Nado.. Saranghae *part 4*

Title : Nado.. Saranghae.
Author : Ananda Yune
Main cast :
  • Bae Suji ( Miss A )
  • Kim myungsoo ( INFINITE )
Minor cast :
  • Park jiyeon ( T-ARA )
  • Choi Joon Hong/ ZELO ( B.A.P )
Genre : Romance, Comedy, and Sad
Length : Chapter
Suzy’s POV
          Jam berapa sekarang ??. aku bangun dan duduk di tepi tempat tidur. Sekarang pukul 06.00, kenapa aku bangun terlalu pagi ??, lebih baik sekarang aku membangunkan myungsoo dan zelo, mereka pasti belum bagun. Aku berjalan keluar kamar menuju ke kamar zelo.
“ Zelo-ah, wake-up” ucapku sambil mengetuk pintu kamar zelo. Kenapa anak ini tidak menjawab ?
“ ZELO” ucapku sekali lagi, dan pintu kamarpu terbuka, dan di situ lah zelo, berdiri di belakang pintu dengan rambut yang berantakan. Aigoo.. imutnya ^^.
“noona, biarkan aku tidur 20 menit lagi ?!” mintanya sambil menggaruk-garuk kepalanya dengan mata terpejam.
“andwae, cepat mandi”
“ noona… jeballll”
“zelo, ppali” ucapku, zelo menggerutu enggak karuan. Aku lalu pergi ke kamar myungsoo. Ku gedor-gedor pintu kamarnya.
“ Myungsoo-ah, cepat bangun..” teriakku. Hening. Tidak ada jawaban.
“ Myungsoo” dan.. hening.
“ Myungsoo” ucapku sambil membuka pintu kamarnya, tetapi orang di dalam kamar itu mendorong pintu sehingga pintu yang tadi sedikit terbuka menjadi tertutup.
“ YA!! Jangan masuk ke kamar namja sembarangan” ucap myungsoo
“ Aku hanya ingin membangunkanmu”
“ aku sudah bangun, lebih baik kau pergi dari depan kamarku. Sana” ucapnya menggusirku. Hosh.. apaan-apaan dia ? niat baikku di balas denga ini ?? tidak punya perasaan. Memang siapa yang mau masuk kamar jeleknya itu ?! lebih baik aku mandi.
Author’s POV
Setelah mereka semua sudah siap, mereka berkumpul di meja makan. Awalnya ingin sarapan, tetapi tidak ada makanan ataupun roti di atas meja.
“ aku lapar.. sarapan ? mana sarapannya ?? makanan, you’re mine” ucap zelo sambil memenggang perutnya.
“ aku juga lapar” ucap suji dengan lirih. Myungsoo menoleh ke arah suji dan tersenyum.
“kau.. kau masak” ucap myungsoo sambil menunjuk ke arah suji.
“ aku? Kenapa harus aku ? kau saja!” ucap suji dengan mata melotot.
“aish.. kau itu yeoja, pasti kau bisa memasak. Ppali, nanti kita telat”
“ lebih baik telat daripada harus memasak”
“aishh.. ppali.. kalu kau tidak bisa masak, panggang roti saja, dan buatkan susu sekalian” ucap myungsoo sambil menyeret suji ke arah dapur.
“shireo. Kau saja. Kenapa kau memaksaku? Aku sudah bilang engga mau, lebih baik aku sarapan di sekolah saja” ucap suji melewati myungsoo, ia ingin mengambil tasnya dan berangkat sekolah.
“andwaee.. panggang roti sana! Cepat” ujar myungsoo sambil menarik tangan suji lagi. Lalu ia menyodorkan suji roti, mentega, selai, alat pemanggang dan sekolat bubuk susu.
“ cepat ! panggang dengan benar! Jangan sampai gosong” ucap myungsoo tetap berdiri di belakang suji.
“ aishh.. arasso. Kau.. kau kenapa masih di sini ?? cepat pergi” bentak suji.
“ kenapa aku harus pergi??”
“ ada yang perlu bantuan ?” ucap zelo di belakang myungsoo sambil memegang perutnya.
“ kau kenapa ?” tanya myungsoo.
“ hyung .. noona .. aku laper, apa tidak ada makanan ??” ucap zelo lirik dengan mata membulat.
“ dengar, dia mengeluh kelaperan, kau sebagai satu-satunya yeoja di rumah ini harus memasak ! cepat” ucap myungsoo sambil melihat suji. Suji hanya memonyongkan bibirnya.
“ zelo-ah, karena noona tidak tega melihatmu, maka noona aku membuatkan roti dengan cepat” ujar suji lembut. Myungsoo langsung memutarkan kepalanya menghadap suji.
“ gomawo noona, perlu bantuanku kah?” tanya zelo menghampiri suji.
“ lebih baik kau menunggu di meja makan” ucap myungsoo sambil menarik jaket merah zelo.
“ dan kau, cepat masak, aku juga lapar” ucap myungsoo sambil berjalan ke arah kamarnya.
Suzy’s POV
Hoh ? apa-apaan dia ? berlagak seperti tuan saja ?! apa karna ini rumahnya jadi dia berkuasa seperti itu ? aishh,, lebih baik aku cepat memasak, kasihan perutku dan zelo sudah mejerit-jerit minta makan.
Roti dan susu sudah kutaruk di atas meja, sedangkan 2 namja itu tidak ada di meja makan ? kemana mereka ? seharusnya mereka duduk di meja makan lalu mengucapkan terima kasih padaku sambil tersenyum, tapi apa ? mereka malah duduk-duduk santai di ruang tamu, yang kakaknya sibuk dengan kameranya dan adikknya hanya memegangperut. Benar-benar minta di hajar.
“ YA! Kalian berdua, cepat makan, rotinya sudah kupanggang, kalu dalam 3 hitungan kalian tidak ke sini, kalian akan kupanggang, hana… ddull” teriakku, dan yang benar saja, dalam 2 hitungan mereka sudah duduk manis di meja makan. Dasar namja.
“ akhirnya, kenapa noona lama sekali ??” tanya zelo sambil mengunyah rotinya.
“lama ?? kukira sebentar, mian” ucapku sambil tersenyum.
“gwancahana” ucap zelo sambil tersenyum balik.
“ kalian berdua telalu mendrama. Hanya sarapan juga” ucap myungsoo sambil membawa 4 potong roti. Dia keluar rumah sambil membawa tas dan kameranya.
“ zelo.. cepat berangkat, kau hampir telat” ucapnya, mwo ? aku baru saja selesai masak. Maksudku memanggangkan roti.
“tapi hyung, aku makan 1 potong” ucap zelo.
“ rotinya makan di perjalanan. Minum saja susunya. Ini gara-gara yeoja yang tidak bisa masak” ucap myungsoo dari teras. Apa-apaan orang ini??
“ne. Noona. Kkaja, kita hampir telat” ucap zelo segera bangan dari kursi.
“tapi.. roti dan susunya.. “ ucapku lirih sambil memandang zelo.
“ikutin saja perintah hyung, cepat. Aku akan mengunsi rumah ini” ucap zelo. Aku langsung berdiri dengan 6 roti di tanggan, aku kembali ke dapur untuk mencari tempat makan.
“kkaja zelo-ah” ucapku sambil berdiri si samping myungsoo yang masih sibuk dengan kameranya itu.
“hyung,, noona, tunggu” ucap zelo sambil mengunci pagar dengan sepotong roti di mulutnya.
Author’s POV
Mereka berdua jalan hingga halte bus. Awalnya zelo meminta myungsoo untuk naik mobil, tapi myungsoo menolak dengan alasan nanti udara tercemar(?). akhirnya mereka sampai di halte, myungsoo dan suji duduk menunggu bis, sedangkan zelo berdiri menatap suji.
“ wae? Kenapa kau tidak jalan? Sekolahmu ada di sana, tidak perlu naik bus” ucap myungsoo
“ ara, tapi hyung.. kalo mau berangkat sekola, aku harus dicium umma, tapi sekarang..” ucap zelo lirih dan suji melotot.
“ sekarang tidak ada umma, jadi kau mau apa ??” tanya myungsoo sambil menatap zelo heran.
“mauu.. ini” ucap zelo sambil mencium pipi suji dengan cepat dan kabur dengan berlari.
“noona.. gomawo” teriak zelo sambil berlari. Sedangkan korbannya masi diam dengan mata membesar. Dan hyungnya.. hanya bengong dengan mulut terbuka. Hening.
“ dia benar-benar.. jika kau pulang nanti, kau akan mati di tanganku zelo-ah” gumam myungsoo.
“ dia benar-benar lucu” ucap suji tiba-tiba.
“lucu ? apa maksudmu ??” tanya myungsoo sambil memakan sepotong roti.
“tingkah dan sifatnya” ucap suji menoleh ke myungsoo.
“bisakah kau tidak makan roti di sini ? kau bisa makan di bus. Tidak di pinggir jalan seperti begini.
“mwo? Apakah ini salah??” tanya myungsoo. Suji hanya mendengus. Ada bus berhenti di depan mereka.
“ cepat naik” ucap myungsoo. Lalu suji berdiri. Saat pintu bus terbuka banyak orang keluar-masuk bus. Bahu suji terdorong orang sehingga ia mundur kebelakang.
“myungsoo.. tunggu aku..” ucap suji sambil menjinjit, ia mencari myungsoo.
“aishh.. sini” ucap myungsoo sambil menarik tangan suji. Karna tempat duduk bus sudah penuh mereka akhirnya berdiri.
“bagaimana caraku memakan roti?” tanya suji mendonggak menatap myungsoo yang ada di depannya. Mereka saling berhadapan.
“kan bisa di kelas nanti, yang penting kita bisa sampai ke sekola” ucap myungsoo di akhiri dengan mengelembungkan pipinya sambil menatap jendela.
Suzy’s POV
“kan bisa di kelas nanti, yang penting kita bisa sampai ke sekola” ucap myungsoo di akhiri dengan mengelembungkan pipinya sambil menatap jendela. Gosh.. dia terlihat cute dengan pipi yang seperti itu, apakah dia sedang beraegyo ?? aegyonya berhasil.
Ku dengar ada 2 gadis yang masih SMP berbisik-bisik sambil menunjuk myungsoo. Apa karna aegyo.nya ?? aishh..
“oppa.. apa kau mau duduk di samping kita?” ucap yeoja yang berambut panjang sambil tersenyum. Lumayan juga..
“ne, kita bisa memberi tempat untukmu, daripada kau berdiri terus?” ucap yeoja yang di kuncir kuda. Hoh ? mereka tidak tau malu. Berani mengatakan itu pada myungsoo, tapi apa urusanku ? aishh.. suji-ah !!
“ Gwanchana, lebih baik aku berdiri saja” ucap myungsoo sambil tersenyum. babo myungsoo-ah, kenapa kau tersenyum pada mereka ? aishh
“ahh.. atau karna unni ini?” tanya yang berambut panjang sambil menunjukku. Aku ? karna aku?
“ahh.. dia.. bukan, dia pembantuku” ucap sambil tersenyum ke mereka berdua. TANPA MELIHATKU. Pembantu katanya ? apa dia ingin mati ?
“ pembantu ? kasian sekali” ucap yeoja berambut panjang itu.
“kasian sekali nasibmu unni, padahal wajahmu lumayan” kata yeoja yang dikuncir kuda itu, dan,, LUMAYAN katanya?? Seriously, memang wajahnya cantik?. Tiga orang ini sangat menyebalkan!
Aku menatap myungsoo dan dia juga menatapku, lalu aku mendengus sehingga poniku terangkat karna angin. Aku membalikkan badan, aku ingin menjauh darinya, dia benar-benar tidak memiliki perasaan. Aku mulai berjalan ke belakang.
“ pembantu, kau mau kemana??” tanya myungsoo. Orang-orang di dalam bus spontan melihatku. Dia benar-benar keterlaluan. Bagaimana ia tidak memikirkan perasaanku ? pembantu katanya ?!
Aku langsung memencet Bel di dekat pintu bus, sehingga bus berhenti.
“kau mau kemana? Suji-ah?”tanyanya sambil berusaha mendekati yang sedang membayar.
“bukan urusanmu” ucapku sambil keluar. Kulihat dia masi membayar bus. Lebih baik aku berlari sekarang.
“ YA!! Kau mau kemana ?” tanya myungsoo dari belakangku.
“sudah kubilang! Itu bukan urusanmu”
“tapi ini bukan jalan menuju sekola. Ajuma, kau mau kemana ??” ucapnya. Ajuma ? benar-benar tidak bisa dimaafkan. Aku membalikkan badan dan berjalan ke arahnya.
“ajuma katamu ?? tadi pembantu. Sekarang ajuma! Kau tidak berperasaan” ucapku marah sambil menendang kakinya.
“kauu marah?” ucapnya. Aku langsung memberikan lirikan tajam.
“kau marah rupanya” katanya sambil membenarkan ranselnya. Rupanya ? this boy really
-TBC-

30 thoughts on “Nado.. Saranghae *part 4*

  1. Ya ampun kasian amat suzy dibilang pembantu,kalo gw jadi suzy dah gue kasih chu *mauku* tu myungsoo oppa
    daebak makin suka critanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s