🙂

  5. DAEBAK DAEBAK DAEBAK !!! min aku selalu komen di One In Million dari part 1 tp gapernah direspon😦 ckck tp tak apa, yg penting FF nya terus lanjut ya !!!! Fighting !!!

  6. Daebak cingu!
    Ini tinggal nunggu suji ny balik ingatanny dan bersatu dgn myungsoo, dan jga apa yg terjadi dgn jiyeon sama minho..
    Aku tunggu ya cingu lanjutanny……

  7. waahhh, smkin pnasran jlan ceritanya….
    Aarrgghh
    Park jiyeonn aplgi rncna licik mu itu…..
    Awas sja klo dy mencelakai suzy…
    Tag ad ampunnny…..😦

  8. Jiyeon kok jahat sih. Jangan gangguin Myungzy dong Seungyeol kan masih ada.
    Kalo minho sama aku aja ya hahaha *dikeroyok flames* *sembunyi dibalik badan kyu*😀

  9. Jadi agak sebel deh sama Jiyeon eonni. Kyyaaaaaa kamu jahat mau memisahkan Myungsoo Oppa dan Suzy eonni. Apa nda kasian sama Myungsoo Oppa

  10. huuaaa….. akhirnya myungsoo menjelaskan semuannya…
    jangan bilang jiyeon melakukan sesuatu yg licik.. huffttt….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s