I Love your noona *part 1*

Title : i love your noona.
Author : Ananda Yune.
Main Cast :

  • Bae Suji ( Miss A )
  • Choi Joon Hong/ZELO ( B.A.P )
  • No Minwoo ( Boyfriend )

Minnor Cast :

  • Yun Changhyun/Ricky ( TEEN TOP )
  • Choi Changjo ( TEEN TOP )
  • Jo kwangmin ( Boyfriend )
  • Jo Youngmin ( Borfriend  )

Genre : Fluff
Length : Two-shot

 Annyeong Chingudeul, aku balik lagi bawa FF ini. tau zelo ? itu maknaenya B.A.P 96 line tinggi 182. Untuk tinggi cocok sama suzykan ?! kekekeke … kalo ada yang mikir ‘ada hubungan apa zelo sama suzy ?’ engga.. mereka ga ada gosip/hubungan apa-apa.. ini random.. aku yang buat.
Jangan lupa buat komen. Sumoah .. males banget sama silent reader. happy reading ~~

Author’s POV

Siang Hari di SMA ternama di seoul, segerombolan namja sedang berkumpul di kantin dengan snack dan coke mereka. Mereka ada Ricky, Zelo, Changjo, Youngmin, Kwangmin, dan Minwoo.

“ tsk, lihatlah sekumpulan yeoja yang ada di sana” ucap zelo yang menunjuk ke arah segerombolan yeoja. Semua temannya menoleh.

“ waeyo ?” tanya changjo.

“ babo, kau tidak lihat wajah mereka yang penuh dengan tumpukan bedak ?!” hardik ricky.

“ ahh .. kau benar. Dan lihat bibir mereka. Bukankan itu lipstik ? seharusnya mereka memakai lips gloss. Aku benarkan ?!” tanya youngmin yang di sambut dengan anggukan yang lain.

“ kalian melupakan satu hal” ucap minwoo dengan senyum evilnya.

“ apa ?” tanya yang lain kompak.

“ their skirt too short” ucap minwoo seraya memasukkan kentang ke dalam mulutnya. Yang lain secara refleks menatap rok yang di pakai yeoja-yepja itu.

“ kau benar” gumam kwangmin pelan seraya menggelengkan kepalanya dan menatap kaki mulus teman yeojanya itu dengan mulut terbuka lebar.

“ minwoo-ah, kau ini.. aku bilang wajah mereka. Kenapa kau melihat bagian kaki mereka ?! aishh .. pikiran yadongmu itu.. bisakah pikiran itu di hilangkan sesaat ?!” ucap zelo seraya melempar kentangnya ke arah minwoo.

“ Mereka bukan tipeku” ucap ricky tiba-tiba. Yang lain menoleh ke arah ricky.

“ yang jelas, yeoja-yeoja yang seperti itu adalah tipe minwoo” ucap zelo tanpa menatap minwoo, dengan cepat minwoo melempar kentangnya ke arah zelo.

“ mereka bukan tipeku.. kau ini.. bicaralah yang benar”

“ jika bukan tipemu, kenapa harus marah ?!” ucap zelo tidak mau kalah.

“ tsk, lihat saja.. yeojaku pasti lebih baik daripada yeojamu”

“ sudahlah .. kalian berdua diam.. aku tidak peduli bagaimana tipe yeoja kalian, dan tidak peduli, siapa yang akan menjadi pacar kalian nanti..” ujar kwangmin yang sedari tadi diam, tidak bersiuara. Minwoo masih menatap zelo sinis.

“ mwo ?! apa kau ?! kau ingin perang ?! baik. Sini.. lawan aku” tantang zelo. Minwoo mengalihkan pandangannya ke makanannya sendiri. Tidak memperdulikan tantangan zelo tadi.

Mereka berteman sejak kelas 1 SMA. Mereka telah berteman selama satu tahun. Walapun mereka berteman dengan baik, tidak jarang zelo dan minwoo bertengkar. Mereka berdua memang selalu adu mulut satu sama lain, dan kwangmin yang selalu melerai. Ricky sebagai pendukung minwoo, Changjoo sebagai pendukung Zelo, dan youngmin sebagai penonton.

Mereka selalu mengomentari penampilan yeoja yang ada di sekitar mereka. Mulai dari wajah, penampilan, dan sikapnya. Segerombolan tadi adalah hoobae *junior* mereka. Bedak yang mereka kenakan sangat tebal, lipstik merah yang menor, dan rok yang sengaja dipendekkan.

Tiba-tiba handphone minwoo berbunyi. Minwoo segera mengambil handphone yang ada di saku celananya dan mengangkatnya cepat.

“ yeoboseyo.. noona, kau ada di mana ?!” tanya minwoo pada orang di sebrang sana.

“ aku ada di kantin. Noona bisa ke sini ?! aku belikan coke, noona psati capek. Ne .. gomawo noona” ucap minwoo lalu berlari ke arah toko dan membeli sekaleng coke dingin.

“ aku tau, kalian tidak ingin mendengar tipe idealku.. tapi.. tipeku adalah .. yeoja yang natural beauty, berambut panjang, innocent, dan tidak genit seperti mereka” ucap zelo dan di akhiri tunjukkan ke arah hoobae mereka tadi.

“ tsk .. tidak perlu pandai ?” tanya youngmin sinis.

“ pandai ?! tentu saja, tapi tidak terlalu pandai juga tidak masalah.. aku bisa mengatasinya dengan kemampuan otakku” ucap zelo bersombong diri. Zelo memang anak terpandai di angkatan mereka. Minwoo hanya tersenyum kecil.

“ yeogiyo ….” tanya suara yeoja yang sangat pelan. Semuanya menoleh ke arah suara. Mereka kaget melihat yeoja yang sedang berdiri dengan tatapan ragu, lalu yeoja itu menyelipkan rambutnya ke belakang telingga dengan tangan kirinya.

“ ne .. ne ? waeyo ?” tanya zelo gugup.

“ apakah kalian mengenal minwoo ?” tanya yeoja itu pelan.

“ MINWOO ??” tanya mereka serempak. Kaget.

“ ne .. ne .. kalian mengenalnya ?!”

“ tentu saja, tapi kau siapanya ?!” tany zelo lagi.

“ aku noonanya” jawab yeoja itu pelan.

“ NOONANYA ?!!” tanya mereka kaget. Lalu mereka berkumpul sebentar, membentuk lingkaran.

“ ya … aku tidak tau kalau minwoo punya noona. Dan secantik ini” bisik zelo.

“ kau benar..cih .. dia pelit sekali” ucap changjo.

“ ohh .. noona” suara minwoo terdengar. Mereka kembali menatap minwoo dan noonanya.

“ minwoo-ah, ini.. flash diskmu. Jangan sampai tertinggal. Ara ??” ucap yeoja itu seraya menyarahkan flash disk berwarna biru.

“ ehem .. Minwoo-ah. Ini noonamu ?! kau tidak ingin mengenalkannya pada kita ?!” tanya zelo menatap minwoo dengan tatapan memohon. Minwoo menoleh dan memicingkan matanya, ia merasakan sesuatu yang salah.

“ eumm .. baiklah, noona ini teman-temanku. Dan kalian semua, ini noonaku” minwoo memperkenalkan noonanya kepada teman-temannya dengan mata memicing.

“ namanya..” bisik zelo

“ eumm  …. Bae suji” ucap minwoo. Zelo berdiri cepat dan diikuti yang lain. Sebenarnya yang lain tidak tau mengapa harus berdiri, tapi mereka tetap melakukannya.

“ annyeong haseyo.. zelo imnida” ucap zelo dan mengeluarkan killer smilenya. Yang lain hanya diam, dan kembali duduk setelah tau apa maksud zelo berdiri tadi.

“ ahh .. ne.. Bae suji imnida” balas suji, noona minwoo dengan tersenyum, menunjukkan eyes smilenya yang indah itu.

“ kau teman Minwoo ?” tanya suji.

“ sahabat terbaiknya” ucap zelo dan memeluk minwoo erat, tanda bahwa mereka teman baik. Minwoo menatap zelo denan tatapan –kau-dan-aku-berteman-baik-?-

“ ah .. guere .. aku pulang dulu. Berikan cokenya padaku” ucap suji yang telah menjulurkan tangannya. Minwoo tidak memberikan coke itu pada noonanya, ia masih menatap zelo. Zelo dengan cepat mengambil coke dari tangan minwoo dan memberikannya pada suji.

“ ini noona.. hati-hati di jalan” ucap zelo lalu melambaikan tangannya dan tersenyum ramah.

“ ne.. gomawo” ucap suji lalu berjalan keluar kantin.

“ sahabat terbaikku ??!” tanya minwoo pada zelo dengan tatapan tidak percaya.

“ tentu saja. Bukankah kita sudah berteman lama” ucap zelo seraya menepuk pundak minwoo pelan.

“ kau suka noonaku ?!!” tanya minwoo.

“ minwoo-ah, suji noona itu tipe idealnya zelo. Molla ?!” ucap ricky lalu meminum cokenya.

“yeoja yang natural beauty, berambut panjang, innocent, dan tidak genit. Zelo said that his type ideal” ucap youngmin.

“ dan satu lagi .. zelo tidak menilai dari segi otak. Tapi jangan terlalu parah” ucap changjo.

“ dan .. noonamu masuk kategori mana ?! pandai ? lumayan ? atau tidak ?!” tanya kwangmin.

“ sangat pandai” gumam minwoo.

“ berarti aku harus mengejar noonamu itu” ucap zelo bersemangat.

“ tsk, apapun rencana licikmu nanti. Akan kugagalkan” ucap minwoo dan kembali ke tempat duduknya.

“ waeyo ?”

“ tsk, namja keras kepala, dan ingin menjadi yang utama tidak akan kubiarkan mendekati noonaku”

“ tsk, bukankan kita bersahabat ?!!” tanya zelo ramah dan berpuppy eyes.

“ hoh .. menurutmu bagaimana ??!”

“ kau ini.. lihat saja nanti …”

************

Zelo’s POV

Tsk, aku sudah berusaha menanyakan nomor handphone suji noona pada minwoo, tapi namja nakal itu tetap diam. Ahh .. aku tidak bisa fokus pada pelajaran kalau memikirkan suji noona terus. Bagaimana ini ?!!

Aku mencolek pundak minwoo yang duduk tepat di depanku.

“ minwoo-ah, kau hari ini mau pulang bersamaku ?!” bisikku pada minwoo. Dia hanya menggeleng tanpa menoleh ke arahku. Aishh ~~ this boy..

“ jinja ?! apa kau tidak akan menyesal ?” tanyaku memastikan. Dia mengangguk dengan pasti. Pasti ada cara..

“ noonamu kelas berapa ?!!” minwoo menoleh ke arahku, kuberikan cengiran tanpa dosa padanya.

“ baiklah, aku hanya memberikanmu satu info”

“ apa ?” walaupun hanya satu, gwanchana. Akan kubujuk dia untuk memberikanku informasi lagi.

“ dia kelas 3 SMA. Kau puas ?!!”

“ JINJAYO ?!!” ucapku bersemangat. Minwoo dengan cepat menghadap ke arah songsaengnim.

“ ne.. jinja.. ini adalah rumus. Bisa dipastikan keakuratannya” jawab songsaengnim searay menatapku. Minwoo menatapku lagi dengan cengiran puas di wajahnya. Awas kau ..

“ ne”

“ masih ada pertanyaan ??” tanya songsaengnim.

“ ne .. saya sudah sangat amat paham” ucapku seraya tersenyum.

“ good” songsaengnim kembali mengajar. Kujitak kepala minwoo pelan.

“ arrgghhh .. awas kau” erangnya. Kuberikan mehrong.

********

Author’s POV

Malam harinya.

                Zelo sedang duduk mengerjakan pekerjaan rumahnya. Sesekali bergumam ‘bae suji.. kelas 3 SMA’ .. ‘ what should i do ?!’ .. ‘ apa dia sudah punya namja chingu ?’ .. zelo selalu mengulangki perkataannya berulang kali. Tiba-tiba ia membanting pencil yang ia pakai.

“ arrgghh .. minwoo.. kau pelit sekali padaku ?!! aku perlu satu info lagi. Noonanya sudah punya namja chingu ?! atau belum ?! arrghhh .. make me crazy” gumam zelo seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Lalu ia berjalan ke arah ranjangnya. Berbaring di sana, dan menatap langit kamarnya.

“ aku harus membuat minwoo mengaku, tapi .. how ?!” gumamnya lagi. Zelo mengambil handphonenya dan mengirimkan pesan kepada minwoo.

 -from zelo-

                Minwoo-ah, kau sudah belajar ?! besok kim songsaengnim mengadakan test. FIGHTING !! jangan belajar terlalu malam. Have a nice dream.

*************

Keesokan harinya. Minwoo melihat layar handphonenya yang berkedip. Ia mengambil handphone yang ada di atas meja, dan membaca message yang masuk.

 

-from zelo-

Minwoo-ah, kau sudah belajar ?! besok kim songsaengnim mengadakan test. FIGHTING !! jangan belajar terlalu malam. Have a nice dream.

“ MWO ? ada test ?! hari ini ?!! aarrgghh .. kenapa namja ini tidak memberi tahuku lebih awal. Dia mengirimkan message pukul ?!! pukul 10 ?! jelas .. aku tidur pukul 8. Aish ~~ how should i do ?!” minwoo menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia bangkit dan berjalan ke kamar mandi.

*************

Zelo dalam perjalanan menuju sekolah. Ia berjalan dengan senyuman cerah di wajahnya. Ia tampak sangat bahagia. Berjalan dengan mendengarkan music dan sesekali melakukan dance seraya tersenyum. Para yeoja yang melihatnya langsung tersenyum dan berbisik. Namja tampan, tinggi, dan jago dance, siapa yang tidak suka ?!!

“ minwoo-ah, aku yakin kau pasti sedang marah-marah selagi mandi. Sarapanmu tidak tenang, dan perjalananmu ke sekolah tidak bahagia, seakan kau ingin absen hari ini. Hooh.. aku yakin rencanaku ini berhasil. No minwoo, siapa yg tidak tau dia, namja yang selalu tidur pukul 8, dan bangun pukul 7. Ckckck .. dan satu lagi .. aku yakin 100% dia lupa tentang test itu. Rencanaku pasti berhasil.. lihat saja nanti” gumamnya seraya melakukan poppin.

Tidak lama kemudia, Zelo telah sampai di sekolah. Di kelas hanya ada youngmin dan kwangmin yang sedang membaca buku.

“ annyeong haseyo….” sapa zelo terlalu bersemangat. Kedua orang itu hanya melihat zelo dengan tatapan aneh.

“ neol … gwanchana ?!” tanya kwangmin seraya melepaskan kacamatanya.

“ aku ?! sangat amat baik-baik saja” jawab zelo dengan senyum mengembang di wajahnya.

“ jelas .. ada yang tidak beres. Sikapmu .. aneh sekali” ujar youngmin.

“ waeyo ?! ada yang aneh ?”

“ sangat” jawab kedua namja itu bersamaan.

“ tsk, mungkin itu hanya firasat kalian saja”

“ hal apapun yang membuatmu pagi ini bahagia. Pasti ada hubungannya dengan noonanya minwoo” ujar youngmin memberi tanggapan.

“ kau benar…” ucap kwangmin menyetujui ucapan youngmin.

“ kalian benar.. hahhaha” ucap zelo seraya merampas buku yang di pegang kwangmin.

“ kalian belum belajar untuk test nanti ?” tanya zelo.

“ kalau aku sudah. Aku hanya ingin mereview ingatanku saja” ujar youngmin.

“ me too” balas kwangmin seraya tersenyum lebar. Zelo hanya mengangguk tanda mengerti

“ dan kau ?!” tanya youngmin. Zelo hanya mengangguk. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki berlari ke arah kelas mereka.

“ hoh ? minwoo-ah ? kenapa kau lari begitu ?” tanya kwangmin bingung.

“ YA ! you should told me” ucap minwoo seraya memukul lengan zelo.

“ bukannya kemarin aku sudah memberi tahumu ?! pesan ? kau tidak baca ?” tanya zelo balik.

“ lebih awal. Kenapa kau mengingatkan aku saat aku sudah tidur ?”

“ bagaimana aku tau kau sudah tidur atau belum ?”

“ kau bisa mengirim pesan padaku”

“ i’m not your mom, baby” ucap zelo di akhiri senyum sinisnya. Dan meletakkan tasnya di atas bangkunya. Minwoo berjalan ke arah bangkunya, tepat di depan zelo. Minwoo menatap zelo tajam, sedangkan yang ditatap tidak ambil pusing. Zelo memakai earphonenya dan memejamkan mata seraya meanggukkan kepalanya sesuai irama lagu.

“ tsk.. awas kau” gumam minwoo

*************

Kim songsaengnim masuk ke kelas mereka dengan beberapa lembar kertas di tangan kanannya.

“ pagi…” ucap kim songsaeng ramah.

“ pagi…”

“ oke, hari ini.. jabwal kalian untuk test.. keluarkan alat tulis dan masukan semua buku” perintah kim songsaeng. Minwoo mwnoleh ke belakang, ke arah zelo.

“ figting” ucap zelo pelan seraya mengepalkan tangannya ke arah minwoo. Minwoo menatap zelo heren.

Soal telah dibagikan 15 menit lalu, soal berjumlah 20. Zelo telah menyelesaikan 15 soal, dia memang pandai, sedangkan minwoo hanya bisa mengerjakan 3 soal saja, di menoleh ke arah teman sebangkunya, ricky. Ricky juga terlihat frustasi.

“ minwoo-ah, kau bisa mengerjakannya ?” tanya minwoo dengan berbisik. Minwoo hanya menggeleng pelan dengan senyum kecut di wajahnya. Ricky dan minwoo telah membuat perjanjian, mereka tidak akan mencontek satu sama lain, tetapi dapat mencontek temen lainnya. Zelo mencondongkan kepalanya di antara minwoo dan ricky. Zelo menoleh ke arah ricky lalu minwoo.

“ aku sudah selesai” ucapnya dengan berbisik dan tersenyum senang.

“ jinja ??” tanya ricky. Zelo mengangguk.

“ minwoo kau sudah selesai ?” tanya zelo lalu mengintip lembar jawaban minwoo.

“ ne ?”

“ ahh .. masih nomer 3 rupanya.. tsk.. work hard boy” bisik zelo menepuk pelan punggung minwoo.

“ kurang 10 menit lagi, test berakhir. Kalian sudah selesai ?” tanya kim songsaengnim.

“ neee”

Minwoo hanya melihat teman-teman dengan tatapan bingung. Ia menoleh ke arah zelo yang sedang bersiul-siul senang.

“ zelo-ah, bolehkah aku melihat jawabanmu” tanya minwoo hati-hati.
“ jawabanku ?! eeummm ada satu syarat”

“ apa itu ? akan kulakukan!”

“ jika aku menanyakan sesuatu tentang noonamu, kau harus menjawabnya dengan jujur”

“ mwo ?? are you crazy ?”

“ jika kau tidak mau, just say it” ucap zelo seraya menaik-turunkan bahunya. Minwoo menatapnya dengan tatapan –aku-tau-ini-akan-terjadi-

“ waeyo ? kau tiak mengerjakan ?! tinggal 10 .. ah ani 9 menit lagi” ucap zelo seraya melihat jam tangannya.

“ what a silly boy. Cepat, berikan lembar jawabanmu” pinta minwoo.

“ setiap saat aku menanyakannya, kau harus selalu menjawab dengan jujur” ucap zelo yang menekankan kata jujur.

“ arasso”

“ kau tidak boleh mengingkari janjimu, ara ?
“ aku bukan namja seperti kau” ucap minwoo seraya menerima lembar jawabn yang diberikan ke arahnya.

“ cih .. licik sekali dia, pasti ini maksudnya semalam” gumam minwoo disela-sela menyalin jawaban zelo.

                                                                                                       ***********

Jam pelajaran telah usai, sekarang waktunya untuk istirahat. Mereka semua duduk di kantin. Zelo duduk berhadapan dengan minwoo.

“ minwoo-ah, noonamu.. sudah punya namjachingu ?” tanya zelo seraya memasukkan kimchi ke mulutnya.

“ tsk, sebenarnya aku sangat ingin menjawab ‘ sudah’, tapi karna aku harus menjawab jujur maka belum, dia belum mempunyai pacar. Kau puas ??” tanya minwoo dengan muka masam.

“ belum.. masih belum. Tipe ideal noonamu bagaimana ?!”

“ eumm .. aku tidak tau pasti, tapi namja yang cute, sexy, bad guy.. kinda of..”

“ ahh .. tiga-tiga ada pada diriku”

“ tsk.. terserah kau saja, aku tidak ingin merusak khayalanmu itu”

“ nomer hanphonenya ?!!” minwoo menatap zelo yang sedang tertawa lepas.

“ just kidding boy. I’ll find it out with myself.. just relex. Enjoy your meal” ucap zelo lalu menyuapi minwoo dengan kimchinya. Minwoo membuka mulut, kimchi masuk, dan zelo tersenyum.

************

Bel pulang terdengar di seluruh penjuru sekolah. Zelo dan teman-temannya keluar dari kelas seraya mendiskusikan tentang tugas kelompok yang baru di dapat oleh park songsaengmin, guru kesenian. Melukis. Sebenarnya ini bukan tugas kelompok, tetapi park songsaeng mengizinkan mereka untuk berkemlompok dengan syarat setiap orang harus mempunyai lukisan sendiri.

“ bagaimana jika mengerjakannya di rumah zelo ?” usul changjo.

“ ahh .. aku bosan. Kalian selalu ke rumah zelo, bagimana ke rumahku saja ?! rumahku sedang kosong. Bagaimana ?” pinta minwoo.

“ good idea. Eumm noonamu ?! kemana dia ?” tanya zelo seraya merangkul pundak minwoo.

“ jika alasan kau menyetujui usulku karna ingin bertemu noonaku, maka lebih baik kita ke rumahmu saja. Kkaja” ucap minwoo.

“ aish ~~ aniyo.. kita ke rumahmu.. lewat sini.. kkaja” ucap zelo lalu menggiring yang lain untuk berjala ke arah rumah minwoo.

                   **********

                Suji mendengar suara berisik di depan rumahnya. Ia berjalan keluar dan membuka pintu. Ia kaget melihat segerombolan namja yang sedang melepas sepatunya.

“ ahh .. noona, kau sudah pulang ?” tanya minwoo kaget lalu menatap zelo yang sedang tersenyum senang menatap suji.

“ ah ne.. tadi sekolahku pulang cepat. Kalian .. masuklah” ucap suji mempersilahkan teman-teman minwoo masuk. Zelo memilih masuk paling akhir.

“ annyeong noona..” sapa zelo seraya tersenyum lebar.

“ annyeong zelo-ah..” sapa suji balik. Zelo terkejut karna suji ingat pada dirinya.

Mereka berjalan ke arah halaman belakang rumah minwoo. Mereka melepas sepatu mereka dan mulai bermain di halaman yang di kelilingi bunga dan rumput.

“ haruskah kita bermain bola ?!” tanya ricky

“ bukan kita ke sini untuk melukis ?” tanya kwangmin serius.

“ kwangmin-ah.. santai sedikit. Kita bermain bola ya ?” pinta youngmin.

“ bagaimana jika setelah melukis kita bermain bola. Hem ??” usul zelo. Yang lain hanya mengangguk setuju. Mereka mengerluarkan buku gambar dan pencil lalu berjalan mengitari halaman. Minwoo, kwangmin, dan youngmin menggambar bunga. Changjo, ricky memutuskan menggambar bola sepak, bola basket, dan bola volly, sedangkan zelo memutuskan menggambar peralatan memasaka. Jadi ia pergi ke dapur minwoo. Di dapur ia melihat suji sedang membuatkan minum ntuk mereka. Senyum bahagia muncul di wajah zelo.

“ noona..”

“ zelo ? kenapa kau kemari ?”

“ aku ? akan menggambar ini” ucap zelo seraya menunjuk peralatan masak.

“ ini ? peralatan memasak ?” tanya suji.

“ ne… tidak penting objeknya, yang penting hasilnya nanti, right ??” suji hanya menanggapi dengan senyuman lalu melanjutkan membuat minuman. Zelo duduk di meja makan dan menghadap ke arah peralatan masak yang ada di sebelah kiri suji. Zelo sangat serius melukis. Sesekali ia menghadap depan, lalu menghdapa buku gambarnya. Setelah 30 menit berlalu, ia menghapus keringat yang ada di dahinya. Suji menoleh.

“ selesai ?” tanya suji yang sekarang sedang memasak.

“ ne .. noona.. gomawo” ucap zelo lalu pergi ke arah teman-temannya. Suji hanya menatap punggung zelo yang menjauh.

“ dia cute..dan dia paling tinggi di antara yang lain..” gumamnya seraya tersenyum.

********

Minwoo melihat zelo yang keluar dari dapur merasa aneh.

“ kau .. kau hais darimana ?”tanya minwoo langsung.

“ aku ?? aku habis menggambar. Kau ?”

“ dimana ?” tanya minwoo lagi, ia tidak menjawab pertanyaan zelo.

“ dapur”

“ ne.. dapur. Aku melukis panci” minwoo hanya diam memandang zelo. Lalu ia melanjutkan lukisannya.

“ panci ?!! tsk.. yang benar saja. Bunga lebih bagus daripada panci” gumam minwoo. Zelo memasukkan buku gambarnya ke dalam tasnya, lalu ia mengambil handphonenya.

“ sexy ?! sekarang waktunya” gumamnya pelan lalu berjalan ke arah halaman berumput. Ia memutar lagu B.A.P- Warrior. Teman-temannya menatap ke arahnya.

“ kau sedang apa ?” tanya mereka kompak.

“ kalian taukan jika aku suka dance ?” tanya zelo.

“ kami semua suka dance” jawab yang lain kompak.

“ ahh .. baiklah.. karna lukisanku sudah selesai. Aku mau merenggangkan ototku dengan dance. Ada yang mau gabung ?!!” tanya zelo. Tanpa menjawab pertanyaan zelo, mereka semua meletakkan buku gambar mereka dan berjalan mendekati zelo. Semuanya, kecuali minwoo.

“ music pleaseeee” ucap ricky bersemangat. Lagu warrior B.A.P mulai terdengar nyaring, mereka semua telah mengambil posisi dan dengan kompak menirukan dance B.A.P itu. Sedangkan minwoo hanya menatap mereka dengan tatapan datar. * silahkan lihat B.A.P-Warrior .. sumpah keren*

“ apa maksudnya ?!! pasti ada sesuatu hal” gumam minwoo.

Suji mendengar suara ribut dari halaman, ia mendekat ke arah halaman, dan melihat teman-teman minwoo sedang melakukan dance, sedangkan minwoo hanya duduk melihat mereka. Suji menikmati setiap gerakan mereka, ia mengintip disela-sela tembok di dapur. Melihat dari awal hingga akhir.

“ aku ingin EXO-History. Call ?” tanya changjo seraya menghapus keringatnya. Yang lain tersenyum dengan mengangkat jemponya pertanda setuju.

Lagu History-EXO mulai terdengar. Di halaman yang beralaskan rumput hijau, 5 namja berdiri menunggu intro lagu, dengan keringat yang membasahi seragam mereka, napas yang tersenggal-senggal, Kancing dari jas seragam mereka di lepas, sehingga terlihat seragam putih mereka yang sedikit basah. Semuanya seperti itu, tetapi zelo sedikit berbeda, ia melepas 1 kancing seragam putihnya, menambah kesan sexy. Intro telah  terdengar, tanpa perintah mereka bergerak dengan cepat dan juga kompak. Ini dia .. 6 namja ke banggaan gadis-gadis sekolah mereka, jika ada yeoja yang melihat mereka sekarang, mereka pasti akan bersorak senang, tapi ini belum lengkap tanpa minwoo. *bayangin kai-history ><*

Sayangnya yang melihat mereka bukan yeoja-yeoja dari sekolah mereka, tetapi yeoja yang menjadi pujaan di sekolahnya, yeoja yang menjadi noona minwoo. Ia tidak melepaskan matanya dari salah satu dari keenam namja sexy itu.

“ dia.. sexy sekali .. eottoke ??” gumam suji lagi. Ia memutuskan untuk kembali memasak daripada ketahuan mengintip mereka.

Minwoo memberikan tepuk tangan mariah ketika lagu telah selesai.

“ Well done buys” pujinya lalu bangkit menyerahkan minum kepada teman-temannya. Ia memberikan zelo minum paling akhir.

“ apa rencanamu ?” tanya minwoo seraya menyerahkan zelo minuman dan meminum punyanya sendiri. Zelo menatapnya tidak mengerti.

“ dance ? apa maksudmu dengan dance tadi ?!” tanya minwoo seraya tersenyum.

“ aku yakin kau tau..” ucap zelo seraya menepuk pundak minwoo.

“ noona ??” tanya minwoo.

“ mungkin ??!!” jawab zelo dengan senyum evilnya.

“ aish ~ kau ini …”

–TBC–

untuk part 2.nya, aku liat respon kalian dulu. banyak komen berarti tertarik, sedikit komen.. bakal lama part 2nya *ngancem*

Buat FFku yang just say ‘annyeong’ to me .. itu FF terbagus yang aku buat lho *menurutku*.. mau passwordnya ?! tanya aku langsung aja ^^.

41 thoughts on “I Love your noona *part 1*

  1. wahh..
    akhirnya ngepost ff juga..
    :))
    setuju..
    mskipun gak ada hbungnya suzy sm itu namja idol..
    gpp dong..yg pntg di ff mereka ada hbungan..
    suzy-a….daebak deh
    authornya jg daebak.
    gomawo..lanjut lagi chingu

  2. annyeong author ,, FF’y keren !! Cuma di part 1 ini kok lebih bny minwoo and zelo ya ??
    Di tunggu part 2’y author ^^

  3. Waah..
    Ini ff’a keren ^^ koq lom dilnjut ??
    Hahah..biasa’a Suzy unni dikelilingi namja” yg dipnggil sbgai oppa, lah ini ??
    Author, next🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s