Nado..Saranghae *part 5*

Title : Nado.. Saranghae.
Author : Ananda Yune
Main cast :
  • Bae Suji ( Miss A )
  • Kim myungsoo ( INFINITE )
Minor cast :
  • Park jiyeon ( T-ARA )
  • Choi Joon Hong/ ZELO ( B.A.P )
Genre : Romance, Sad
Length : Chapter
Suzy’s POV
“ Kau marah rupanya” ucap myungsoo sambil memmbenarkan ranselnya. Rupanya ? this boy really
“ mwo? Rupanya? Benar-benar tidak punya perasaan” ucapku sambil melangkahkan kaki. Entah kemana.
“ YA! Sudah kubilang, ini bukan arah ke sekola” teriak myungsoo di belakanhku. Kenapa dia mengikutiku ?
“dan sudah kubilang, jangan ikuti aku lagi”
“ Kau tidak sekola ? lebih baik cepat, nanti kita telat” ucap myungsoo, suaranya terdengar jelas.
“sudah kubilang kau tidak….” ucapku sambil membalikkan badan, dan Wew myungsoo tepat di hadapanku, hanya berjarak bebarapa sentimeter. Woah ~~ baru kusadari iaa.. iaa.. iaa tampan.
“ aku kenapa ?” ucanya dengan wajah polosnya.
“ lupakan, lebih baik kau cepat berangkat sekolah sana” ucapku sambil membalikkan badannya.
“andwae, aku mendapat tugas untuk menjagamu”
“ aku tidak perlu dijaga oleh siapapun”
“ dann.. mana mungkin aku meninggalkan orang bodoh sepertimu berkeliaran sendiri, kau mau kemana?” ucapnya sambil menggandeng tanganku dan mulai berjalan. Hosh.. aku bodoh.. oke-oke, aku tidak masuk top 5, tapi top 15 juga baguskan ?? mentang-mentang dia nomer 1, dann satu hal lagi. Kutarik kata-kataku yang menyebutkan kalu myungsoo tampan,oke ? KUTARIK KEMBALI.
“bodoh, kau mau kemana ? apa kau tidak mendengarkan aku? Atau kau tuli ? kau sudah jelek, bodoh, dan juga tuli ? ironis sekali hidupmu..” ucapnya sambil menggelengkan kepala. Beraninnya dia berkata begitu, dann apa dia tidak ingat, dia belum minta maaf soal di bus tadi, dan sekarang dia mulai lagi ?? seriously ..
“ Kau selalu begitu..” ucapku sambil memandang pada myungsoo, tanpa sadar, aku menggelembungkan pipiku.
Myungsoo’s POV
“ Kau selalu begitu..” ucap suji sambil memandangku dengan pipi bergelembung seperti itu, apakah ia sedang beraegyo? Good job suji-ah.
Suzy’s POV
          “ Aku mau bolos sekolah” ucapku sambil berjalan lurus.
“aku juga” ucap myungsoo sambil menggandeng tanganku dan mataku membesar.
“ mari kita bolos bersama, aku temani kau sehari penuh” ucap myungsoo sambil tersenyum, melihatnya tersenyum aku juga tersenyum. Kenapa dengan dia ? sikapnya.
“ temani?” tanyaku padanya.
“aishh.. hilangkan pikiran yadongmu suji-ah” ucapnya sambil menjitak kepalaku dengan tangannya yang bebas.
“ apa ? aku yadong ? sejak kapan”
“sejak kecil, waktu TK kau memaksaku untuk mencium pipimu. Kau ingat ?” ucapnya sambil melihatku. Aku ? pipi ? memintanya? benarkah ? ahh.. babo.. waktu TK itu, dia.. dia masih ingat ??
“ belum puas ? masih ada lagi, waktu SD kita melihat drama di rumahku, waktu itu sedang kiss-scene dan kau memintaku untuk melakukan hal yang sama padaku. Perlu bukti lagi ?” ucapnya. Goshh.. dia tidak perlu mengatakan itu, itu akan membuatku seperti orang bodoh.
Aku melepaskan genggaman myungsoo dan berlari cepat, bagaimana aku tidak malu ? aku tidak mau melihatnya.. AKU SANGAT MALU.. dia.. dia.. menyebalkan.
“YA ! bae suji, aku akan mengabulkan 2 permintaanmu itu sekarang, bagaimana ? yang mana dulu ? TK atau SD ? aku sudah siap melakukannya, mari kita lakukan” teriak myungsoo tanpa malu, Gosh.. bisakah dia menutup mulut bawelnya itu ?! dia sangat memalukan, tepatnya, aku lebih memalukan.
“ YA ! jangan lari seperti itu” ucap myungsoo sambil menangkapku dari belakang.
“ YA ! pergi kau, jangan ada di hadapanku. Kau membuatku malu” ucapku sambil menutup muka.
“ malu ? itu permintaanmu sendiri” ucapnya kembali menggandeng tangan. Kenapa aku tidak marah ?? atau melepaskan penggangannya.. ?
“ lupakan soal permintaanku, aku mau menjernihkan pikiran”
“ tidak akan kulupakan” ucapnya lirih, sangat lirih, aku tidak bisa mendengar.
“ apa kau bilang ?” tanyaku
“ aku bilang, kau mau kemana ?” ucapnya memandang lurus kedepan. Dia bilang
Seperti itu tadi ? mau kemana ? benar ?!
“  aku juga tidak tau..” ucapku sambil memandang ke bawah.
“ sebentar, daritadi kita sudah berjalan jauh, tapi kau tidak tau harus kemana ?” ucapnya sambil menarik lenganku agar berhenti berjalan. Aku hanya menatapnya.
“ beginilah contoh orang bodoh, tidak punya tujuan” ucapnya. Bodoh ? lagi ?.
“YA! Jangan panggil aku bodoh! Aku tidak bodoh”
“tidak bodoh ? lalu apa ? kurang pintar?”
“ kurang pintar dengan bodoh bagus mana ?” tanyaku. Myungsoo hanya menatapku. Aku serius. Lebih bagus mana ?
“ kau tidak bodoh ataupun kurang pintar, aku lebih tepat tidak punya otak” ucapnya, GLEKK!!
“yaa.. kim myungsoo” ucapku lirih, aku ingin menangis. Kenapa dia berkata seperti itu ?! tidak punya Otak ? terus isi kepalaku apa ? batu ?!
“ suji-ah, kau kenapa ? gwancahana ?” tanyanya. Gwanchana? Bagaimana dengan perubahan mukaku ini ? dia masih bilang gwancaha ?
“ baiklah, aku tidak akan menghinamu …. untuk hari ini saja, aku janji” ucapnya sambil mengusap air mataku lalu tangannya yang basah karna air mataku dilapkan ke seragaku. Seketika aku menatapnya. Apa maksudnya? Hari ini saja ?!
“hehehe … kkaja.. kkajaa” ucapnya sambil ternyum.
“ kita mau kemana ??” tanyaku dengan jalan terseret-seret dibelakangnya.
“ tidak usah banyak bicara, dan.. jalanmu harus cepat.. ppali” ucapnya.
Author’s POV
Myungsoo dan suji kembali menaiki bus, kali ini mereka mendapat tempat duduk karena tidak banyak pengguna bus. Mereka berdua sepasang kakek-nenek di depan mereka, lalu sang kakek berkata ke nenek.
“ liat dua anak muda di belakang itu, mereka sepertinya bolos sekolah untuk pacaran. Mereka seharusnya belajar, bukan pacaran seperti itu” ucap si kakek dan si nenek melihat ke arah suji dan myungsoo yang masi bergandengan tangan.
“ tapi mereka sangat cocok, yang namja tampan, dan yang yeoja sangat cantik. Biarkanlah mereka menikmati masa-masa muda” ucap si nenek.
“ tapi kau benar, mereka terlihat cocok. Semoga mereka sampai menikah dan memiliki anak” ucap si kakek tersenyum.
“ne, tapi biarkan mereka, jangan membicarakan mereka lagi, kalau mereka dengar bagaimana?” ucap si nenek. Dan si kakek kembali menatap ke depan.
Sebenarnya myungsoo dan suji mendengarnya, tapi mereka hanya diam, tidak tau harus menanggapi dengan apa.
“ kau punya makanan ?” tanya myungsoo pada suji.
“ makanan ? eumm,, aku punya roti, mau ?”
“ cepat keluarkan” ujar myungsoo tak sabar.
Suji mengangguk dan mengeluarkan tempat makannya dari tas. Suzy tersenyum pada myungsoo yang sedang milihat jendela luar.
“ini dia” ucap suji, myungsoo dengan cepat menoleh dan langsung membuka. Setelah terbuka ia menatap roti-roti itu.
“ apa kau tadi pagi belum makan ?” tanya myungsoo.
“ aku makan roti tadi pagi. 3 roti” ucap suji sambil membuat angka 3 dengan tangannya.
“ tsk, kau membawa 6 roti suji-ah, apakah itu tidak terlalu banyak untuk seorang yeoja” ucap myungsoo.
“ banyak ? aku memang banyak makan, apa itu salah ?”
“ ara.. hanya melihat bentuk tubuhmu, aku mengerti kalau kau banyak makan” ucap myungsoo seraya mengambil sepotong roti
“ aku kurus” ucap suji sambil memakan sepotong roti.
“ uhhuk .. kurus ? badan berisi begini kau bilang kurus ?!”
“ KIM MYUNGSOO” bentak suji. Kakek dan nenek itu kembali menoleh.
“ mereka bertengkar, kupikir mereka akan menikah” ucap si kakek.
“ benar, sudahlah, biarkan nanti juga mereka berdamai. Kakek-nenek itupun kembali memandang depan.
“ wae ? kau membuatku malu” ucap myungsoo sambil menguyah roti itu. Suji menginjak kaki myungsoo dengan keras. Myungsoo menoleh kaget.
‘mwo?’ suji menggerakkan mulutnya tanpa suara.
“aishh… baik kau berolahraga, lumayan buat nurunin berat badanmu itu” ucap myungsoo lagi. Suji langsung melepaskan genggaman myungsoo dengan kasar. Suji berdiri dan myungsoo memandangnya.
“kau mau kemana ?” tanya myungsoo, suji hanya diam sambil membereskan tempat makannya.
“suji-ah, kita belum sampai” ucap myungsoo lagi.
“ lebih baik kau pergi sendiri, huh.. dasar babo” ucap suji.
“ shireo, kau yang membuat aku bolos sekolah, kau temani aku sekarang” ujar myungsoo sambil menarik tangan suji hingga suji kembali duduk.
“ shireo, pergi saja sendiri” ucap suji sambil berusaha bediri dan melepaskan genggaman kuat myungsoo.
“ sudah diam, penumpang lain melihat kita” ujar myungsoo sambil membekap mulut suji, iapun memberikan senyuman ke kakek-nenek yang melihat mereka.
“ kubilang diam” bisik myungsoo masih dengan membekap mulut suji.
“ ARASSO” ucap suji sambil melepaskan tangan myungsoo dari mulutnya. Myungsoo hanya tersenyum.
“kita mau kemana ? masi jauh ? aku capek duduk terus” eluh suji sambil memainkan helai rambutnya.
“ nanti kau juga tau, dan untuk menjawab pertanyaanmu, masih, masih jauh” ucap myungsoo sambil tersenyum melihat suji memakan roti panggang lagi.
“ benarkan kataku, kalau mereka akan segera rukun?! Dasar anak muda” ucap si nenek lagi.
Suzy’s POV
“ benarkan kataku, kalau mereka akan segera rukun?! Dasar anak muda” ucap nenek itu lagi. Gosh.. sudah berapa kali nenek itu mengatakan hal itu ?! aku yakin orang jelek di sampingku ini mendengarnya, tapi aku berharap, sangat berharap dia tidak mendengarnya. Aishh .. kenapa hari ini aku terlihat seperti orang bodoh ?!!
Sebenarnya dia mau kemana ? aku capek duduk terus, masih jauhkah ??
I love you baby I love you I love you baby I love you nae gaseumeun kongdak kongdak kongdak kongdak kongdak neomaneul wihae ttwineungeoln  [4Men- Love sick]
Ada pesan ? siapa ?? lalu aku memncari HP dan melihat siapa pengirim itu.
-From jiyeon-
Suji-ah, kau kemana ? kenapa tidak masuk sekolah ? kau tidak sakit kan ?
-From suji-
Ani, aku tidak sakit. Aku hanya bolos sehari saja, bilang pada songsaengnim kalo aku sakit, ara ?
-From jiyeon-
Jadi, sekarang kau di rumah ?
-From suji-
Ani, aku sedang di bus bersama myungsoo.
From jiyeon-
Myungsoo ? baiklah, aku tidak akan menggangu lagi, have fun ^^
 
Tsk, have fun ? apa maksudnya ? dengan dia? Myungsoo ? yang benar saja, daritadi pagi kerjakan bertengkar terus, dan dia menyuruhku have fun ?! teman macam apa dia ?!
“berdiri.. kita sudah sampai” ucap myungsoo yang sudah berdiri seraya menggandeng tangaku lagi. Ohh,, sudah sampai ? bagus lah. Myungsoo menyuruhku untuk turun terlebih dahalu, dia masih membayar busnya.
“ kita jalan sebentar lagi, dan disitu tempatnya” ucapnya setelah membayar bus dan kembali menggandengku.
“ jalan ? aku capek” keluhku.
“ tunggu, kau menyuruhku untuk menggendongmu ?”
“ mwo ? aku ? ani, ani..”
“ ayo, kugendong” ucap myungsoo sambil berjongkok di depanku. Hosh.. apa dia bersungguh-sungguh ? ani, maksudku, apa dia kuat ?! akukan..akukan… berat.
-TBC-

26 thoughts on “Nado..Saranghae *part 5*

  1. Kalian imut sekali suzy-ah myungsoo oppa
    bener2 couple yg menarik #myungzy shipper mode on
    aish baca ff ini bikin ketawa tawa sendiri kayak orang gila hahah #kayaknya emang udh gila deh
    Dari pada banyak cincong, buat author keep fighting ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s