Nado.. Saranghae *part 13*

Title : Nado.. Saranghae.
Author : Ananda Yune
Main cast :
  • Bae Suji ( Miss A )
  • Kim myungsoo ( INFINITE )
Minor cast :
  • Park jiyeon ( T-ARA )
  • Choi Joon Hong/ ZELO ( B.A.P )
Genre : Romance, Comedy, and  Sad
Length : Chapter
mian buat yang nunggu lama, dan ini adalah chap terboring. boring ? kenapa ?! ga tau, aku nulisnya males aja#PLAKK
Auhtor’s POV
3 hari berlalu, Orang tua suji dan myungsoo sudah pulang dari liburan mereka di jepang. Sekarang suji ada di kelas sedang mendengarkan mengumuman dari wali kelas mereka tentang prom. Tentu saja, murid-murid menyambut kabar ini dengan semangat. 
“ kim songsaengnim, kapan prom diadakan ??” tanya minho. Ketua kelas di  kelas suji.
“ 2 minggu lagi. Jadi kalian mempunyai banyak waktu untuk memilih baju, khususnya para yeoja” ucap wali kelas mereka dengan tersenyum.
“ tentu saja pak, kita para yeoja pasti ingin tampil cantik pada acara yang paling kita tunggu itu” ucap krystal dengan bangga.
“ baiklah, apa masih ada yang perlu di tanyakan ??” tanya songsaengnim memastikan.
“ saya pak, semua murid wajib ikut ?!” tanya namja yang duduk dengan minho.
“ ne, semua wajib ikut. Ini acara terakhir kalian di SMA, ara ?!!” ucap songsaengnim tegas.
“ kang minhyuk, sebaiknya kau ikut saja. Bukankah ini kesempatan bagus bagimu untuk mendekati suji ?!” teriak jiyeon yang di sambut siulan dari murid-murid lain.
“ jiyeon,lebih baik bagimu untuk diam” ucap minhyuk dingin.
Suji’s POV
“ kang minhyuk, sebaiknya kau ikut saja. Bukankah ini kesempatan bagus bagimu untuk mendekati suji ?!” teriak jiyeon tiba-tiba. Kudengar murid-murid yang lain mulai bersiulan.
“ jiyeon,lebih baik bagimu untuk diam” ucap minhyuk dingin. Kenapa dia sama seperti myungsoo ?! sifat mereka sama, kepribadian yang dingin,muka yang datar dan juga rangking satu di kelas  masing-masing, tapi tentu saja dia tidak bawel dan suka menghina seperti myungsoo.
Aku hanya dengar dari teman-teman kalau dia suka padaku, dan aku .. aku juga pernah menyukainya waktu kelas 10 , karna dia menolongku sewaktu MOS.
-Flasback-
Waktu itu ada datang ke sekolah terlambat pada saat MOS, terlambat 30 menit, tentu saja kakak kelas marah-marah padaku, mulai menghinaku habis-habisan, sedangkan aku hanya berdiri mematung
Sambil menahan tangis. Lalu aku diberi hukuman lari lapangan sekolah yang super luas itu sebanyak 10 kali putaran. Aku hanya mengangguk pasrah dan mulai berlari. Selagi teman-temanku dikerjai habis-habisan oleh kakak-kakak MOS, tapi aku malah berlari dengan keringat membasahi seragam SMPku itu. Sudah 2 putaran kulalui, kulihat jam tanganku, kira-kira 1 putaran menghabiskan waktu 7 menit. Masih kurang 8 putaran lagi. Aku hanya bisa berlari dengan emosi.
Saat putaran ke 5, kulihat teman-temanku diperbolehkan istirahat, memakan bekal mereka, sedangkan aku ?! aku masih berlari, tanggungkanku masih 5 putaran lagi. Saat aku berlari, kudengar myungsoo memberi semangat.
“ jelek, lari yang benar. Mana tenaga sapimu itu ?! keluarkan ! fighting ! fihting !” teriaknya di pinggir lapangan. Aku hanya melihatnya dengan tatapan tajam. Aku masih terus berlari, hingga …
“ berhenti” ucap namja dengan wajah yang datar, tapi wajahnya sangat cute. Andaikan ia tersenyum sedikit, aku pasti akan … akan …
“ waeyo ?” tanya dengan nafas tersengka-sengkal. Aku sudah tidak kuat.
“ lebih baik kau berhenti, daripada kau pingsan”
“ lebih baik aku pingsan daripada aku harus dihukum lebih berat lagi” ucapku dan bersiap berlari lagi, tapi namja itu memeggang tanganku dan menggeretku ke arah kakak-kakak MOS yang sedang tertawa tanpa dosa itu.
“ permisi..” ucap namja itu. Aku tidak tahu apa yang akan dikatakan namja ini.
“ waeyo ?!” ucap salah satu di antara mereka.
“ dia..” ucap namja itu sambil menunjuk ke arahku.
“ dia ?! kenapa dengan dia ?!! tunggu.. bukankah dia anak baru yang telat itu ?!!” tanya kakak itu.
“ kau benar, KENAPA KAU ADA DI SINI ?! BAGAIMANA DENGAN LARI SEPULUH PUTARAN ITU ??” bentak kakak lainnya.
“ eehh.. ittu .. aku .. aku masih lari … 5..5 putaran” ucapku terbata-bata, antara capek dan juga takut.
“ MASIH 5 ?! 5 ?! LALU KENAPA KAU ADA DI SINI ?! SEHARUSNYA KAU SEDANG BERLARI. CEPAT LANJUTKAN LARIMU ITU” bentak kakak itu lagi.
“ aku yang menyuruhnya berhenti” ucap namja yang menggandengku itu dengan datar. Kakak kelas yang baru saja membentakku menoleh cepat.
“ SIAPA KAU ?! ANAK BARU, BERANI SEKALI MENANTANG SUNBAEMU” bantak sunbae itu ke arah namja yang menolongku.
“ kang minhyuk, kelas 10-A” ucap namja itu dengan tenang. Jadi, namanya kang minhyuk. 10-A ?! berarti dia teman sekelaku.
“ LALU KAU MAU APA ?!” tanya sunbae itu lagi.
“ YA ! jangan membentak namja itu, lihatlah wajah imutnya” bela sunbae yeoja.
“ biarkan dia istirahat” ucap minhyuk sambil menunjukku
“ heh ??! lalu siapa yang akan berlari 5 PUTARAN LAGI ??”
“ aku” ucap minhyuk tenang. Aku menoleh kaget. Mwo ? dia ? jinja ??! ahh ..kau baik sekali.
“ kau ? baiklah, silahkan mulai berlari” ucap sunbae itu sambil mengalihkan pandangan.
“ mwo ?! andwaeyo. Kau jangan berlari, nanti kau capek” pinta sunbae yeoja. Minhyuk dengan tatapan datarnya mulai berlari mengelilingi lapangan. Sedangkan aku hanya melihatnya berlari di tepi lapangan.
Minhyuk sudah berlari mengelilingi lapangan 3 kali. Ohh .. benar juga, aku harus memberinya minum. Aku pergi ke kantin dan membeli 2 botol air minum. Kulihat minhyuk sudah menyelesaikan larinya, aku berlari cepat  arahnya dan menyerahkan botol minum.
“ ini, ambillah” ucapku sambil menatapnya penuh harap. Terimalah .. jebal.
“ gomawo” ucapnya tanpa menatapku dan pergi begitu saja. Aku masih berdiri di lapangan menatap punggung minhyuk.
“ siapa dia ?! kau kenal ?! kenapa aku tidak kenal ?” tanya namja yang berdiri di sampingku.
“ diamlah” ucapku dingin.
“ tsk, aku tanya baik-baik, kau kenal dengan dia ??”
“ kau tidak perlu tau myungsoo-ah” ucapku berlalu meninggalkan myungsoo.
Minhyuk selalu membantuku. Ani, semua murid yang sedang di bully para sunbae. Dia .. dia sangat baik, pintar, dan tentu saja imut walaupun dengan tatapan datarnya itu.
-Flasback End-
Dan sekarang, aku masih suka minhyuk ??! seharusnya iya, tapi orang itu, orang yang membuatku akhir-akhir ini memikirkannya, selalu memikirkannya. Huh .. ada apa denganku ?! memangnya siapa orang itu ?!!
“ suji-ah, nanti kita cari baju buat prom ya ?!” pinta jiyeon membuyarkan lamunanku.
“ eh ?! aku sudah menyiapkan bajuku sendiri,tapi baiklah. Aku akan menemanimu mencari baju. Sepulang sekolah kita langsung perg ??” tanyaku.
“ kau sudah menyiapkan bajumu ?? jinja ?? kau mendesign.nya sendiri ??”
“ ne, aku mendesign dan membuatnya sendiri”
“ wahhh .. daebak. Bole aku melihatnya ??”
“ andwaeyo, nanti saja sewaktu prom” tolakku, jiyeon hanya memonyongkan bibirnya.
Auhtor’s POV
Bel tanda pulang sekolahpun berbunyi. Murid-murid mulai merapikan buku dan alat tulis. Jiyeon tampak bersemangat.
“ suji-ah, kkaja” ucap jiyeon sambil berdiri
“ kalian mau kemana ??” tanya krystal sambil manenengok ke arah suji dan jiyeon.
“ jiyeon ingin membeli dress buat prom sekolah” jelas suji yang masih merapkikan bukunya.
“ jinja ??”
“ ne” ucap jiyeon sambil tersenyum.
“ boleh aku ikut ?! aku juga belum mempunyai dress yang cocok buat prom nanti” pinta krystal
“ tentu saja, kkaja” ucap jiyeon.
Suji, jiyeon dan krystal berjalan keluar dari kelas. Mereka berjalan melewati lapangan basket. Di lapangan itu banyak namja yang sedang bermain basket, ada minhyuk, minho, dan myungsoo, dan tentunya myungsoo hanya bermain-main dengan bola saja, tidak ikut bertanding.
“ jelek, kau mau pulang ?” teriak myungsoo. Minhyuk hanya menatap myungsoo.
“ kau yang jelek. Aku pulang atau tidak bukan urusanmu” balas suji dengan teriak.
“ ahh … selain jelek, cerewet, kau juga pelit”
“ terserah kau saja” ucap suji melanjutkan jalannya.
“ ckckck, apa-apaan dia ?! menghinaku di depan umu begitu ?!!” omel suji saat mereka berjalan menuju halte bus.
“ bukankah kalian sering bertengkar di depan umum ?! jadi itu hal yang wajar bukan ?” ucap krystal.
“ iya, biarkan saja si myungsoo itu menghinamu, kau masih punya minhyuk yang akan membelamu” goda jiyeon.
“ aishh .. kau ini” ucap suji sambil menjitak jiyeon.
Merek masuk ke dalam bus. masih membahas tentang myungsoo dan minhyuk. Siapa yang lebih tampan ?! pintar ?! lucu ?! baik ?!
“ jadi, kau pilih yang mana ? minhyuk atau myungsoo” tanya suji pada jiyeon.
“ ckckck, aku tidak bisa memilih, mereka berdua sama-sama bodoh” jawab jiyeon.
“ mereka berdua lebih pintar darimu” bela suji.
“ ani. Minhyuk suka padamu, tapi tidak pernah mendekatimu, sedangkan myungsoo .. myungsoo, nanti kau juga akan tau sendiri” ucap jiyeon sambil tersenyum.
“ tsk, lalu kau memilih siapa krystal ??” tanya suji.
“ tentu saja myungsoo, aku sudah lama menyukainya” jawab krystal sambil tersenyum.
“ kenapa kau menyukai myungsoo ?” tanya jiyeon.
“ dia sangat baik, dingin terhadap yeoja, dan tentu saja tampan”
“ dia sangat cerewet dan suka menghina” tambah suji.
“ tsk, itu hanya terjadi pada kau saja suji-ah” bela krystal. suji hanya tersenyum kecil
“ geure ..”
Mereka bertiga masuk ke dalam butik. Banyak dress dan gaun pernikahan di butik itu. Mereka berjalan ke arah koleksi dress. Jiyeon da krystal mulai memilih-milih dress, sedangkan suji hanya duduk di pojok ruangan melihat kedua temannya.
“ agashi tidak melihat-lihat koleksi kami ?” tawar pegawai butik.
“ aniyo, aku sudah punya dress sendiri” jawab suju sambil tersenyum dan pegawai itu hanya mengangguk sambil tersenyum ramah.
“ suji-ah, aku lebih bagus terlihat pada dress yang memakai lengan atau tidak ?!” tanya jiyeon.
“ mmhh ,, dengan lengan, tapi pendek. Bagaimana ??”
“ dengan lengan,tapi pendek ?! begitu menurutmu ?” tanya jiyeon memastikan. Suji hanya mengangguk.
“ lalu aku  bagaimana ??” tanya krystal.
“ kau lebih baik tidak memakai lengan” jawab suji. Krystal hanya menganggu mengerti.
“ dan aku lebih bagus dengan warna apa ?!” tanya jiyeon lagi.
“ mungkin putih ??” jawab suji sedikit ragu.
“ kenapa kau ragu begitu, berikan aku jawaban pasti”
“ iya. Putih. Kau puas ??”
“ putih ?! baiklah. Aku akan mencari dress berwarna putih dengan lengan pendek” ucap jiyeon lalu mencari pegawai butik.
“ lalu aku ?!” tanya krystal
Suji’s POV
“ iya. Putih. Kau puas ??” jawabku tegas.
“ putih ?! baiklah. Aku akan mencari dress berwarna putih dengan lengan pendek” ucap jiyeon lalu mencari pegawai butik. Aishh .. dia benar-benar.
“ lalu aku ?!” tanya krystal menatapnya sebetar. Apa mereka berdua tidak bisa menentukan pilihannya sendiri ?? aishh .. jinja..
“ bagaimana dengan biru muda ??” usulku.
“ baiklah. Aku juga akan mencari dress berwana biru muda tanpa lengan” ucap krystal beranjak pergi dari hadapanku. Baguslah.
Aku menatap jendela. Jalan sedang sepi hanya beberapa orang yang lewat. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada dua namja yang sedang berjalan sambil mendrible bola basket. Kenapa merek ada di sini ?! sepertinya mereka tidak tau aku sedang memperhatikan mereka.
Mereka masuk ke butik yang sama dengaku. Mau apa mereka di sini ?!! membeli gaun ?! tsk, yang benar saja.
“ annyeong haseyo” sapa pegawai butik.
“ ahh .. noona, mana umma ??” tanya namja yang imut itu.
“ nyonya tidak ada di sini” jawab pegawai itu
Lalu mereka hendak keluar dari butik, tetapi ..
“ bae suji ?! apa yang au lakukan di sini ?” tanya namja satu lagi.
“ ahh.. minho-ah, aku sedang menunggu jiyeon dan krystal membeli gaun, sedangkan kalian berdua sedang apa di sini ??” tanyaku balik pura-pura tidak mengerti.
“ kami di sini untuk menemui ummanya minhyuk. Dia yang punya butik ini” jawab minho.
“ jinjayo ??!” tanyaku pada minho dan menghadap ke arahnya.
“ hemm” ucapnya melihatku sebentar dan kembali bermain handphone.nya.
“ baiklah, kami duluan. Semoga beruntung dengan gaunnya” ucap minho sambil merangkul minhyuk keluar dari butik.
Aishh .. bisakah dia menjawab lebih panjang ?! hanya ‘hemm’ ??! seriously .. dia lebih parah daripada tetangga bawelku itu.
Jiyeon dan krystal menghampiriku dengan belanjaannya. apa motif yang mereka pilih ??
“ kalian sudah membeli dressnya ??” tanyaku sambil berdiri.
“ hemm”
“ kalian tidak ingin menunjukkan padaku ??”
“ bukankah kau juga tidak menunjukkan gaunmu ??” tanya balik jiyeon.
“ ahhh.. geure ..”
“ dan .. suji .. gomawo buat usulanmu” ucap krystal saat kita bertiga keluar dari butik.
“ hemm,, kalian mau kemana lagi ??!! aku mau pulang sekarang” tanyaku.
“ kau mau pulang ??”
“ heemm .. aku ingin tidur”
“ kau pulanglah dulu, aku dan jiyeon akan pergi ke mall, mau beli aksesoris, yakan jiyeon ??”
“ hemm .. pulanglah dulu” ucap jiyeon, aku hanya mengangguk dan mulai jalan pulang.
Auhtor’s POV
Keesokkan harinya Suji sudah bersiap di depan rumah. Dia sudah mengenakan seragam dan lengkap dengan tasnya. Suji menenggokan kepalanya keluar rumah, sudah sikian kalinya ia menengokkan kepalanya itu.
“ dia belum berangkat ?!! , tapi ini sudah jam 07.30 ??! kenapa belum juga berangkat ??” ucap suji pada dirinya sendiri.
“ suji-ah, kau belum berangkat ??”
“ ahh.. umma, ani. Aku .. aku .. aku ingin mengganti sepatuku dulu. Sepatu ini kekecilan” ucap suji sambil melepas sepatu biru-putihnya dan memakai sepatu pink-putihnya.
“ kekecilan ??! baiklah, cepat ganti dan berangkat sekolah. Nanti kau terlambat” ucap umma suji sambil masuk ke dalam rumah.
“ kenapa dia belum keluar juga ?! dia tidak sekolah ??” ucap suji pada dirinya. Suji kembali mengintip pagar, dan dari jarak dekat ada namja yang memakai seragam yang sama dengannya sedang berjalan.
“ahh ituu dia..” ucap suji sambil keluar berjalan cepat keluar dari rumah.
“ kau baru berangkat ?” tanya namja itu sambil berari mendekati suji.
“ menurutmu apa ?!! kau bisa lihat sendiri kalau aku baru keluar dari rumah” jawab suji dengan muka datar tanpa melihat namja itu.
“ tsk, apa kau tidak takut telat ??”
“ bagaimana denganmu ?! kau sendiri tidak takut telat ??” tanya suji balik tanpa menatap wajah namja itu.
“ ckck, kenapa hari ini kau jutek sekali ?!! apa ada masalah ?”
“ masalah ?!! apa kau perlu tahu semua masalahku ??” tanya suji dingin.
“ ani, kalau kau ada masalah, kau bisa menceritakan padaku” ucap namja itu sambil tersenyum.
“ ckck, aku harus berkata padamu setiap aku punya masalah ?!”
“ hemm , tentu saja. Seperti begini “ myungsoo-ah, aku belum mengerjakan PR, maukah kau membantuku ?’ atau ‘ kim myungsoo, nilaku ulanganku jelek, bagaimana ini’ . seperti itu”
“ ckck, kau hanya mengatakan hal jelek yang ada padaku”
“ bukankah memang begitu ?!
“ hosh, kenapa aku harus menceritakan masalahku padamu ??”
“ karna kita teman ‘dekat’ bukan ?” tanya myungsoo sambil tersenyum jahil
“ teman ‘ dekat’ ??
“ kau tidak ingat ?!! sewaktu di kamar zelo ?! kita hampir membuat anak, kalau saja krystal tidak datang dan mengangguk kemesraan kita” ucap myungsoo masi tersenyum jahil. Suji hanya menatapnya dengan mata di sipitkan, lalu dia menendang kaki myungsoo 3 kali dan mulai berlari.
“ aargghh.. kenapa kau menendang kakiku ??” teriak myungsoo, sedangkan suji masih terus berlari.
“ apa-apaan dia ?? kenapa dia masih mengunkit hal itu lagi ??! aishh .. myungsoo jelek” ucap suji pada dirinya sendiri.
“ suji-ah, tunggu aku dulu. Kita ke sekolah bersama” teriak myungsoo sambil berlari mengejar suji.
Suji’s POV
“ suji-ah, tunggu aku dulu. Kita ke sekolah bersama” teriak myungsoo. Bersama ?? shireo. Emm sebenarnya aku juga mau bersama sebelum ia mengunkit masalah membuat anak itu. Kenapa dia mengungkit hal itu lagi ?! hal itu di lakukan kalau sudah menikah bukan ?! dia hanya bercandakan ?! tidak lucu.
“ YA! Bukankan aku sudah bilang, kalau kau harus menungguku” ucapnya yang sudah ada di sampingku.
“ hoh ..”
“ kau kemarin kemana ?!” tanya myungsoo sambil menatapku.
“ kenapa kau ingin tau ??
“ tsk. Kaukan tidak akrab dengan krystal, tap kemarin kau pergi dengannya ?! kalian kemana ??”
“ ahh .. tidak ada hubungannya denganmu”
“ aku hanya ingin tau saja”
“ tanya saja pada krystal” ucapku sinis.
“ oohh.. itu dia .. suara itu keluar lagi” ucapnya sambil menunjukku. Keluar ? apanya ??
“ keluar ? siapa ??”
“ suaramu itu, suara sinismu itu”
“ suaraku ? sinis ?? aniyo” elekku. Kapan suaraku tersengar sinis ??
“  kau tidak tau ?! setiap aku berkata pada yeoja atau membicarakan yeoja, kau menjawab dengan suara seperti itu”
“ aniyo … kapan aku seperti itu ??”
“ mmhh .. sewaktu di lotte world. Ketika aku berbicara di perahu dengan sulli, dan ketika krystal ke rumahku, nada bicaramu seperti ini”
“ aniyo .. ani .. untuk apa aku melakukan itu ??” tanyaku panik.
“ kukira kau cemburu” ucapnya seraya tersenyum.
“ M .. MWORAGO ??” teriakku kaget. Aku ?!!!
“ ckck , kecilkan suaramu”
“ aku ?? cemburu ? padamu ?!! aniyo… ani .. tentu saja tidak. Kenapa aku harus cemburu ?! ckck, tidak mungkin .. aku tidak cemburu” ucapku terputus-putus sambil menggerakkan tanganku dengan cepat.
“ lihatlah, kau sikap aneh, kalau aku tidak cemburu seharusnya kau bersikap biasa saja. Tidak perlu menggerakkan tangan seperti ini”
“ ani” ucapku pelan.
“ ckckc ,, baiklah-baiklah, aku tau kalau kau cemburu” ucap myungsoo sambil menuju gerbang sekolah.
“ ANIYOOOOOO YAAA !!!!!!!” teriakku sambil mengejar myungsoo jelek itu.
Author’s POV
            Seminggu telah  berlalu, selama seminggu juga myungsoo tidak masuk ke sekolah. Malam ini adalah malam yang di nantikan semua murid. Sekarang adalah malam prom. Suji dan jiyeon sudah berada di aula. Jiyeon mengenakan gaun putih selutut tanpa lengan. Antara dada dan perut ada pita berwarna putih, sedangkan rambutnya ada rangkaian bunga putih, dan high heels kira-kira 4 cm.
suji memakai gaun berwarna hitam, menurut suji warna hitam cocok kulit putihnya, dan suji juga terlihat lebih seksi (?) ( bayangin suji di MAMA, tapi ga pake lengan, roknya di pendekin lagi ). Mereka berdua sedang duduk di pinggir aula.
“ myungsoo datang tidak ya ??” tanya suji.
“ molla, seminggu ini dia tidak masukkan ??” ucap jiyeon sambil merapikan rambutnya.
” mana dia ?! aku sudah cantik begini !!” gumam suji
” suji-ah, itu myungsoo” ucap jiyeon sambil menunjuk pintu aula.
” MANA ??”
-TBC-

26 thoughts on “Nado.. Saranghae *part 13*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s