Kisses on the whole day

Auhtor : Ananda Yune
Title : Kisses on the whole day
Main cast :

  • Bae Suji ( miss A)
  • Park Chanyeol ( EXO-k)

Genre : Romance
Length : Ficlet

Annyeong chingudeul. Aku balik lagi dengan chanyeol-suzy sebagai main cast di FF ini. EXO lagi ?!! ne ne ne.. aku lagi doyan EXO, jadi aku pairing sama suji. Lol. Seperti biasa komen-like sangat di nanti. –Happy reading–

 Morning kiss

Author’s POV

Cahaya Matahari masuk ke sela-sela tirai kamar. Kamar itu kamar milik Chanyeol dan Suji. Pasangan suami istri yang baru menikah sebulan yang lalu. Mereka menempati rumah yang sederhana dan nyaman. Chanyeol bekerja sebagai direktur di perusahaan ternama di korea, milik ayahnya. Sedangkan Suji, ia bekerja di bidang pariwisata.

Mereka berdua masih tertidur pulas, walapun jam menunjukkan pukul 7.00 AM. Kelopak mata chanyeol perlahan terbuka, lalu ia mengedipkan matanya dua kali, dan menguap pelan.

“ hooh.. sudah pagi rupanya” gumamnya dan menoleh ke arah suji yang sedang tertidur pulas di pelukkannya. Kepala suji di sandarkan ke dada bidang milik chanyeol.

“ mmhh.. suji-ah.. ireona… ini sudah pagi” ucap chanyeol pelan seraya menepuk pundak suji perlahan. Hening, tidak ada jawaban dari suji.

“ suji-ah, ireona.. hari ini aku ada rapat. Aku harus berangkat pagi. Buatkan sarapan untukku. Ireona”

“ eumm ? kau .. kau masuk pagi ?” tanya suji pelan dengan mata terpejam.

“ ne, cepat bangun. If you not, i’ll kiss you” ucap chanyeol pelan di telingga suji. Mata suji terbuka lebar, lalu ia menoleh ke arah chanyeol.

“ mwo ??”

“ i’ll kiss you”

“ aishh .. shireo. Arasso.. arasso. Aku bangun,. Kau cepat mandi sana, aku akan buatkan sarapan” ucap suji mulai melepaskan diri dari pelukan chanyeol, dan mulai bangun dari ranjang, tapi chanyeol menarik tangannya, sehingga suji kembali berbaring.

“ kau belum memberiku morning kiss” ucap chanyeol saraya menatap suji lembut.

“ ne ?”

“ morning kiss please ??”

“ YA !! sejak kapan kau bertingkah aneh seperti ini ?” suji bangun dan duduk di tepi ranjang

“ waeyo ?! akukan suamimu, apa salah aku minta kau untuk menciumku ?” ucap chanyeol yang juga duduk di tepi ranjang.

“ ani.. kau tidak pernah memintaku untuk menciummu, tapi kenapa sekarang kau begini ?”

“ memangnya kenapa jika aku begini ?! salah ?”

“ bukan begitu. Hanya aneh saja”

“ jadi.. kau tidak mau memberiku morning kiss ?” tanya chanyeol yang menatap suji.

“ shireo” ucap suji yang berdiri ingin berjalan ke arah pintu kamar.

“ aishh .. teman kantorku selalu di beri ‘morning kiss’ oleh istri mereka, tapi aku ?!” guman chanyeol pelan lalu berbaring di ranjang. Suji berhenti dan tersenyum kecil mendengar gumaman chanyeol, ia berjalan ke arah pintu dan membukanya lebar. Setelah pintu terbuka lebar, ia berlari cepat ke arah chanyeol, ia menaiki ranjang, dan membungkukkan badannya, dann CHU~~ suji mencium chanyeol dengan cepat dan berlari ke arah pintu yang telah terbukan dan menutupnya cepat.

Sedangkan chanyeol masih shock dengan tingkah suji, ia mengedipkan mata 2 kali dan tersenyum lebar. Setelah tertawa beberapa detik, ia berjalan ke arah kamar mandi.

**********

 Kitchen Kiss

Setelah Chanyeol selesai mandi dan memakai bajunya, ia keluar dan menghampiri suji yang sedang menyiapkan sarapan. Ia berjalan perlahan dan di memeluk suji dari belakang.

“ omana …” ujar suji terkejut.

“ waeyo ?! kau suka ?” tanya chanyeol yang meletakkan dagunya di pundak suji.

“ aniyo.. kau ini kenapa lagi ?” tanya suji berusaha melepaskan pelukan chanyeol.

“ aku ingin dicium lagi.. cepat cium aku” ujar chanyeol dengan nada manja.

“ ne ?! tadi kau minta ‘morning kiss’ sekarang kau minta apa ?!”

“ kitchen kiss”

“ mwo ? adakah teman kantormu yang berciuman dengan istrinya di dapur ?”

“ eoppseoyo” ucap sehun seraya menggeleng perlahan.

“ lalu, kenapa kau ingin melakukan kitchen kiss ??”

“ tentu saja.. aku bisa menjadi pelopor kitchen kiss di kantorku” ucap chanyeol polos.

“ NE ? pelopor ? kitchen kiss ? are you kidding me ?”

“ aniyo.. jebal ..”

“ shireo.. ini .. makan sarapanmu, habiskan.. aku belum mandi..” ucap suji seraya melepaskan celemek pinknya. Chanyeol berjalan pelan ke arah meja makan dan mulai memasukkan sesendok nasi dengan malas.

“ selalu begini.. ingin di manja sehari saja tidak bisa… selalu ngomel.. dasar yeoja itu cerewet sekali.. apalagi yang namanya Bae suji.. melayani suami tidak mau, maunya minta uang bulanan.. tsk.. aku tidak semangat kerja” gumam chanyeol dengan mulut penuh dengan nasi. Suji kembali diam. Mendengar gumamn chanyeol itu.

‘ dia marah ?’ pikir suji

Suji berjalan ke arah chanyeol yang sedang makan, dia berdiri di samping chanyeol.

“ wae ?” tanya chanyeol tanpa menatap suji. Hening, suji tidak menjawab.

“ waeyo ? kau ini kenapa ? kau mau bertanya masakkanmu lezat atau tidak ? lezat.. cepat sana mandi” ujar chanyeol kesal. Suji memukul meja keras, sehingga chanyeol menatap suji heran.

“ wae ?” tanya chanyeol yang sekarang berdiri di hadapan suji.

“ kau marah ?” tanya suji pelan.

“ mwo ??” tanya chanyeol pelan. Suji dengan cepat berjinjit dan menangkup wajah chanyeol dan membuat chanyeol sedikit membungkuk ke arah suji .. CHU ~~~~

Suji mencium bibir chanyeol lagi. Kali ini lebih lama, sekitar 3 detik. Setelah mencium chanyeol, suji segera mendorongnya pelan, dan berlari ke arah kamar mandi. Chanyeol tersenyum kecil sambil meneruskan makanannya.

*********

Goodbye Kiss

Chanyeol sedang berada di mobil menunggu suji. Suji keluar dari rumah dengan handphone di telingganya, lalu masuk ke mobil dan menatap chanyeol yang tersenyum manis padanya.

“ geure … siapkan berkas meeting yang akan di rapatkan nanti” ucap suji dengan telfonnya, sementar chanyeol menatap suji tanpa semangat.

“ dia tidak membalas senyumanku, ani .. melihatnya saja tidak.. tsk, istri macam apa dia ini” gumam chanyeol seraya menjalankan mobilnya.

Selama perjalan ke kantor suji, chanyeol hanya bisa bergumam dan mendengarkan suji yang sedang berbicara. Ia menghentikan mobilnya di depan kantor suji, terlihat ada beberapa yeoja yang sepertinya teman suji, mereka menunggu suji keluar dari mobil. Suji sadar jika ia sudah berada di depan kantornya, lalu mematikkan handphonenya, ia menatap chanyeol yang menatap lurus ke depan.

“ chanyeol-ah, mungkin nanti aku pulang telat. Kau bisa masak sendirikan ?! buatlah ramen. Aku pergi dulu. Hati-hati di jalan.. annyeong” ucap suji lalu keluar dari mobil dan berjalan ke arah temannya.

“ Bae Suji..” ucap chanyeol sambil keluar dari mobil. Terdengar suara teman suji yang memuji ketampanan chanyeol.

“ waeyo ?” tanya suji berjalan mendekati chanyeol.

“ kau tidak melupakan sesuatu ?”

“ ne ? sebentar ..” ucap suji seraya membuka tasnya.

“ eoppseoyo.. tidak ada yg tertinggal” jawab suji yang menatap chanyeol dengan wajah polos.

“ kau .. aishh … aku ingatkan” ucap chanyeol lalu menarik suji agar mendekat ke arahnya,, dan CHU~~. Terdengar teriakkan cemburu dari teman-teman suji.

“ baiklah.. aku akan membuat ramen. Jangan bekerja terlalu keras. Jaga kesehatan. Arasso ?” tanya chanyeol seraya mengusap kepala suji pelan.

“ ahh ne .. ne .. ne” ucap suji gugup.

“ baiklah .. masuk sana. Aku pergi dulu” ucap chanyeol lalu masuk ke dalam mobil. Suji menjauh dari mobil chanyeol dan berjalan ke tepi jalan. Mengamati mobil chanyeol yang telah melesat pergi.

“ suji-ah .. kau sangat beruntung. Suamimu tampan dan romantis sekali” ucap teman-teman suji.

“ jinja ?! aniyo” elak suji.

************

Welcome Kiss

Chanyeol sedang duduk di depan TVnya seraya memakan ramen yang telah ia buat terlebih dahulu. Ia juga pulang telat, tapi suji belum sampai rumah.

“ dia belum juga pulang ?” tanya chanyeol pada dirinya sendiri seraya melihat jam, 10 PM. Ia berjalan keluar rumah, dan dari kejauhan ada cahaya mobil yang mendekat. Sebuah mobil merah berhenti tepat di depan rumahnya. Seorang namja keluar dari mobil lalu berjalan ke arah pintu samping untuk membukakan pintu, turun suji dengan senyuman lebarnya. Suji membungkuk perlahan dan melambaikan tangan, sementara namja itu terlihat gugup.

“ ne.. annyeong haseyo. Gomawo atas tumpangannya minho-ssi” ucap suji sopan.

“ ne … ne .. tidak masalah. Kau masuk saja”

“ aniyo..”

“ baiklah, aku pergi dulu. Sampai jumpa besok suji-ssi. Jaga kesehatanmu” ucap minho lalu menjalankan mobilnya. Suji masih melihat mobil itu dari jauh, lalu membuka pagar.

“ jaga kesehatanmu ?” tanya chanyeol tiba-tiba yang membuat suji kaget.

“ ne ? kau sedang apa di sini ?!”

“ cih ~~ siapa tadi itu ?! kenapa kau di antar pulang olenya ?! seharusnya kau menelfonku ?!”

“ ara ..aku tadi mau menelfonmu, tapi dia menawarkan tumpang, lagipula aku tidak ingin merepotkanmu” ucap suji berjalan masuk ke rumah, chanyeol mengikuti dari belakang.

“ seharusnya kau tolak. Kenapa aku merepotkanmu ?! akukan suamimu ?!”

“ kau kenapa marah ?” tanya suji berbalik menghadap chanyeol.

“ tentu saja marah. Suami mana yang tidak marah melihat istrinya pulang di antar dengan  namja tampan sepertinya ?”

“ ne ?”

“  ne ? ne ? ne ? minggir kau. Aku mau masuk” ucap chanyeol kesal lalu mendorong suji pelan dan masuk ke dalam rumah.

“ YA !! ige mwoya ?”

“ jangan bicara padaku malam ini”

“ ne ?! chanyeol-ah .. YA ! PARK CHANYEOL” ucap suji sambil mengikuti chanyeol yang masuk ke kamar.

“ hentikan ! sikapmu seperti yeoja. Ara ??”

“ molla” ucap chanyeol mulai menutup mata.

“ aishh .. kenapa kau marah ?! sudahlah.. kita berdamai” pinta suji.

“ damai ? baiklah.. ada satu syarat”

“ apa ?” tanya suji yang duduk di tepi ranjang. Chanyeol bangun dan mencium suji cepat.

“ welcome kiss” ucap chanyeol seraya tersenyum lebar. Suji yang melihat chanyeol tersenyum, juga ikut tersenyum.

“ baiklah .. aku mandi dulu” ucap suji.

“ mau kumandi kan ?” tanya chanyeol jahil. Suji melempar bantal ke arah chanyeol dan berjalan cepat ke arah kamr mandi. Terdengar suara chanyeol yang mengeluh kesakitan.

“ YA ! kena mataku ! MOLLA ??”

“ MOLLA !!!!”

**********

Night kiss

11 PM. Chanyeol dan Suji sedang berbaring di atas ranjang mereka. Mereka belum tidur. Chanyeol bangun dan berjalan ke arah mejanya.

“ waeyo ?” tanya suji heran.

“ aku tidak bisa tidur. Lebih baik mengamati laporan saja” ucap chanyeol yang telah membuka beberapa laporan.

“ ne ? ini sudah malam. Istirahatlah”

“ aniyo..  kau saja yang tidur”

“ gwancahana ? kau tidak lelah ?”

“ gwanchana.. istirahatlah..”

“ mau kubuatkan minuman yang hangat ?” tawar suji.

“ kau tidak keberatan.. aku ingin kopi susu hangat”

“ ani. Tunggu sebentar..” suji berjalan ke arah pintu.

Suji kembali ke kamar dengan membawa secangkir kopi. Ia letakkan di dekat tumpukan laporan chanyeol.

“ here it’s .. minumlah. Jangan bekerja terlalu malam. Fighting” ucap suji memberi semangat dan berjalan ke arah ranjangnya untuk tidur.

“ ne .. tidurlah yang nyenyak”

1 jam berlalu, chanyeol menguap lalu memijit lehernya yang sakit. Ia menoleh ke arah suji yang telah tertidur pulas. Chanyeol mematikan lampu kerja dan lampu kamar, ia berjalan ke arah ranjang, tangan kanannya memeluk suji, sebelum memejamkan mata, ia membungkuk dan menciuma bibir suji pelan.

“ night kiss” gumamnya pelan

-END-

33 thoughts on “Kisses on the whole day

  1. aku ngakak banget waktu baca “ tentu saja marah. Suami mana yang tidak marah melihat istrinya pulang di antar dengan namja tampan sepertinya ?”
    gpp Chanyeol walaupun minho oppa tampan kamu no 1 di hati ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s