Neo Hanaman (Only You) /Part 2

 

 

Author: Han Hyomi

• Length: Chaptered
• Genre: Romance, Friendship, Sad
• Cast:
– Meng Jia/ Jia
– Lee Minyoung/ Min
– Dong Young Bae/ Taeyang BigBang
– Lee Kikwang/ Kikwang BEAST
– Yoon Doojon/ Doojoon BEAST
– Bae Suji/ Suzy

 

 

Semua cast adalah milik Tuhan YME, orang tua, dan manajemen masing-masing

***

Last Chapter

“mianhae Minnie-ah….”

Bisik ku dalam hati dan segera menghapus pesan yang baru saja Ia kirimkan

“kita sudah sampai”

sebuah suara memalingkan wajahku dari layar Hp. Yeoja yang duduk disamping ku itu tersenyum dengan sangat manis……

***

*Lee Kikwang POV*

Ball room hotel termewah dan termahal di Seoul itu sangat ramai saat aku dan Suzy tiba disana.

“sebenarnya untuk apa kita kesini Suzy-ah?”

Tanya ku bingung dan gugup, saat beberapa wartawan datang menghampiri kami. Dengan halus aku berusaha melepas tangan Suzy yang bergelayut di lenganku

“mwo? Masa kau tidak tau? Hari ini kan ulang tahunku”

senyumnya

“jeong…jeongmalyeo? Lalu kenapa ada wartawan segala?”

tanyaku semakin gugup saat wartawan-wartawan itu mulai memfoto kami.

“ah oppa! Kenapa kau gugup begitu? Tidak ingin mengucapkan saengil chukkae padaku eh?”

senyum jahil nya mengembang. Tampaknya dia masih belum menyadari apa yang akan terjadi

Kemudian hal yang aku takutkan menjadi kenyataan, para wartawan itu tiba dan menghadang jalan kami sambil memberondongkan pertanyaan dan membidikkan kilauan cahaya kamera yang menyilaukan

“Lee Kikwang-sshi siapa gadis yang bersama dengan anda ini? Apakah kalian memiliki hubungan istimewa?”

Tanya seorang wartawan

“kalian datang bersama bukan? Sepertinya memang ada hubungan special diantara kalian, tolong ceritakan pada kami Kikwang-sshi”

“Lee Kikwang-sshi, jadi apakah sekarang kau akan mengenalkan nona ini sebagai kekasihmu?”

“Lee Kikwang-sshi!!…………………………………”

“Lee Kikwang-sshi!!………………………………………………”

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang diajukan oleh para wartawan yang membuat kepalaku sakit. Ku tolehkan kepala kearah Suzy, dia terlihat sama bingungnya denganku. Dia hanya menjawab dengan gelengan kepala bingung.

Kemudian ditengah kebingungan kami, datang segerombolan pria berbadan tegap dan memakai setelan jas hitam rapi melindungi kami dan menghalau para wartawan kemudiaan mereka menggiring kami kesebuah ruangan di dalam ball room mewah itu.

“appa!”

teriak Suzy manja pada seorang ahjussi yang berada dalam ruangan tersebut.

“ah uri ttal, neo waseo?!”

seru ahjussi tersebut sambil mengembangkan senyum

“appa! Kenapa ada banyak waartawan didepan? Ini kan ulang tahunku, aku bukan artis! Shiro! Aku tidak suka”

sungut Suzy masam

“mianhae Suzy-ah, tapi bagaimanapun pekerjaan appa mu inikan berhubungan dengan wartawan. Jadi appa punya banyak kenalan wartawan yang tidak enak kalau tidak diundang. Lagipula, hari ini ada banyak selebitis yang datang ke pestamu. Dan oh ya, apa kau lupa? Sebentar lagi kan kau akan memasuki dunia entertainment korea”

jelas ahjussi dengan sabar

“tapi yang ulang tahunkan bukan appa! Dan meskipun nanti aku akhirnya masuk ke dunia entertaint, aku tidak suka membicarakan masalah pribadi di depan media”

Suzy terlihat semakin kesal

“masalah pribadi?”

Bae sajangnim, ayah Suzy mengeryitkan keningnya. Kemudian dia melirikku dengan tatapan aneh. Mungkin dia baru menyadari kehadiranku disana bersama Suzy

“guddae, appa minta maaf. Jeongmal mianhae” lanjutnya pada Suzy

“ah! Ada Lee Kikwang-sshi juga rupanya”

Bae sajangnim mengalihkan perhatiannya dari Suzy padaku

“annyeong hasimnika sajangnim”

ucapku sopan sambil membungkukan badan. Bae sajangnim menganggukkan kepalanya sedikit dan menoleh pada Suzy

“Suzy-ah keluarlah, bukankah kau harus menyapa tamu-tamu mu. Ada yang ingin appa bicarakan dengan Kikwang-sshi”

“mwo? Tapi appa…”

“kka…!”

ucap Bae sajangnim tegas dengan suara beratnya yang dalam dan berwibawa

“arraseo…”

Suzy menatapku ragu kemudian keluar ruangan

***

*Meng Jia POV*

“gomawo untuk hari ini Jia-ya”

senyum Yong Bae saat aku akan turun dari mobilnya. Aku hanya membalas dengan senyuman seraya mengulurkan tangan membuka pintu

“changkaman….”

Yong Bae menahan tanganku lalu dia turun dan berlari kesisi mobil di sebelahku. Dengan sikap gentle ia membukakan pintu mobil dan kembali melemparkan senyum manisnya

“gomawo Yong Bae ah”

ucapku tersanjung

“pulang dan beristirahatlah, sudah malam. Masih ada banyak hal yang harus kau kerjakan besok, iyakan?”

senyumku sambil membalikkan badan dan membuka pagar rumahku

“Jia-ya, changkaman….”

Kembali Yong Bae menahan dan memegang tanganku

“wae?” aku memutar tubuh kearahnya

“errr..ehmm…lain kali…lain kali…, kita…kita… masih bisa bertemu seperti hari ini bukan?”

tanyanya sambil mengusap rambut mohawnk nya gugup

“tentu saja!”

ucapku menahan tawa melihat tingkahnya. Omona…jangan-jangan artikel yang pernah kubaca tentang Taeyang BIGBANG yang tidak pernah punya yeoja chingu itu memang benar fikirku

Kemudian tanpa kusangka Yong Bae menghampiriku dan dengan lembut namun masih gugup dia mencium keningku!

“jeongmal gomawoyo….Jia-ya….choahae…”

ucapnya pelan dengan kata terakhir ‘choahae’ yang nyaris tak terdengar. Lalu dengan cepat dia berlari masuk dan melajukan mobilnya. Sempat kulihat wajahnya yang tersenyum bahagia

Aku masih mematung di depan pagar. Perlahan kusentuh keningku tepat dimana Yong Bae menciumku tadi….

“MENG JIA-SSHI!!!!”

sebuah teriakan yang lebih mirip bentakan dan terdengar penuh kegeraman memanggil namaku, membuatku terkejut. Suara itu……

***

*Lee Minyoung POV*

From: Kikwangie

Jagiya, mianhae…sepertinya kita tidak bisa bertemu hari ini. Ada hal lain yang harus aku lakukan. Nanti aku akan menelponmu nanti. Mian…

Entah untuk yang keberapa kalinya aku membaca sms yang dikirimkan Kikwang padaku tadi sore. Tampaknya dia sedang terburu-buru saat mengetik pesan, terlihat dari bahasanya yang tak beraturan; “Nanti aku akan menelponmu nanti. Mian…” entah kemana dia sebenarnya…

Kikwang membatalkan janji kami begitu saja tanpa ada penjelasan apapun. Waeyo???

sebaris kalimat itu terus menggangguku, seperti monster yang ada dalam cerita-cerita fiksi terus mengejarku memaksaku mencari tau penyebabnya. Aku mendesah berat, dan sekali lagi membaca sms Kikwang. Seandainya orang lain yang bersikap seperti ini, sama sekali tidak masalah bagiku. Toh dulu aku sudah terbiasa…sekilas kenangan masa laluku dengan Lee Joon mengusikku. Kenangan yang pahit. Segera kutepis dan ku buang jauh bayangan itu.

Tapi ini Kikwang, Lee Kikwangie ku! kenapa dia mulai bersikap seperti Lee Joon yang dulu bisa dengan begitu mudahnya mengabaikan dan membatalkan janjinya denganku?

“Minnie-ah, aku beritahu padamu. Semua namja itu sama saja! Sama-sama berbahayanya. Kau harus melindungi dirimu agar tidak terluka. Jangan percaya pada mereka seratus persen! Apalagi ini Lee Kikwang, dia bukan namja kebanyakan. Tidak jauh berbeda dengan Lee Joon. Selebritis!”

ucapan nyinyir dari Jia saat menasehatiku waktu kukatakan tentang keputusanku untuk bertunangan dengan Kikwang yang lumayan mengesalkan kembali terngiang. Jia…entah kenapa dia selalu sinis bila menyinggung masalah kesetiaan dan komitmen. Mungkin karena dirinya sendiri yang tidak pernah bisa setia? Entahlah…namun yang jelas saat ini aku mulai memikirkan nasehatnya itu.

“apa mungkin? Kikwang…”

bisikku gamang sambil menatap kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 12.45

“kenapa sudah selarut ini dia tidak juga menelponku?”

dengan kecewa dan gundah, aku menatap layar telpon genggam ku yang masih membisu. Kemudian dengan ragu menekan nomer yang sudah kuhafal diluar kepala. Namun bukan suara Kikwang yang kudengar, tapi suara operator telepon yang memberitahukan bahwa si empunya nomer sedang tidak bisa dihubungi.

Perlahan kurebahkan tubuhku dan menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong. Fikiranku dipenuhi oleh bayangan Kikwang.

“Kikwangie-ya….oddieseo? neon oddieseo?….”

bisikku sedih, marah dan putus asa.

***

*Lee Kikwang POV*

Aku masuk kedalam dorm dengan lesu. Suasana dorm sangat sepi, sepertinya seluruh penghuninya sudah lama terbuai ke alam mimpi. Ku lirik jam di dinding yang menunjukkan pukul 02.00 dini hari.

“pantas saja sudah sangat sepi”

gumamku sambil kembali melangkah terhuyung menuju kamarku. Kepalaku terasa berat, entah berapa banyak botol soju yang kuminum tadi. Ah…sudah lama aku tidak mabuk, bahkan aku tidak ingat kapan terakhir aku minum-minum seperti tadi

Sesampainya di kamar, kuhempaskan tubuhku yang lelah. Masih terngiang dengan jelas apa yang dikatakan oleh Bae Young Joon sajangnim, ayah Suzy. Dadaku terasa sakit

ARGGGHHH!!!

Teriakku kesal. Ku tinju kasur berkali-kali dengan geram…

***

*Meng Jia POV*

“jelaskan apa yang baru saja aku lihat ini Jia-sshi!!”

seorang namja turun dari motor sportnya yang terparkir tak jauh dari pagar rumahku. Matanya menatapku penuh amarah dan kecemburuan

“nan…nan…”

gugupku, aisshh… kenapa aku tidak memperhatikan kalau ada dia disitu tadi fikirku

“siapa dia? Nuguya? Namja barumu eh?”

sinisnya sambil mencengkram pergelangan tanganku

“lepaskan! Lepaskan DooJoon-sshi!”

teriak ku mulai marah

“NUGU!!!”

teriaknya berang

“GUDDAE!!! DIA NAMJA BARUKU!!”

bentak ku berani. Sepertinya ini saat yang tepat untuk mengakhiri hubunganku dengan DooJoon

“Mwo? MWOYA?!! APA YANG KAU KATAKAN??!! LALU AKU SIAPA BAGIMU??!”
DooJoon terlihat semakin hilang kendali, wajahnya yang putih bersih terlihat memerah dalam remang lampu taman dari halaman. Pergelangan tanganku serasa hampir patah dalam cengkramannya. Aku mulai menangis

“kita akhiri saja sampai disini…geumanhaja uri”

ucapku pelan sambil menengadah menatapnya

“Mwo??”

DooJoon menatapku, suaraya melemah saat menatap tetesan air mataku

“aku sudah lelah bersamamu DooJoon ah…mari kita akhiri”

bisikku

“Wae? Waeyo? Apa karena dia?”

Tanyanya, kemarahannya mereda tapi dia terlihat sangat terluka

“mungkin…molla. Aku tidak tau. Yang aku inginkan kita akhiri semuanya. Aku bukan yeoja yang pantas untukmu DooJoon ah. Aku mohon lepaskan aku, sebelum aku semakin menyakiti mu”

ucapku sambil menatap kedua matanya

“apa salahku? Aku sangat mencintaimu Jia-ya. Nan neomu saranghae…”

bisiknya putus asa

Suara putus asanya seperti bergaung dan memantul ditelingaku dari tempat yang jauh, bagai selimut tebal dingin yang menyelimuti hatiku yang terluka.

Ya terluka sangat parah, luka yang sudah ada jauh sebelum aku mengenal DooJoon ataupun namja-namja sebelumnya yang pernah menjadi kekasihku. Luka yang seakan tidak akan pernah sembuh, luka yang hanya bisa kutahan dan kulupakan rasa sakitnya saat kulihat para namja yang terluka saat kusakiti hatinya seperti luka yang kini kulihat tergambar jelas diwajah DooJoon.

“jeongmal mianhae DooJoon-ah…tolong lupakan aku!”

ucapku tegas sambil menarik tanganku dari cengkramannya hingga terlepas. Membalikkan badan dan segera masuk kedalam rumah. Tak kuperdulikan suara DooJoon yang terus memanggil namaku…

***

“kau lihat? Kau lihat apa yang baru saja aku lakukan? Apa kau melihatnya? Seharusnya kau melihat bagaimana hebatnya aku. Aku kembali berhasil mempermainkan dan membuang satu lagi namja. Bukan hanya kau yang bisa melakukannya, bukan hanya kau!”

didalam kamarku yang sunyi aku berbisik penuh amarah sambil menatap selembar foto seorang namja. Sayup terdengar suara Yoon DooJoon yang masih memanggil namaku. Perlahan tetesan air mata meleleh dari kedua mataku, luka ku mengalirkan darahnya lagi. Luka yang tak kunjung sembuh…..

To Be Continue…

#annyeong…. saya balik lagi, bawa ff recycle [lagi] jadi jangan heran kalo merasa pernah baca ff yang sama dengan judul yang sama juga tapi dengan casts berbeda. ingat, bukan plagiat ya!
main cast nya bukan Suzy *biar adil* tapi ternyata sayA gak bisa kalo gak masukin Suzy jadi cast, jadi well di part 2 peran yg tadinya mau dikasi ke Fei *eaa gaya* saya kasi ke Suzy coz lebih cocok Suzy buat meranin karakter itu. anyway Jia sama Min plus Suzy disini, orang biasa dan bukan Miss A ^^
mian kalo gak suka pairingnya, Taeyang itu karena dia bias author en di original ff sebelumnya emang pake Taeyang. jadi dia salah satu cast yang gak saya ganti. kalo MinKwang couple, author emang suka meskipun gak ngeshipperin mereka kayak Myungzy :D
ok deh, sekali lagi maaf kalo author banyak bacot ^^V
RCL sangat ditunggu ^^

10 thoughts on “Neo Hanaman (Only You) /Part 2

  1. Appa Suzy bilang apa sih k’Kikwang..???(Penasaran)

    Hampir semua member’s Miss A main d’sini…entr part 3’a ada Fei ya,Eonnie..???(?).

    D’tunggu k’lanjutan’a…
    Fightiiinnggg…

  2. Mian hamnida baru RCL sekarang, aku suka pairingnya!
    Oh… Jadi suzy nanti jadi gantinya Jia buat doojoon ya?*soktauhehe

    lanjut ya thor!…

  3. Kyaaa! Author….
    I like itt…
    Mianhe baru baca…

    Lanjutyah…
    Oh ya? Doojoon sama Gikwang disini ceritanya member B2ST kah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s